Kompas.com - 07/10/2014, 12:49 WIB
Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Oesman Sapta Odang (kanan) bersama capres Joko Widodo saat acara hari jadi ke-41 HKTI di Jakarta Selatan, Senin (16/6/2014).  TRIBUNNEWS/HERUDINKetua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Oesman Sapta Odang (kanan) bersama capres Joko Widodo saat acara hari jadi ke-41 HKTI di Jakarta Selatan, Senin (16/6/2014).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Pramono Anung mengatakan, partai koalisi pendukung Jokowi-Jusuf Kalla mendukung Oesman Sapta sebagai calon Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Pramono menilai, Oesman sudah pantas menjadi Ketua MPR karena memiliki sifat kenegarawanan yang menjadi syarat sebagai Pimpinan MPR.

"Kami melihat Pak Oesman Sapta dan komitmen terhadap negara tidak diragukan, memiliki pikiran untuk NKRI. Sudah sesuai dengan Almarhum Pak TK (Taufiq Kiemas) yang mengawal empat pilar," ujar Pramono, di Kompleks Parlemen, Selasa (7/10/2014).

Pramono mengatakan, Oesman yang juga seorang pengusaha itu, akan semakin diasah mental dan cara pandangnya jika sudah menduduki kursi Ketua MPR.

"Nanti seiring perjalanannya, akan ada kedewasaan dan cara pandang untuk NKRI," kata Pramono.

Sebelumnya, DPD sudah menggelar rapat pleno untuk memilih satu dari sembilan legislator yang dinominasikan maju ke dalam paket pimpinan MPR. Oesman Sapta akhirnya terpilih melalui voting yang dilakukan pada Senin (6/10/2014) malam. PDI-P sepakat hasil nama yang keluar di pleno DPD itu diajukan sebgai Ketua MPR.

Sementara, kursi Wakil Ketua MPR lainnya diisi oleh Ahmad Basarah (PDI-P), Lukman Edy (PKB), Hasrul Azwar (PPP), dan perwakilan dari Partai Nasdem. Partai Hanura yang juga tergabung dalam koalisi Jokowi-JK melepas kursi Wakil Ketua MPR untuk PPP yang bermasalah dengan Koalisi Merah Putih karena tidak mendapat jatah Pimpinan MPR.

Di sisi lain, Koalisi Merah Putih tidak mengakui hasil rapat pleno DPD itu. Salah satu anggota dari Fraksi Partai Gerindra, Desmond J Mahesa mengungkapkan ketidaksetujuannya atas keputusan DPD dalam sidang paripurna hari ini. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami melihat DPD tidak kompak, masih belum satu nama. Rapat tertinggi adalah di sidang paripurna," kata Desmond, yang kemudian disambut teriakan dan cemooh dari kursi jajaran anggota DPD.

Hingga kini, belum diketahui pasti perwakilan DPD yang dimasukkan dalam paket Pimpinan MPR versi Koalisi Merah Putih. Mereka baru mengesahkan posisi Djoko Udjianto sebagai claon Ketua MPR dari Partai Demokrat. Sementara posiis calon wakil ketua MPR diisi oleh Zulkifli Hasan (PAN), Mahyuddin (Partai Golkar), dan Hidayat Nur Wahid (PKS). Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 2 Desember: Bertambah 388, Kasus Covid-19 Sembuh Kini 4.105.352

UPDATE 2 Desember: Bertambah 388, Kasus Covid-19 Sembuh Kini 4.105.352

Nasional
UPDATE: Bertambah 311, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.256.998

UPDATE: Bertambah 311, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.256.998

Nasional
Kemenlu: Indonesianis Siap Bantu dan Majukan Kepentingan Nasional Indonesia di Negaranya

Kemenlu: Indonesianis Siap Bantu dan Majukan Kepentingan Nasional Indonesia di Negaranya

Nasional
Komisi II Berencana Gelar Raker Bahas Jadwal Pemilu pada Awal 2022

Komisi II Berencana Gelar Raker Bahas Jadwal Pemilu pada Awal 2022

Nasional
Varian Omicron Terdeteksi di 23 Negara, Pemerintah Diminta Perketat Pengawasan Perbatasan dan Karantina

Varian Omicron Terdeteksi di 23 Negara, Pemerintah Diminta Perketat Pengawasan Perbatasan dan Karantina

Nasional
Indonesianis Nilai Indonesia Ada di Jalur yang Benar Atasi Ekonomi di Masa Pandemi

Indonesianis Nilai Indonesia Ada di Jalur yang Benar Atasi Ekonomi di Masa Pandemi

Nasional
Minta Sahroni Mundur dari Kepanitiaan Formula E, PSI: Tidak Lancang, Justru Sayang

Minta Sahroni Mundur dari Kepanitiaan Formula E, PSI: Tidak Lancang, Justru Sayang

Nasional
Pemerintah Diminta Gencarkan Whole Genome Sequencing untuk Melacak Keberadaan Omicron di Tanah Air

Pemerintah Diminta Gencarkan Whole Genome Sequencing untuk Melacak Keberadaan Omicron di Tanah Air

Nasional
Jokowi Tinjau Infrastruktur Akses Menuju Lokasi KTT G20 di Bali

Jokowi Tinjau Infrastruktur Akses Menuju Lokasi KTT G20 di Bali

Nasional
Gugatan Tommy Soeharto Rp 56 Miliar kepada Pemerintah Ditolak

Gugatan Tommy Soeharto Rp 56 Miliar kepada Pemerintah Ditolak

Nasional
Menag Sebut Indonesia Akan Sulit Kirim Jemaah Umrah jika Kasus PCR Bodong Masih Ada

Menag Sebut Indonesia Akan Sulit Kirim Jemaah Umrah jika Kasus PCR Bodong Masih Ada

Nasional
Muhaimin: PKB Memikirkan NU, Partai Lain Enak Enggak Mikirin Siapa-siapa

Muhaimin: PKB Memikirkan NU, Partai Lain Enak Enggak Mikirin Siapa-siapa

Nasional
Eks Direktur Pengadaan Perumda Pembangunan Sarana Jaya Mengaku Tak Hadir Saat Negosiasi Harga Lahan di Munjul

Eks Direktur Pengadaan Perumda Pembangunan Sarana Jaya Mengaku Tak Hadir Saat Negosiasi Harga Lahan di Munjul

Nasional
Kemenkominfo Temukan 390 Hoaks Vaksinasi Covid-19, Terbanyak dari Unggahan Facebook

Kemenkominfo Temukan 390 Hoaks Vaksinasi Covid-19, Terbanyak dari Unggahan Facebook

Nasional
Tanggapi Putusan MK soal UU Cipta Kerja, Mahfud: Inkonstitusional Kok Tetap Berlaku?

Tanggapi Putusan MK soal UU Cipta Kerja, Mahfud: Inkonstitusional Kok Tetap Berlaku?

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.