Pimpinan DPR Batal Temui Jokowi Bahas Perubahan Nomenklatur Kementerian

Kompas.com - 25/10/2014, 11:50 WIB
Ketua DPR Setya Novanto (tengah) bersama empat wakil ketua memimpin paripurna seusai dilantik dalam sidang pemilihan pimpinan DPR 2014-2019, di Gedung Rapat Paripurna Nusantara II DPR-RI, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2014). KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESKetua DPR Setya Novanto (tengah) bersama empat wakil ketua memimpin paripurna seusai dilantik dalam sidang pemilihan pimpinan DPR 2014-2019, di Gedung Rapat Paripurna Nusantara II DPR-RI, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2014).
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com — Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) batal menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membahas soal perubahan nomenklatur kementerian, Sabtu (25/10/2014). Agenda tersebut dibatalkan karena pimpinan DPR memiliki kesibukan yang lain.

"Diundur besok (Minggu) karena ada acara 1 Muharam. Semalam DPR yang minta batal," kata mantan Deputi Tim Transisi Jokowi-Jusuf Kalla, Andi Widjajanto, saat dihubungi, Sabtu (25/10/2014).

Sebelumnya, pimpinan DPR dijadwalkan akan menemui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu pagi. Pertemuan digelar untuk membahas surat Jokowi tentang rencana perubahan nomenklatur.

Ada enam kementerian yang akan berubah di kabinet Jokowi. (Baca: Ini Nama Kementerian yang Berubah dalam Kabinet Jokowi-JK)

Surat yang dikirim Jokowi ke DPR hanya dua lembar. Lembar pertama berisi pengantar surat, sedangkan lembar kedua berisi perubahan kementerian.


Perubahan kementerian dijabarkan dalam tabel. Satu kolom tabel itu berisi nama kementerian saat ini, dan kolom lain berisi perubahan nama kementerian tersebut.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X