Kompas.com - 14/10/2014, 06:45 WIB
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com — Pendiri jejaring sosial Facebook, Mark Zuckerberg, menilai, presiden terpilih Joko Widodo memiliki perspektif luar biasa mengenai aktivitas media sosial. Zuckerberg melihat betapa besarnya pengaruh Jokowi untuk menggerakkan kampanye pemilihan presiden melalui jejaring sosial, termasuk Facebook, untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat Indonesia.

"Dia menggerakkan kampanye pemilihan presidennya melalui Facebook dan internet untuk berkomunikasi dengan 250 juta warga Indonesia," tulis Zuckerberg dalam laman Facebook-nya, Senin (13/10/2014).

Zuckerberg menyatakan, kunjungannya ke Indonesia untuk melakukan pertemuan dengan pengembang, rekanan, dan pimpinan pemerintah mengenai Internet.org. Salah satu yang ia temui adalah Jokowi.

Zuckerberg mengatakan, mereka lantas berdiskusi mengenai keuntungan dan tantangan mengenai cara menghubungkan masyarakat Indonesia.

Dalam laman Facebook-nya, Zuckerberg bercerita bahwa ia sempat mengikuti Jokowi blusukan di Pasar Tanah Abang. Menurut Zuckerberg, blusukan merupakan cara yang mengagumkan untuk berhubungan langsung dengan rakyat.

"Dia (Jokowi) baru saja meluncurkan 'e-blusukan', jadi dia bisa berhubungan dengan seluruh warga Indonesia secara online seperti melintasi Nusantara," kata Zuckerberg.

Zuckerberg menuliskan, dalam dua hari terakhir, ia berkesempatan bertemu banyak orang dan berbicara dengan mereka tentang bagaimana mereka memanfaatkan internet. Ternyata, ujar Zuckerberg, sudah banyak yang menggunakan internet untuk berbisnis serta mengembangkan komunitas mereka dan menghubungkannya dengan dunia.

"Jika kita bisa menghubungkan semua orang di Indonesia, ada keuntungan yang akan terus bertumbuh," ujarnya.

Dalam tulisan sebelumnya, Zuckerberg mengunggah fotonya saat mengunjungi Candi Borobudur. Ia menuturkan, sebelum mengadakan pertemuan mengenai Internet.org, ia mendaki Borobudur untuk menikmati matahari terbit. (Baca: Kunjungan Mark Zuckerberg Promosikan Borobudur)

Baca juga:
Di Jogja, Zuckerberg "Ngobrol" di Pos Ronda
Mark Zuckerberg Jadi Tukang Foto Dadakan di Borobudur

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute Transjakarta 1F Stasiun Palmerah-Bundaran Senayan

Rute Transjakarta 1F Stasiun Palmerah-Bundaran Senayan

Nasional
UPDATE 27 November: Positif Covid-19 Bertambah 4.151 Kasus, 35 Orang Meninggal

UPDATE 27 November: Positif Covid-19 Bertambah 4.151 Kasus, 35 Orang Meninggal

Nasional
Helikopter Polri Hilang di Perairan Babel, Ada 4 Awak di Dalamnya

Helikopter Polri Hilang di Perairan Babel, Ada 4 Awak di Dalamnya

Nasional
Kronologi Helikopter Polri Hilang di Perairan Babel: Cuaca Buruk Hingga Gagal Naikkan Ketinggian

Kronologi Helikopter Polri Hilang di Perairan Babel: Cuaca Buruk Hingga Gagal Naikkan Ketinggian

Nasional
ICW: Pembayaran Terlambat, Subkontraktor Segel Tower BTS di Natuna dan Sumbawa

ICW: Pembayaran Terlambat, Subkontraktor Segel Tower BTS di Natuna dan Sumbawa

Nasional
ICW Dorong Kejagung Periksa Menkominfo Soal Dugaan Korupsi Proyek BTS 4G

ICW Dorong Kejagung Periksa Menkominfo Soal Dugaan Korupsi Proyek BTS 4G

Nasional
BNPB: Jumlah Pengungsi Gempa Cianjur 73.874, Sebanyak 1.207 Ibu Hamil

BNPB: Jumlah Pengungsi Gempa Cianjur 73.874, Sebanyak 1.207 Ibu Hamil

Nasional
BNPB: Total Ada 325 Titik Pengungsian Gempa Cianjur

BNPB: Total Ada 325 Titik Pengungsian Gempa Cianjur

Nasional
Cuaca Tak Mendukung, Polri Lanjutkan Pencarian Helikopter yang Jatuh di Belitung Timur Besok

Cuaca Tak Mendukung, Polri Lanjutkan Pencarian Helikopter yang Jatuh di Belitung Timur Besok

Nasional
Helikopter Milik Polri Jatuh di Laut Belitung Timur, Polri: Betul, 'Lost Contact'

Helikopter Milik Polri Jatuh di Laut Belitung Timur, Polri: Betul, "Lost Contact"

Nasional
UPDATE Gempa Cianjur 27 November: Total Korban Meninggal 321 Orang, 11 Hilang

UPDATE Gempa Cianjur 27 November: Total Korban Meninggal 321 Orang, 11 Hilang

Nasional
Pengamat Sebut Jokowi Ingin 'Happy Ending', yang Diusung Capres 2024 'All Jokowi's Man'

Pengamat Sebut Jokowi Ingin "Happy Ending", yang Diusung Capres 2024 "All Jokowi's Man"

Nasional
Pengamat Sebut Pernyataan Jokowi Pemimpin 'Berambut Putih' Dukungan ke Ganjar, Etis atau Tidak?

Pengamat Sebut Pernyataan Jokowi Pemimpin 'Berambut Putih' Dukungan ke Ganjar, Etis atau Tidak?

Nasional
'Fit And Proper Test' Calon Panglima TNI di DPR Diharapkan Obyektif

"Fit And Proper Test" Calon Panglima TNI di DPR Diharapkan Obyektif

Nasional
Temui Korban Gempa Cianjur, Mendag Zulhas Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp 500.000 per KK

Temui Korban Gempa Cianjur, Mendag Zulhas Salurkan Bantuan Uang Tunai Rp 500.000 per KK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.