Aburizal Enggan Lengser, Eksponen Tri Karya Golkar Ancam Bentuk Panitia Munas

Kompas.com - 09/10/2014, 14:28 WIB
Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, memberikan sambutan di depan kader dan fungsionaris Partai Golkar, di kantor DPP Partai Golkar Jakarta Barat, Sabtu (20/10/2012). Aburizal memberikan sambutan ini pada acara syukuran HUT ke 48 Partai Golkar, yang diisi dengan pemotongan tumpeng.  TRIBUNNEWS/HERUDIN Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, memberikan sambutan di depan kader dan fungsionaris Partai Golkar, di kantor DPP Partai Golkar Jakarta Barat, Sabtu (20/10/2012). Aburizal memberikan sambutan ini pada acara syukuran HUT ke 48 Partai Golkar, yang diisi dengan pemotongan tumpeng.
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Aburizal Bakrie dianggap tidak bisa lagi menjalankan roda kepemimpinan Partai Golkar karena telah habis masa jabatannya selama lima tahun. Eksponen Tri Karya Partai Golkar pun mendesak Aburizal agar segera membentuk panitia Munas IX untuk memilih ketua umum baru.

Para tokoh yang terdiri dari gabungan pengurus ormas pendiri Partai Golkar, seperti MKGR, SOKSI, dan Kosgoro 57, itu mengancam akan membentuk Panitia Munas IX sendiri jika ultimatum tersebut tidak digubris Aburizal.

Aburizal terpilih sebagai Ketua Umum pada 5-8 Oktober 2009 lalu sehingga masa jabatannya dianggap habis mulai hari ini, Kamis (9/10/2014).

"Apabila Saudara ARB tidak mengindahkan permintaan tersebut di atas, maka sebagai pendiri Partai Golkar bersama Eksponen Ormas Tri Karya Golkar akan mengisi kekosongan kekuasaan DPP Partai Golkar, dengan membentuk Panitia Munas IX untuk memilih kepengurusan DPP Partai Golkar masa bakti 2014-2019 berdasarkan konstitusi," ujar Ketua Koordinator Eksponen Tri Karya Golkar Zainal Bintang dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Zainal menyerukan kepada para pengurus Golkar di kabupaten dan kota untuk merapatkan barisan dan menyatukan pikiran. Eksponen Tri Karya Golkar mengklaim didukung 500 orang DPD II Golkar sehingga mampu menggalang kekuatan untuk menegakkan konstitusi partai (AD/ART). Semua pengurus DPD II Golkar ini diklaim mendukung pelaksanaan Munas pada tahun 2014.

Hadir dalam jumpa pers kali ini adalah pendiri Partai Golkar Suhardiman, Rosdinal Salim (Poros Muda Golkar), Max Telusalawane (Presidium Soksi), Laurence Siburian (Ketua Depinas Soksi), Syamsul Hidayat (Wasekjen Kosgoro), Pajrin Shihab (Wasekjen DPD Partai Golkar Kepulauan Riau), dan Agus Surya (MKGR).

Kubu Eksponen Tri Karya ini sudah sejak lama menyuarakan percepatan Munas pada Oktober 2014. Namun, kubu Aburizal yang menguasai DPP Partai Golkar dan DPD Golkar tingkat provinsi masih tak tergoyahkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aburizal selalu menggunakan dalih rekomendasi Munas VIII di Pekanbaru yang menyatakan bahwa Munas baru akan dilakukan pada 2015. (Baca: DPD I Golkar Sepakat Tolak Lengserkan Aburizal Lewat Munaslub)

Kubu Eksponen beranggapan bahwa argumentasi Aburizal tak beralasan. Hal ini karena status hukum rekomendasi munas masih dianggap di bawah dari AD/ART Golkar yang menetapkan pelaksanaan munas untuk memilih ketua umum baru dilakukan lima tahun sekali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Bertambah 623, Kini Ada 4.240.019 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Bertambah 623, Kini Ada 4.240.019 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
Usulan Pemerintah Soal Pemilu 15 Mei 2024 Dikhawatirkan Ganggu Tahapan Pilkada

Usulan Pemerintah Soal Pemilu 15 Mei 2024 Dikhawatirkan Ganggu Tahapan Pilkada

Nasional
Mendorong Sinergi Parekraf dan UMKM

Mendorong Sinergi Parekraf dan UMKM

Nasional
Pemerintah dan DPR Diminta Tak Intervensi KPU Tentukan Jadwal Pencoblosan Pemilu

Pemerintah dan DPR Diminta Tak Intervensi KPU Tentukan Jadwal Pencoblosan Pemilu

Nasional
Tanggapan Muhammadiyah soal Menag Sebut Kemenag Hadiah untuk NU

Tanggapan Muhammadiyah soal Menag Sebut Kemenag Hadiah untuk NU

Nasional
Perludem Tegaskan KPU Berwenang Tetapkan Jadwal Pemilu, Ini 3 Aturannya

Perludem Tegaskan KPU Berwenang Tetapkan Jadwal Pemilu, Ini 3 Aturannya

Nasional
Indonesia Diingatkan untuk Tidak Tunjukkan Kesan Terlalu Pragmatis ke Negara Lain

Indonesia Diingatkan untuk Tidak Tunjukkan Kesan Terlalu Pragmatis ke Negara Lain

Nasional
Kehadiran Siaran TV Digital Diprediksi Beri Peluang bagi Kreator Konten

Kehadiran Siaran TV Digital Diprediksi Beri Peluang bagi Kreator Konten

Nasional
Menag Yaqut: Kemenag adalah Hadiah Negara untuk NU

Menag Yaqut: Kemenag adalah Hadiah Negara untuk NU

Nasional
Jokowi Dianggap Berhasil Atasi Polarisasi oleh Profesor Singapura, SMRC: Ada Dua Persoalan

Jokowi Dianggap Berhasil Atasi Polarisasi oleh Profesor Singapura, SMRC: Ada Dua Persoalan

Nasional
Jokowi Dinilai Cukup Pragmatis dalam Tangani Polarisasi

Jokowi Dinilai Cukup Pragmatis dalam Tangani Polarisasi

Nasional
Guru Besar Politik UPH: Pujian Profesor Singapura Kepada Jokowi Tidak Mengada-ada

Guru Besar Politik UPH: Pujian Profesor Singapura Kepada Jokowi Tidak Mengada-ada

Nasional
Dua Tahun Pemerintahan, SMRC Nilai Kepuasan Publik terhadap Kinerja Jokowi Relatif Stabil

Dua Tahun Pemerintahan, SMRC Nilai Kepuasan Publik terhadap Kinerja Jokowi Relatif Stabil

Nasional
Airlangga: Semoga Golkar Menang Pilkada, Pileg dan Pilpres 2024

Airlangga: Semoga Golkar Menang Pilkada, Pileg dan Pilpres 2024

Nasional
Airlangga: Golkar Partai Tertua dan Paling Demokratis di Indonesia

Airlangga: Golkar Partai Tertua dan Paling Demokratis di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.