Fadli Zon Belum Bisa Jawab Kemungkinan Prabowo-Jokowi Bertemu

Kompas.com - 02/09/2014, 18:19 WIB
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) didampingi Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Fadli Zon menggunakan hak pilihnya pada pemilu legislatif di Tempat Pemungutan Suara 2, Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Rabu (9/4/2014). Pemilu legislatif hari ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOKetua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) didampingi Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Fadli Zon menggunakan hak pilihnya pada pemilu legislatif di Tempat Pemungutan Suara 2, Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Rabu (9/4/2014). Pemilu legislatif hari ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
|
EditorFidel Ali Permana

BOGOR, KOMPAS.com- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon belum bisa menjawab apakah Prabowo Subianto akan mengikuti langkah Hatta Rajasa dengan bertemu presiden terpilih, Joko Widodo. Saat berkali-kali ditanya wartawan, Fadli terus berkilah dan lebih menjelaskan soal sikap partainya.

"Kami yang paling penting tujuannya jelas untuk pembangunan ke depan. Yang terbaik bagi bangsa, kami harus jadi satu kekuatan penyeimbang dengan begitu akan ada kontrol juga. Yang paling penting itulah," jawab Fadli saat ditanya rencana pertemuan Jokowi dengan Prabowo usai pertemuan koalisi Merah Putih dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Selasa (2/9/2014).

Fadli pun ditanya kembali wartawan apakah Prabowo akan mengucapkan selamat kepada Jokowi seperti yang dilakukan Hatta. "Yang penting, kami sudah sampaikan sikap dan itu jadi sikap resmi. Komunikasi politik setiap orang bisa. Kami hargai sikap politik. Ini akan jadi poembelajaran," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Hatta bertemu dengan Jokowi di kediaman Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, tadi malam. Hatta bertemu Jokowi tanpa didampingi Prabowo.

Menurut Hatta, tindakannya bertemu Jokowi adalah upaya untuk meneduhkan kompetisi yang terjadi sebelumnya. Dia menilai kompetisi yang sehat tetap mengedepankan silaturahmi. Hatta pun menampik anggapan bahwa kedatangannya itu untuk merapatkan diri dengan koalisi Merah Putih.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Tak Terkendali, IDI Minta Pemerintah Tingkatkan Tes Covid-19 Serentak

Pandemi Tak Terkendali, IDI Minta Pemerintah Tingkatkan Tes Covid-19 Serentak

Nasional
Hasil Pemeriksaan Ombudsman: Dokumen Asli TPF Munir Masih Belum Ditemukan

Hasil Pemeriksaan Ombudsman: Dokumen Asli TPF Munir Masih Belum Ditemukan

Nasional
PDI-P: Pilkada Serentak Tetap 2024, Tak Perlu Diubah dalam RUU Pemilu

PDI-P: Pilkada Serentak Tetap 2024, Tak Perlu Diubah dalam RUU Pemilu

Nasional
Jalin Kerja Sama dengan UNICEF, Pemerintah Targetkan Penurunan Angka Stunting hingga Kematian Bayi

Jalin Kerja Sama dengan UNICEF, Pemerintah Targetkan Penurunan Angka Stunting hingga Kematian Bayi

Nasional
Herd Immunity Diyakini Bisa Dicapai dalam 5-6 Bulan, jika...

Herd Immunity Diyakini Bisa Dicapai dalam 5-6 Bulan, jika...

Nasional
Wapres: Regulasi KASN Perlu Dikuatkan untuk Wujudkan 'Merit System'

Wapres: Regulasi KASN Perlu Dikuatkan untuk Wujudkan "Merit System"

Nasional
Eks KSAD Wismoyo Arismunandar Dimakamkan Satu Kompleks dengan Soeharto di Astana Giribangun

Eks KSAD Wismoyo Arismunandar Dimakamkan Satu Kompleks dengan Soeharto di Astana Giribangun

Nasional
Kemenkes Izinkan Seluruh RS Buka Pelayanan untuk Pasien Covid-19

Kemenkes Izinkan Seluruh RS Buka Pelayanan untuk Pasien Covid-19

Nasional
Jokowi Minta BKKBN Sosialisasikan Pentingnya Ketahahanan Keluarga

Jokowi Minta BKKBN Sosialisasikan Pentingnya Ketahahanan Keluarga

Nasional
Mendagri Harap Kerja Sama Indonesia-UNICEF Jadi Daya Ungkit Capai RPJMN

Mendagri Harap Kerja Sama Indonesia-UNICEF Jadi Daya Ungkit Capai RPJMN

Nasional
KPK Lelang Dua Bidang Tanah di Siak Hasil Rampasan Terpidana Korupsi

KPK Lelang Dua Bidang Tanah di Siak Hasil Rampasan Terpidana Korupsi

Nasional
Senandungkan Lagu Indonesia Pusaka, Sutopo Menunggu Peminjam Buku di Becak Pustakanya...

Senandungkan Lagu Indonesia Pusaka, Sutopo Menunggu Peminjam Buku di Becak Pustakanya...

Nasional
KPK Panggil Tersangka Kasus E-KTP Husni Fahmi

KPK Panggil Tersangka Kasus E-KTP Husni Fahmi

Nasional
Jokowi Minta BKKBN Sampaikan Informasi dengan Metode Kekinian

Jokowi Minta BKKBN Sampaikan Informasi dengan Metode Kekinian

Nasional
Wapres: 524 Instansi Pemerintah Perlu Tingkatkan Kemampuan Sistem Merit ASN

Wapres: 524 Instansi Pemerintah Perlu Tingkatkan Kemampuan Sistem Merit ASN

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X