Surya Paloh Heran jika Pemilihan Pimpinan MPR Ditunda

Kompas.com - 07/10/2014, 20:17 WIB
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat, Surya Paloh berbicara saat acara deklarasi dukungan terhadap Jokowi di Kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Jakarta, Rabu (14/5/2014). KOMPAS IMAGES / KRISTIANTO PURNOMOKetua Umum Partai Nasional Demokrat, Surya Paloh berbicara saat acara deklarasi dukungan terhadap Jokowi di Kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Jakarta, Rabu (14/5/2014).
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyatakan pemilihan pimpinan MPR harus dilakukan segera. Ia menganggap aneh jika waktu pemilihannya kembali ditunda dengan alasan yang tidak perlu.

"Kalau tertunda, berlarut-larut, itu aneh. Harus ditegaskan niatnya untuk bersama-sama membangun bangsa," kata Paloh, di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (7/10/2014) malam.

Paloh menjelaskan, sesuai dengan namanya, maka pimpinan MPR akan lebih baik ditentukan secara musyawarah dan mufakat. Kalaupun tak dicapai kesepakatan, maka mekanisme voting mau tidak mau harus ditempuh.

"Saya tegaskan, kalau bisa tidak terlalu lama sidang (pemilihan) ini berlangsung. Kan hanya memilih unsur pimpinan, kalau tidak bisa musyawarah ya voting," ujarnya.

Seperti diketahui, pimpinan MPR akan dipilih dalam sidang paripurna di Komoleks Gedung Parlemen, Selasa malam ini. Ada dua kubu yang akan mengajukan masing-masing satu paket calon pimpinan MPR, yakni Koalisi Merah Putih dan koalisi partai pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla. Jika tak ada perubahan, Koalisi Merah Putih akan mengusung calon pimpinan MPR dari Demokrat, Golkar, PKS, PAN, dan satu perwakilan DPD. Sementara koalisi pendukung Jokowi-JK akan mengusung calon dari PDI-P, PKB, Nadem, PPP, dan satu perwakilan DPD.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X