Kompas.com - 22/09/2014, 20:13 WIB
EditorInggried Dwi Wedhaswary

MAMUJU, KOMPAS.com - Wakil presiden terpilih Jusuf Kalla mengatakan, Indonesia merupakan negara demokrasi paling damai di dunia, karena melaksanakan Pemilihan Presiden tanpa konflik. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulbar ke-10, di Lapangan Merdeka Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (22/9/2014).

"Kita tentu sangat bersyukur, demokrasi di negara ini telah berjalan baik, selama Pilpres digelar tidak ada konflik yang mengakibatkan orang meninggal," kata JK.

Acara ini dihadiri Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, sejumlah gubernur dan wakil gubernur di Sulawesi maupun Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Musyawarah Pimpinan Daerah Provinsi Sulbar serta anggota DPRD Sulbar, serta bupati lima kabupaten di Sulbar.

Meski ada perbedaan pendapat selama Pilres , menurut JK, masih dalam batas wajar, dan tidak mengakibatkan konflik.

"Tidak ada bangsa yang memiliki nilai pluralisme seperti Indonesia, meski pun terdiri dari beberapa agama, dan suku bangsa, namun masyarakatnya paling damai dalam kehidupan berdemokrasi, satu sama lain saling menghargai," katanya.

Kondisi ini, kata JK, berbeda dengan yang terjadi di negara-negara tetangga seperti Thailand dan Filipina.

"Dan lebih parah di negara Timur Tengah yang mayoritas masyarakatnya adalah muslim, mereka saling bunuh untuk mencapai kekuasaan dalam pemilu," kata JK.

Ia berharap, demokrasi di Indonesia tetap dipertahankan dan dijaga serta tetap membangun negara untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.