Saat Presiden Jokowi Memindah Sendiri Mikrofonnya

Kompas.com - 22/10/2014, 15:33 WIB
Presiden Joko Widodo atau dipanggil Jokowi saat berlari diatas panggung pada acara syukuran rakyat salam 3 jari di Komplek Monas, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2014). TRIBUNNEWS/JEPRIMAPresiden Joko Widodo atau dipanggil Jokowi saat berlari diatas panggung pada acara syukuran rakyat salam 3 jari di Komplek Monas, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2014).
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Gaya spontan Joko Widodo tidak berubah meski telah jadi Presiden. Di tengah konferensi pers resmi, dia tak segan mengatur posisi mikrofon sesuai dengan kebutuhannya, tanpa bantuan protokoler.

Ceritanya, Jokowi menggelar konferensi pers bersama Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman, Kepala Badan Intelijen Negara Letnan Jenderal TNI (Purn) Marciano Norman, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Letjen TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Marsetio, Panglima TNI Jenderal Moeldoko, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia di halaman belakang Istana Negara, Rabu (22/10/2014).

"Mau ngomong apa dulu, apa foto dulu?" tanya Jokowi kepada wartawan sebelum memberikan pernyataan.

"Foto dulu, Pak," jawab wartawan.

"Oh, kalau foto dulu, berarti miknya digeser dulu," ujar Jokowi.

Orang ketujuh dalam deretan presiden RI itu langsung meraih tiang mikrofon di depannya, lalu menggesernya sekitar 1 meter ke kanan, tanpa bantuan petugas protokoler Istana.

Setelah sekitar setengah menit mempersilakan wartawan memotretnya, Jokowi kembali meletakkan mikrofon di depannya. Kali ini, dua petugas protokoler maju. Namun, gerak keduanya kalah cepat. Posisi mikrofon telah berada di depan Jokowi.

Konferensi pers itu berisi hasil pembicaraan antara Jokowi dan lima petinggi institusi keamanan negara tersebut. Intinya, Jokowi ingin memetakan rencana pertahanan jangka panjang dan pendek berdasarkan kekuatan alat utama sistem persenjataan yang ada.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X