Ditanya Pertemuan dengan Hatta Rajasa Semalam, Jokowi Sebut Hanya Makan Lemper

Kompas.com - 02/09/2014, 15:10 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan seusai menggelar rapat koordinasi penanggulangan banjir dan permasalahan sampah, serta integrasi transportasi, di Gedung Kementeria  Keuangan, Jakarta Pusat,  Rabu (6/3/2013). KOMPAS.com/Indra AkuntonoGubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan seusai menggelar rapat koordinasi penanggulangan banjir dan permasalahan sampah, serta integrasi transportasi, di Gedung Kementeria Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2013).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden terpilih Joko Widodo tak menjawab tegas apakah pertemuannya dengan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa semalam berbicara masalah koalisi. Jokowi tidak membenarkan, tetapi tidak juga membantah.

"Kita makan lemper, lempernya enak," kilah Jokowi kepada wartawan di Balaikota, Jakarta, Selasa (2/9/2014) siang.

Saat ditanya untuk kedua dan ketiga kalinya, Jokowi hanya mengulang-ulang jawaban yang telah dia berikan sebelumnya. Jokowi mengatakan, pertemuan tersebut hanya silaturahmi biasa.

"Silaturahmi dan Pak Hatta mengucapkan selamat kepada saya dan Pak JK," ucap Jokowi.

Namun ketika ditanya apakah Jokowi meminta masukan dari mantan Menteri Koordinator Perekonomian itu terkait RAPBN dan masalah subsidi BBM yang sedang ramai saat ini, dia membantahnya dengan tegas.

"Oh ndak ndak, enggak ada ngomong masalah itu," bantah Jokowi.

Pertemuan tertutup di rumah Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh semalam memang terkesan dirahasiakan dari media. Saat berangkat dari kediamannya di taman suropati, Wartawan peliput kegiatan Jokowi tak diizinkan mengikuti iring-iringan mobil Gubernur DKI Jakarta itu saat meninggalkan kediaman di Jalan Suropati, Jakarta Pusat. Semua petugas keamanan di rumah Paloh juga tak banyak memberikan informasi.

Beberapa di antara para petugas keamanan di rumah Paloh bahkan membantah ada Hatta di sana. Namun hari ini, baik Jokowi maupun Hatta membenarkan pertemuan tersebut dengan memberi keterangan yang hampir serupa kepada media.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Dalami Peran dan Arahan Juliari Batubara Terkait Pengadaan Bansos

KPK Dalami Peran dan Arahan Juliari Batubara Terkait Pengadaan Bansos

Nasional
Uang Suap dalam Kasus Edhy Prabowo Diduga Digunakan untuk Beli 'Wine'

Uang Suap dalam Kasus Edhy Prabowo Diduga Digunakan untuk Beli "Wine"

Nasional
KPK Ingatkan Saksi Kasus Edhy Prabowo Kooperatif dan Beri Keterangan Jujur

KPK Ingatkan Saksi Kasus Edhy Prabowo Kooperatif dan Beri Keterangan Jujur

Nasional
Satgas Covid-19: Ada 47 Kabupaten/Kota dengan Tingkat Keterpakaian Tempat Tidur RS di Atas 70 Persen

Satgas Covid-19: Ada 47 Kabupaten/Kota dengan Tingkat Keterpakaian Tempat Tidur RS di Atas 70 Persen

Nasional
Ancaman Mutasi Virus Corona, ILUNI UI Dukung Larangan WNA Masuk Indonesia

Ancaman Mutasi Virus Corona, ILUNI UI Dukung Larangan WNA Masuk Indonesia

Nasional
Panglima TNI Mutasi 50 Perwira Tinggi, Terbanyak dari Angkatan Darat

Panglima TNI Mutasi 50 Perwira Tinggi, Terbanyak dari Angkatan Darat

Nasional
Ngabalin Bantah Kecurigaan Natalius Pigai soal Rasialisme Buzzer Dikendalikan Kekuasaan

Ngabalin Bantah Kecurigaan Natalius Pigai soal Rasialisme Buzzer Dikendalikan Kekuasaan

Nasional
Daripada Denda Masyarakat yang Tak Patuh Pakai Masker, Epidemiolog Sarankan Ini untuk Pemerintah

Daripada Denda Masyarakat yang Tak Patuh Pakai Masker, Epidemiolog Sarankan Ini untuk Pemerintah

Nasional
Kemenkes Tegaskan Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Ditanggung Pemerintah

Kemenkes Tegaskan Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Ditanggung Pemerintah

Nasional
Fokus Penanganan Pandemi, PERSI Minta Pemerintah Tunda Aturan Klasifikasi Rumah Sakit

Fokus Penanganan Pandemi, PERSI Minta Pemerintah Tunda Aturan Klasifikasi Rumah Sakit

Nasional
TNI Teken Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa dengan Mitra

TNI Teken Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa dengan Mitra

Nasional
Eijkman Minta Pemerintah Siapkan Strategi Pendistribusian Vaksin

Eijkman Minta Pemerintah Siapkan Strategi Pendistribusian Vaksin

Nasional
Partai Demokrat Setuju Revisi UU Pemilu Atur Pilkada 2022 dan 2023

Partai Demokrat Setuju Revisi UU Pemilu Atur Pilkada 2022 dan 2023

Nasional
Menristek: Uji Klinis Fase 1 Vaksin Merah Putih Paling Cepat Pertengahan 2021

Menristek: Uji Klinis Fase 1 Vaksin Merah Putih Paling Cepat Pertengahan 2021

Nasional
Kasus Suap Pengurusan DAK, Kepala Bappenda Labuhanbatu Utara Segera Disidang

Kasus Suap Pengurusan DAK, Kepala Bappenda Labuhanbatu Utara Segera Disidang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X