Pertemuan SBY-Koalisi Merah Putih Tanpa Prabowo Subianto

Kompas.com - 02/09/2014, 09:56 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama para petinggi partai Koalisi Merah Putih di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Selasa (2/9/2014). Kompas.com/SABRINA ASRILPresiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama para petinggi partai Koalisi Merah Putih di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Selasa (2/9/2014).
|
EditorPalupi Annisa Auliani


BOGOR, KOMPAS.com
 — Pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Koalisi Merah Putih di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Selasa (2/9/2014) pagi, hanya berlangsung satu jam.

Pertemuan tampak tidak dihadiri oleh calon presiden yang diusung Koalisi Merah Putih, Prabowo Subianto, yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sebelum menggelar jumpa pers, SBY tampak didampingi para petinggi partai anggota Koalisi Merah Putih. Dari Partai Gerindra, hanya ada wakil ketua umumnya, Fadli Zon.

Tampak hadir di sana, calon wakil presiden Hatta Rajasa yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Sekretaris Jenderal PAN Taufikurniawan, dan Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan.

Ada pula Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Tantowi Yahya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera Fahri Hamzah, dan Ketua DPP PKS Hidayat Nur Wahid.

Sementara itu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diwakili Emron Pangkapi selaku Wakil Ketua Umum PPP dan M Romahurmuziy selaku Sekretaris Jenderal PPP. Adapun Partai Bulan Bintang diwakili Sekretaris Jenderal BM Wibowo.

Presiden SBY menyinggung isi pertemuan itu terkait dengan perjuangan Koalisi Merah Putih yang akan menjadi penyeimbang. Menurut Presiden SBY, hal tersebut wajar dilakukan. Dia pun mendukung upaya perjuangan dari luar pemerintahan yang akan dilakukan oleh Koalisi Merah Putih.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Kecewa, Ahmad Sahroni Apresiasi Permintaan Maaf Yasonna soal Tanjung Priok

Sempat Kecewa, Ahmad Sahroni Apresiasi Permintaan Maaf Yasonna soal Tanjung Priok

Nasional
Diminta jadi Komisaris, Yenny Wahid Terpanggil Benahi Garuda Indonesia

Diminta jadi Komisaris, Yenny Wahid Terpanggil Benahi Garuda Indonesia

Nasional
Simpang Siur Keberadaan Harun Masiku, Yasonna Bisa Dikenakan Pasal 'Obstruction of Justice'

Simpang Siur Keberadaan Harun Masiku, Yasonna Bisa Dikenakan Pasal "Obstruction of Justice"

Nasional
Indonesia Peringkat Ke-35 dari 138 Negara yang Terdampak Terorisme

Indonesia Peringkat Ke-35 dari 138 Negara yang Terdampak Terorisme

Nasional
Curah Hujan Masih Tinggi, BNPB Minta Pejabat Daerah Kurangi Tidur

Curah Hujan Masih Tinggi, BNPB Minta Pejabat Daerah Kurangi Tidur

Nasional
Jokowi Minta Prabowo Susun Rencana Strategis Kesejahteraan Prajurit

Jokowi Minta Prabowo Susun Rencana Strategis Kesejahteraan Prajurit

Nasional
Sidang Emirsyah Satar, Saksi Sebut Penggunaan Pesawat CRJ1000 Tak Hasilkan Profit

Sidang Emirsyah Satar, Saksi Sebut Penggunaan Pesawat CRJ1000 Tak Hasilkan Profit

Nasional
Alasan Erick Thohir Pilih Yenny Wahid dan Triawan Munaf Jadi Komisaris Garuda Indonesia

Alasan Erick Thohir Pilih Yenny Wahid dan Triawan Munaf Jadi Komisaris Garuda Indonesia

Nasional
Indeks Demokrasi RI Peringkat Ke-64 Dunia, Pilpres Tak Langsung Jadi Ancaman

Indeks Demokrasi RI Peringkat Ke-64 Dunia, Pilpres Tak Langsung Jadi Ancaman

Nasional
Bela Yasonna soal Tanjung Priok, Ketua Komisi III: Ada Salah Persepsi

Bela Yasonna soal Tanjung Priok, Ketua Komisi III: Ada Salah Persepsi

Nasional
Ketua Komisi III DPR ke Yasonna: Lain Kali Hati-hati dengan Lidah

Ketua Komisi III DPR ke Yasonna: Lain Kali Hati-hati dengan Lidah

Nasional
Nilai Ada Kejanggalan Proyek Revitalisasi Monas, PSI Lapor ke KPK

Nilai Ada Kejanggalan Proyek Revitalisasi Monas, PSI Lapor ke KPK

Nasional
BNPT dan UNDP Gelar Pertemuan 100 Pakar Antiteror Bahas Pencegahan Ekstremisme

BNPT dan UNDP Gelar Pertemuan 100 Pakar Antiteror Bahas Pencegahan Ekstremisme

Nasional
Bangun Industri Pertahanan, Jokowi Tugaskan Prabowo Gunakan Teknologi

Bangun Industri Pertahanan, Jokowi Tugaskan Prabowo Gunakan Teknologi

Nasional
Cara Indonesia Atasi Aksi Ekstremisme Berbasis Kekerasan

Cara Indonesia Atasi Aksi Ekstremisme Berbasis Kekerasan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X