Kompas.com - 18/08/2014, 14:00 WIB
Calon Presiden Joko Widodo memberikan orasi dalam acara Konser Salam 2 Jari Menuju Kemenangan Jokowi-JK, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/7/2014). Konser ini dihadiri oleh ribuan simpatisan Jokowi-JK. KOMPAS IMAGES / KRISTIANTO PURNOCalon Presiden Joko Widodo memberikan orasi dalam acara Konser Salam 2 Jari Menuju Kemenangan Jokowi-JK, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/7/2014). Konser ini dihadiri oleh ribuan simpatisan Jokowi-JK.
EditorLaksono Hari Wiwoho


KOMPAS.com - Pemilihan Umum 2014 menjadi pemilu pertama bagi Yau May Fun (38) mengikuti pencoblosan. Setelah memilih untuk tidak memilih atau golput selama lima pemilu berturut-turut, perempuan yang akrab dipanggil Betsy itu akhirnya memutuskan untuk memberikan suaranya.

Domisili yang jauh dari Tanah Air tidak menjadi halangan bagi Besty untuk mencoblos. Direktur sebuah perusahaan Hongkong itu mendatangi tempat pemungutan suara di Victoria Park, Hongkong, pada saat pemilu legislatif dan pemilu presiden.

"Selama ini, saya golput. Dari zaman Pak Harto (Presiden Soeharto) sampai sekarang, baru sekali ini saya ikut mencoblos," kata dia saat dihubungi, Sabtu (16/8/2014).

Sejak pertama mendapatkan hak memilih pada Pemilu 1992, Besty memang tidak pernah menggunakan haknya. Alasannya, pemilu tidak ada artinya karena korupsi tetap merajalela. Selain itu, para penguasa yang terpilih pun tidak pernah memedulikan rakyat.

Perempuan yang sebelumnya tak pernah peduli dengan pemilu itu pun memutuskan untuk menjadi relawan, bergabung dengan Barisan Relawan Jokowi Presiden. Di tengah kesibukannya, Betsy mengampanyekan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). "Beberapa bulan hingga hari-H, saya persembahkan waktu saya 24 jam untuk Jokowi. Bahkan, kadang kala saya hanya tidur dua jam," ujar dia.

Ihsanuddin Calon presiden Prabowo Subianto menghadiri aksi untuk Palestina di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (11/7/3014) sore.


Lain Betsy, lain pula Harly Prabowo, seorang dokter gigi di Surabaya, Jawa Timur. Lulusan doktor dari Inggris itu rela meminjam uang Rp 4,5 miliar dari sebuah bank demi mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Sebelumnya, dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga itu sama sekali tidak peduli pada politik.

Uang pinjaman Rp 4,5 miliar itu tidak dibagi-bagikan, tetapi digunakan untuk membeli aset, seperti perkebunan kopi, dan membangun peternakan sapi di Bondowoso dan Situbondo. Dari sanalah ia mendapat dukungan masyarakat, baik saat pemilu legislatif maupun pemilu presiden. Kebetulan istri Harly ikut mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, tetapi gagal masuk ke parlemen.

Harly juga selalu mengampanyekan Prabowo-Hatta kepada para pasiennya. Dengan sukarela ia mengajak para pasien memilih Prabowo-Hatta karena kagum dengan visi-misi Prabowo-Hatta.

"Saya dukung Prabowo karena dia pernah bilang, bikin Indonesia kaya itu sebenarnya mudah, kita jaga laut, hasilnya sudah banyak. Itu yang suka jadi bahan ejekan bocor, bocor, padahal benar ikan-ikan kita banyak dicuri," kata Harly.

Terbentuk alamiah

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eks Ketum FPI dan Panitia Maulid Dituntut 1,5 Tahun Penjara di Kasus Kerumunan Rizieq Shihab

Eks Ketum FPI dan Panitia Maulid Dituntut 1,5 Tahun Penjara di Kasus Kerumunan Rizieq Shihab

Nasional
Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Dituntut 2 Tahun Penjara

Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Dituntut 2 Tahun Penjara

Nasional
Jokowi Minta TWK Tak Jadi Dasar Berhentikan Pegawai KPK, WP: Alhamdulilah, Terima Kasih Pak Presiden

Jokowi Minta TWK Tak Jadi Dasar Berhentikan Pegawai KPK, WP: Alhamdulilah, Terima Kasih Pak Presiden

Nasional
Jokowi Arahkan Tindaklanjuti 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK, Ini kata BKN

Jokowi Arahkan Tindaklanjuti 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK, Ini kata BKN

Nasional
Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Selasa, Salah Satunya di Kawasan Industri Jababeka

Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Selasa, Salah Satunya di Kawasan Industri Jababeka

Nasional
Nilai Distribusi Vaksin di Dunia Tak Merata, Ketua DPR: Perlu Solidaritas Global

Nilai Distribusi Vaksin di Dunia Tak Merata, Ketua DPR: Perlu Solidaritas Global

Nasional
Anggota Dewas KPK Setuju Pernyataan Presiden Jokowi Terkait TWK Pegawai KPK

Anggota Dewas KPK Setuju Pernyataan Presiden Jokowi Terkait TWK Pegawai KPK

Nasional
7 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Kirim Surat Keberatan ke Firli Cs

7 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Kirim Surat Keberatan ke Firli Cs

Nasional
Alasan Jaksa Tuntut Rizieq 10 Bulan Penjara di Kasus Kerumunan Megamendung

Alasan Jaksa Tuntut Rizieq 10 Bulan Penjara di Kasus Kerumunan Megamendung

Nasional
Polri: Munarman Ditahan Sejak 7 Mei 2021 dan Boleh Dikunjungi

Polri: Munarman Ditahan Sejak 7 Mei 2021 dan Boleh Dikunjungi

Nasional
Pernyataan Jokowi Dinilai Kuatkan Dugaan TWK Hanya Digunakan Untuk Singkirkan Punggawa KPK

Pernyataan Jokowi Dinilai Kuatkan Dugaan TWK Hanya Digunakan Untuk Singkirkan Punggawa KPK

Nasional
Antisipasi Lonjakan Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan hingga 10.000 Tempat Tidur

Antisipasi Lonjakan Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan hingga 10.000 Tempat Tidur

Nasional
Jaksa Tuntut Rizieq Shihab 10 Bulan Penjara dalam Kasus Kerumunan Megamendung

Jaksa Tuntut Rizieq Shihab 10 Bulan Penjara dalam Kasus Kerumunan Megamendung

Nasional
Nasdem: Dukungan Indonesia untuk Palestina Harus Berlanjut Tanpa Henti hingga Perdamaian Terwujud

Nasdem: Dukungan Indonesia untuk Palestina Harus Berlanjut Tanpa Henti hingga Perdamaian Terwujud

Nasional
Doni Monardo: Hampir Semua Wilayah Pulau Sumatera Zona Merah dan Oranye Covid-19

Doni Monardo: Hampir Semua Wilayah Pulau Sumatera Zona Merah dan Oranye Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X