Kompas.com - 03/08/2014, 21:45 WIB
Stasiun Senen, Jakarta Pusat, pada H-4 dipenuhi para calon penumpang kereta api, Kamis (24/7/2014). KOMPAS.com/Abba GabrillinStasiun Senen, Jakarta Pusat, pada H-4 dipenuhi para calon penumpang kereta api, Kamis (24/7/2014).
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan J.A Barata mengatakan, jumlah pemudik yang menggunakan kereta api ke luar Jabodetabek meningkat hingga 18,6 persen dibandingkan tahun lalu. Hal tersebut, imbuh Barata, karena telah diberlakukannya sistem double track atau jalur ganda dua arah.

"Sekarang kereta kan double track, kita lakukan penambahan supaya kereta tidak harus antre untuk lewat," ujar Barata di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Minggu (3/8/2014).

Berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Perhubungan sejak tanggal 22 Juli - 3 Agustus 2014 atau H-7 hingga H 4 Lebaran, jumlah pengguna kereta api sebanyak 3.708.809 penumpang. Sedangkan pada tahun 2013 dalam rentang waktu yang sama, pengguna kereta api sebanyak 3.126.280 penumpang.

Selain menerapkan jalur ganda, imbuh Barata, PT Kereta Api Indonesia juga telah menambah jumlah kereta meskipun belum bisa digunakan secara optimal.

"Selain penambahan jumlah kereta, frekuensi juga meningkat karena makin banyak penumpang yang tertampung," ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Harian Posko Transportasi Kereta Api Anwar Taufiek mengatakan, masyarakat kini banyak menggunakan kereta api sebagai transportasi untuk mudik karena lebih cepat dan mudah mendapatkan tiketnya.

Barata menambahkan, tiket dapat dibeli secara online sehingga penumpang dapat menentukan perjalanan sejak jauh hari. "Kita belum survei, kenapa bisa meningkat. Tapi dari wawancara media, katanya lebih mudah dapat tiket secara online sejak H-10. Lebih mendapat kepastian waktu (jadwal) juga daripada moda jalan raya," kata Anwar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peningkatan pengguna kereta api terlihat signifikan jika dibandingkan dengan peningkatan pengguna moda transportasi lainnya. Penumpang pesawat meningkat 6,01 persen dengan jumlah penumpang tahun lalu sebanyak 2.945.899 orang dan tahun ini sebanyak 3.123.084 orang.

Untuk penumpang kapal laut, justru mengalami penurunan sebesar 0,4 persen dengan jumlah penumpang tahun lalu sebanyak 1.056.347 orang. Sedangkan untuk kendaraan roda dua turun sebesar 17,75 persen dengan jumlah tahun lalu 2.395.073 unit dan jumlah tahun ini 1.970.062 unit.

Sementara untuk kendaraan pribadi mengalami peningkatan sebesar 5,68 persen dengan jumlah mobil pribadi tahun lalu 1.807.121 unit dan tahun ini 1.909.676 unit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf, ICW Catat Kelanjutan Pemburukan Pemberantasan Korupsi

Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf, ICW Catat Kelanjutan Pemburukan Pemberantasan Korupsi

Nasional
UPDATE: 248.113 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,60 Persen

UPDATE: 248.113 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,60 Persen

Nasional
Ini Alasan Mengapa Kini Naik Pesawat Wajib Tes PCR

Ini Alasan Mengapa Kini Naik Pesawat Wajib Tes PCR

Nasional
Usai Jalani Pemeriksaan di KPK, Bupati Nonaktif Kuansing Andi Putra Resmi Ditahan

Usai Jalani Pemeriksaan di KPK, Bupati Nonaktif Kuansing Andi Putra Resmi Ditahan

Nasional
UPDATE 20 Oktober: Sudah Ada 109.796.866 Warga Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

UPDATE 20 Oktober: Sudah Ada 109.796.866 Warga Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Nasional
UPDATE: Sebaran 914 Kasus Baru Covid-19, Jabar Tertinggi dengan 122

UPDATE: Sebaran 914 Kasus Baru Covid-19, Jabar Tertinggi dengan 122

Nasional
Percepat Pemulihan, Indonesia Tingkatkan Diplomasi Ekonomi dengan UEA dan Qatar

Percepat Pemulihan, Indonesia Tingkatkan Diplomasi Ekonomi dengan UEA dan Qatar

Nasional
UPDATE: 64.622.692 Orang Dapatkan Dosis Kedua Vaksin Covid-19 di Indonesia

UPDATE: 64.622.692 Orang Dapatkan Dosis Kedua Vaksin Covid-19 di Indonesia

Nasional
Sebaran 16.376 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah dengan 2.161

Sebaran 16.376 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah dengan 2.161

Nasional
UPDATE 20 Oktober: Ada 6.706 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 20 Oktober: Ada 6.706 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
Akan Ditahan Usai Jadi Tersangka, Bupati Kuansing Andi Putra Tiba di Gedung KPK

Akan Ditahan Usai Jadi Tersangka, Bupati Kuansing Andi Putra Tiba di Gedung KPK

Nasional
Menanti Proses Pemeriksaan Polisi terhadap Rachel Vennya...

Menanti Proses Pemeriksaan Polisi terhadap Rachel Vennya...

Nasional
Menteri PPPA Nilai Dugaan Asusila Kapolsek Parigi Moutong Rendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA Nilai Dugaan Asusila Kapolsek Parigi Moutong Rendahkan Martabat Perempuan

Nasional
UPDATE 20 Oktober: Ada 16.376 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 20 Oktober: Ada 16.376 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Rayakan HUT ke-21, Indika Energy Perkuat Komitmen Netral Karbon

Rayakan HUT ke-21, Indika Energy Perkuat Komitmen Netral Karbon

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.