Kompas.com - 20/10/2014, 06:54 WIB
Presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo dan Jusuf Kalla, tiba di Gedung MPR/DPR/DPD, Minggu (19/10/2014) sesaat sebelum pukul 10.00 WIB. Terlihat dalam gambar, mereka didampingi antara lain oleh Ketua Tim Transisi Jokowi-JK, Rini M Soemarno. Kompas.com/Dani PrabowoPresiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo dan Jusuf Kalla, tiba di Gedung MPR/DPR/DPD, Minggu (19/10/2014) sesaat sebelum pukul 10.00 WIB. Terlihat dalam gambar, mereka didampingi antara lain oleh Ketua Tim Transisi Jokowi-JK, Rini M Soemarno.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla akan dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Senin (20/10/2014). Acara pelantikan akan dilakukan di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, pukul 10.00 WIB. Jokowi-JK akan mengucapkan sumpah dan janjinya sebagai presiden dan wakil presiden.

Pengambilan sumpah dipimpin oleh Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali dan dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Setelah pengucapan sumpah, Jokowi akan menyampaikan pidato pertamanya sebagai kepala negara. Akan hadir dalam pelantikan ini para mantan presiden dan wakil presiden, ketua umum partai politik, kepala lembaga negara, pemimpin negara-negara tetangga dan tokoh-tokoh lainnya.

Seusai prosesi pelantikan, Jokowi-JK akan disambut oleh masyarakat yang sudah mempersiapkan kirab budaya, sebuah pesta untuk merayakan datangnya pemimpin baru Indonesia. Jokowi-JK tak langsung menuju istana, melainkan mampir terlebih dahulu ke Bundaran Hotel Indonesia. Di sana sudah menunggu kereta kuda yang akan membawa keduanya ke Monas. Di bagian selatan Monas, sudah dibangun panggung untuk keduanya menyapa rakyat yang sudah berkumpul.

Di tempat ini, Jokowi akan menyampaikan pidato keduanya sebagai presiden didampingi oleh Jusuf Kalla. Setelah itu, Jokowi-JK akan menuju Istana Negara. Rencananya, Susilo Bambang Yudhoyono yang tak lagi menjabat sebagai presiden, akan menunggu untuk menyambut kedatangan Jokowi.

Warga yang berkumpul di Monas akan dihibur oleh berbagai pertunjukan seni hingga jajanan gratis. Malam harinya, pukul 22.00 WIB, Jokowi-JK dijadwalkan kembali ke Monas untuk menutup acara sekaligus jamming bersama band beraliran rock dan metal.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkes Sebut Kapasitas WGS untuk Deteksi Omicron di RI Hanya Mampu Uji 2.000 Spesimen Sebulan

Menkes Sebut Kapasitas WGS untuk Deteksi Omicron di RI Hanya Mampu Uji 2.000 Spesimen Sebulan

Nasional
Prabowo Dukung Upaya Kemandirian Nasional dalam Merawat Alutsista

Prabowo Dukung Upaya Kemandirian Nasional dalam Merawat Alutsista

Nasional
Kuasa Hukum Sebut Edy Mulyadi Dapat Teror Buntut Pernyataan yang Menyinggung Warga Kalimantan

Kuasa Hukum Sebut Edy Mulyadi Dapat Teror Buntut Pernyataan yang Menyinggung Warga Kalimantan

Nasional
Pukat UGM Sebut Pernyataan Jaksa Agung Bisa Menumbuhkan Korupsi Kecil-kecilan

Pukat UGM Sebut Pernyataan Jaksa Agung Bisa Menumbuhkan Korupsi Kecil-kecilan

Nasional
Begini Gejala Ringan, Sedang, dan Berat Pasien Omicron

Begini Gejala Ringan, Sedang, dan Berat Pasien Omicron

Nasional
Nama Ahok Masuk Bursa Pimpin IKN, PKS Ingatkan Jokowi Hal-hal Ini

Nama Ahok Masuk Bursa Pimpin IKN, PKS Ingatkan Jokowi Hal-hal Ini

Nasional
PDI-P Lebih Pertimbangkan Ahok Pimpin IKN, Hasto: Bu Risma Memenuhi Kualifikasi, tapi...

PDI-P Lebih Pertimbangkan Ahok Pimpin IKN, Hasto: Bu Risma Memenuhi Kualifikasi, tapi...

Nasional
Marak Spekulan Tanah di IKN, Pemerintah Siapkan PP Pertanahan

Marak Spekulan Tanah di IKN, Pemerintah Siapkan PP Pertanahan

Nasional
Singapura Bisa Latihan Militer di Langit Indonesia, Effendi Simbolon: Kenapa Dikasih?

Singapura Bisa Latihan Militer di Langit Indonesia, Effendi Simbolon: Kenapa Dikasih?

Nasional
PTM 100 Persen Masih Berjalan, PGRI: Tak Ada Artinya kalau Keselamatan Anak dan Guru Terancam

PTM 100 Persen Masih Berjalan, PGRI: Tak Ada Artinya kalau Keselamatan Anak dan Guru Terancam

Nasional
Ruang Udara Kecil Jadi Pertimbangan, Singapura Juga Boleh Latihan di Langit RI Saat Era Soeharto

Ruang Udara Kecil Jadi Pertimbangan, Singapura Juga Boleh Latihan di Langit RI Saat Era Soeharto

Nasional
Kabareskrim: Panggilan Kedua untuk Edy Mulyadi Akan Disertai Perintah Membawa

Kabareskrim: Panggilan Kedua untuk Edy Mulyadi Akan Disertai Perintah Membawa

Nasional
Kebakaran Landa Permukiman di Sawah Besar, 240 Jiwa Mengungsi

Kebakaran Landa Permukiman di Sawah Besar, 240 Jiwa Mengungsi

Nasional
Kasus Covid-19 Naik, Ketua IDAI: Ruang Perawatan Khusus Anak di RS Dibuka Lagi

Kasus Covid-19 Naik, Ketua IDAI: Ruang Perawatan Khusus Anak di RS Dibuka Lagi

Nasional
Saat Eks Dirjen Kemendagri Diduga Minta 'Uang Pelicin' agar Dana PEN Kolaka Timur Bisa Cair...

Saat Eks Dirjen Kemendagri Diduga Minta "Uang Pelicin" agar Dana PEN Kolaka Timur Bisa Cair...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.