Anies Yakin Pemerintahan SBY Buka Ruang untuk Tim Transisi Jokowi-JK

Kompas.com - 19/08/2014, 20:25 WIB
Deputi Tim Transisi Jokowi-JK, Anies Baswedan sesaat sebelum memulai rapat di Rumah Transisi, Jalan Situbondo 10, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/8/2014). KOMPAS.COM/RAHMAT FIANSYAHDeputi Tim Transisi Jokowi-JK, Anies Baswedan sesaat sebelum memulai rapat di Rumah Transisi, Jalan Situbondo 10, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/8/2014).
Penulis Febrian
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Tim Transisi Joko Widodo-Jusuf Kalla, Anies Baswedan, yakin pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan membuka ruang bagi Tim Transisi yang mengupayakan percepatan program pemerintahan Jokowi-JK. Menurut Anies, pemerintahan SBY juga punya tanggung jawab moral untuk membantu pemerintahan yang baru. Hal ini dikatakan Anies saat menanggapi sulitnya beberapa program Jokowi-JK masuk dalam alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2015.

“Pasti ada celah, saya percaya ruang itu pasti ada. Attitude-nya itu sekarang adalah bagi pemerintahan Pak SBY, membantu pemerintahan baru untuk bisa jalan. Pasti akan begitu. Saya percaya itu,” kata Anies, di Kantor Transisi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2014).

Anies mengatakan, komunikasi Tim Transisi dengan pemerintahan SBY akan dilakukan lebih intens pasca putusan Mahkamah Konsitusi terkait gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum pada 21 Agustus mendatang.

Saat ini, sebut Anies, timnya tengah fokus pada transisi beberapa program yang dijanjikan sebagai program andalan dalam kampanye Jokowi-JK.

“Transisi itu ada dua, transisi dari janji masa kampanye seputar rencana kerja, dan transisi dari pemerintah SBY ke Jokowi. Yang sudah kami kerjakan yang pertama,” ucap Rektor Universitas Paramadina tersebut.

Secara terpisah, deputi lainnya dari Tim Transisi, Hasto Kristiyanto, mengatakan, perlu kesinambungan antara pemerintahan SBY dengan Jokowi. Hasto melihat, Jokowi harus mendapat masukan dari SBY agar bisa menjawab tantangan bangsa yang semakin berat ke depan.

Seperti isi pidato kenegaraan SBY pada pekan lalu, Hasto menyatakan sepakat bahwa Indonesia harus bisa mengejar ketertinggalan dari negara-negara maju. Dengan komunikasi yang baik antar dua pemerintahan ini, mimpi untuk membangun bangsa yang lebih baik akan mudah dilakukan. Hasto juga meyakini beberapa program dari pemerintahan SBY masih logis untuk tetap terus dilanjutkan.

“Kami percaya dari pemerintahan Presiden SBY akan meletakkan satu dasar-dasar yang baik mengenai sistem fiskal ke depan. Dan kesinambungan pemerintahan ini akan berjalan sebaik-baiknya. Kami juga melihat program-program yang baik di pemerintah yang memang jelas spirit kerakyatannya itu pasti akan kami lanjutkan,” ujar Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan ini.

Menurut Hasto, pemerintahan SBY akan membuka koridor komunikasi untuk Tim Transisi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X