Selasa Pagi SBY Kumpulkan Parpol Koalisi Merah Putih di Cikeas, Ada Apa?

Kompas.com - 01/09/2014, 23:16 WIB
Calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Hatta Rajasa bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kediaman SBY, Cikeas, Jawa Barat, Jumat (4/7/2014) malam. Prabowo dan Hatta didampingi oleh pimpinan partai koalisi Merah Putih. Kompas.com/SABRINA ASRILCalon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Hatta Rajasa bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kediaman SBY, Cikeas, Jawa Barat, Jumat (4/7/2014) malam. Prabowo dan Hatta didampingi oleh pimpinan partai koalisi Merah Putih.
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com — Sebelum bertolak ke Singapura, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengumpulkan parpol-parpol Koalisi Merah Putih di kediamannya, Cikeas, Bogor, Selasa (2/9/2014). Belum diketahui pasti, apa agenda pembahasan pertemuan ini. Namun, sejumlah parpol koalisi tampak irit bicara saat disinggung soal pertemuan tersebut.

Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang (PBB), BM Wibowo, mengakui adanya agenda tersebut. Saat ditanya soal materi pembahasan, Wibowo enggan mengungkap lebih jauh.

"Pokoknya soal aktual. Parpol-parpol koalisi semua konfirm hadir," ujar Wibowo saat dihubungi, Senin (1/9/2014) malam.

Berdasarkan agenda yang diterima dari Biro Pers Istana, Presiden SBY akan bertemu dengan Koalisi Merah Putih di kediamannya, Selasa. SBY dijadwalkan menerima kedatangan Koalisi Merah Putih pada pukul 07.30.


Wibowo mengaku terkejut saat mengetahui bahwa pertemuan itu terbuka untuk publik. "Saya nggak tahu kalau ini terbuka," ujar dia.

Wibowo juga tampak berhati-hati saat ditanya soal koalisi dalam pertemuan dengan SBY. "Hmm... Saya nggak tahu (SBY membuka pertemuan) ini sebagai Presiden atau Ketum Partai Demokrat. Namun ya, ini kan sudah tinggal dua bulan jalan, artinya perlu dibahas juga. Ke depan kemungkinannya seperti apa, saya belum bisa bicara lebih banyak lagi," ucapnya.

Ketua Umum PBB MS Kaban mengaku belum bisa mengonfirmasi untuk hadir dalam pertemuan tersebut. Pasalnya, Kaban belum mendapatkan informasi mengenai kepastian pertemuan itu.

"Memang ada rencana bertemu, tetapi saya tidak tahu kalau itu jadi apa tidak," ucap dia.

Senada dengan Wibowo, Kaban pun belum tahu materi pembahasan antara partai koalisi dan SBY itu. Namun, dia memastikan bahwa pertemuan tersebut tidak akan terkait dengan arah koalisi Partai Demokrat.

"Apa pun isi pertemuan itu, Partai Demokrat tetap bagian dari Koalisi Merah Putih. Karena di satu sisi beliau sebagai presiden, dan di sisi lain Ketua Umum Partai Demokrat, maka saya belum bisa mengonfirmasi apa yang akan dibahas," kata dia.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menristek Sebut Wapres Minta Industri Pangan Difasilitasi Manfaatkan Teknologi Iradiasi

Menristek Sebut Wapres Minta Industri Pangan Difasilitasi Manfaatkan Teknologi Iradiasi

Nasional
Kunjungan Kerja ke Labuan Bajo, Presiden Jokowi Dua Kali Naik Kapal Pinisi

Kunjungan Kerja ke Labuan Bajo, Presiden Jokowi Dua Kali Naik Kapal Pinisi

Nasional
Pimpinan KPK Sempat Hindari Wartawan saat Bertemu Pimpinan Komisi III

Pimpinan KPK Sempat Hindari Wartawan saat Bertemu Pimpinan Komisi III

Nasional
Pakar Sebut Ada Modus Penipuan di Balik Kasus Wahyu Setiawan, KPK: Terlalu Dini

Pakar Sebut Ada Modus Penipuan di Balik Kasus Wahyu Setiawan, KPK: Terlalu Dini

Nasional
Dorong Pansus Jiwasrya, PKS Bantah Ingin Jatuhkan Pemerintah

Dorong Pansus Jiwasrya, PKS Bantah Ingin Jatuhkan Pemerintah

Nasional
Jokowi Ingin Labuan Bajo Didesain untuk Wisatawan Berkantong Tebal

Jokowi Ingin Labuan Bajo Didesain untuk Wisatawan Berkantong Tebal

Nasional
Data BNPB Sebut Sepanjang 2020 Terjadi 203 Bencana

Data BNPB Sebut Sepanjang 2020 Terjadi 203 Bencana

Nasional
Pimpinan KPK Mendadak Temui Komisi III, Raker dengan Kejagung Ditunda 1,5 Jam

Pimpinan KPK Mendadak Temui Komisi III, Raker dengan Kejagung Ditunda 1,5 Jam

Nasional
Kejagung Periksa Tersangka Korupsi Jiwasraya di Gedung KPK

Kejagung Periksa Tersangka Korupsi Jiwasraya di Gedung KPK

Nasional
BNN Ungkap Daerah Perbatasan Rawan Penyelundupan Narkoba

BNN Ungkap Daerah Perbatasan Rawan Penyelundupan Narkoba

Nasional
Senin Ini, Kejaksaan Agung Panggil Dua Saksi Terkait Kasus Jiwasraya

Senin Ini, Kejaksaan Agung Panggil Dua Saksi Terkait Kasus Jiwasraya

Nasional
BNN Sebut Masyarakat Bisa Laporkan Calon Kepala Daerah yang Dicurigai Pengguna Narkoba

BNN Sebut Masyarakat Bisa Laporkan Calon Kepala Daerah yang Dicurigai Pengguna Narkoba

Nasional
Saksi Sebut Wawan Pernah Berikan Fee ke Pembuat Perusahaan Fiktif

Saksi Sebut Wawan Pernah Berikan Fee ke Pembuat Perusahaan Fiktif

Nasional
Presiden dan Menkominfo Diminta Pangkas Kewenangan Dewan Pengawas TVRI

Presiden dan Menkominfo Diminta Pangkas Kewenangan Dewan Pengawas TVRI

Nasional
Penjelasan Jaksa Agung soal Ucapan Tragedi Semanggi I dan II Bukan Pelanggaran HAM Berat

Penjelasan Jaksa Agung soal Ucapan Tragedi Semanggi I dan II Bukan Pelanggaran HAM Berat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X