Jokowi Isyaratkan Tak Lanjutkan Program MP3EI dalam Pemerintahannya

Kompas.com - 05/09/2014, 17:48 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyonon dalam acara refleksi pelaksanaan Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Jakarta Convention Center, Jumat (5/9/2014) Kompas.com/SABRINA ASRILPresiden Susilo Bambang Yudhoyonon dalam acara refleksi pelaksanaan Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Jakarta Convention Center, Jumat (5/9/2014)
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden terpilih Joko Widodo mengisyaratkan tak melanjutkan program Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yakni Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Kepada wartawan di Balaikota, Jakarta, pada Jumat (5/9/2014), Jokowi mengatakan, ada perbedaan orientasi antara MP3EI dan perspektif pembangunan yang akan dilakukan pada pemerintahannya bersama Jusuf Kalla.

"Orientasinya jelas berbeda. Orientasi kita kan ke pertanian, kedaulatan pangan, dan seluruh infrastruktur. Itu sudah prioritas kami," ujar Jokowi.

Namun, Jokowi menolak menegaskan apakah akan melanjutkan program SBY yang sesuai rencana rampung pada 2025 tersebut atau tidak. Untuk mencapai kedaulatan pangan, lanjut Jokowi, kebijakan yang akan dilaksanakan ialah membangun sistem irigasi, mencetak lahan-lahan pertanian baru, menyubsidi pupuk, dan sebagainya.

"Selain itu, kita prioritas masuk ke transportasi laut dan berbasis rel. Fokusnya di situ-situ saja supaya cepat bangkit," lanjut Jokowi.

Soal sumber pendanaan, Jokowi mengatakan, pembangunan versi pemerintahannya akan lebih fleksibel. Pembangunan tidak akan hanya menyandarkan diri pada APBN, tetapi juga pada investasi. Yang penting, kata Jokowi, investasi itu menguntungkan.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X