Kompas.com - 03/08/2014, 17:38 WIB
Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) mengisi waktu jelang pengumuman rekapitulasi suara Pilpres 2014 dengan berkunjung ke Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (22/7/2014) sore. KOMPAS.COM / RODERICK ADRIAN MOZESCalon presiden Joko Widodo (Jokowi) mengisi waktu jelang pengumuman rekapitulasi suara Pilpres 2014 dengan berkunjung ke Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (22/7/2014) sore.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta yang juga presiden terpilih Joko Widodo berjanji akan tetap melakukan kebiasaannya di Jakarta, seperti mengunjungi waduk dan rumah susun apabila nantinya telah dilantik sebagai Presiden Indonesia. Karena baginya, waduk dan rusun di Jakarta merupakan bagian dari wilayah Indonesia.

Hal itu disampaikannya saat ditanyakan para wartawan di sela-sela kunjungannya ke Waduk Ria Rio, Jakarta Timur, Minggu (3/8/2014). Saat itu, para wartawan menanyakan apakah Jokowi akan tetap blusukan jika nantinya telah berstatus RI 1.

"Ini termasuk kawasan mana? Ini masuk mana?" tanya mantan Wali Kota Solo itu. "Jakarta, Indonesia" ujar para wartawan. "Nah berarti?" tanya Jokowi lagi. "Masih mau blusukan ke Waduk dan Rusun," jawab para wartawan. "Itu tahu," ujar suami Iriana itu.

Kunjungan Jokowi ke Waduk Ria Rio sendiri bertujuan untuk memantau perkembangan kawasan yang kini telah menjadi taman kota, dari sebelumnya permukiman kumuh itu. Ia menilai, Waduk Ria Rio telah mengalami perubahan dalam 4 bulan terakhir.

"Empat bulan ndak ke sini. Empat bulan ndak dilihat sudah kelihatan (perubahan). Daun sudah keluar sudah hijau, tapi perawatan harus diperbaiki. Airnya bagus, cuma kalau airnya ndak ditreatment, pasti ada limbah masuk," ujar alumni Fakultas Kehutanan UGM itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NASIONAL] Pegawai KPK Dipanggil Inspektorat | Permohonan Amnesti untuk Saiful Mahdi

[POPULER NASIONAL] Pegawai KPK Dipanggil Inspektorat | Permohonan Amnesti untuk Saiful Mahdi

Nasional
[POPULER NASIONAL] Pegawai KPK Dipanggil Inspektorat | Amnesti untuk Saiful Mahdi

[POPULER NASIONAL] Pegawai KPK Dipanggil Inspektorat | Amnesti untuk Saiful Mahdi

Nasional
Jokowi Sigap Saat Jadi Saksi Nikah Influencer, Lepas Tangan soal TWK KPK

Jokowi Sigap Saat Jadi Saksi Nikah Influencer, Lepas Tangan soal TWK KPK

Nasional
LPSK Sayangkan Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri

LPSK Sayangkan Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri

Nasional
Jokowi Sudah Terima Surat Rekomendasi Komnas HAM dan Ombudsman soal TWK KPK

Jokowi Sudah Terima Surat Rekomendasi Komnas HAM dan Ombudsman soal TWK KPK

Nasional
Perempuan dan Regenerasi Kepemimpinan Nasional 2024

Perempuan dan Regenerasi Kepemimpinan Nasional 2024

Nasional
Indonesia Kembali Terima 1,1 Juta Dosis Vaksin Pfizer

Indonesia Kembali Terima 1,1 Juta Dosis Vaksin Pfizer

Nasional
Ombudsman Beri Rekomendasi TWK KPK ke Presiden Sesuai Perintah UU

Ombudsman Beri Rekomendasi TWK KPK ke Presiden Sesuai Perintah UU

Nasional
UPDATE: 192.413 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 4,76 Persen

UPDATE: 192.413 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 4,76 Persen

Nasional
145 Kematian akibat Covid-19 Dalam 24 Jam Terakhir, Tertinggi Sumatera Utara

145 Kematian akibat Covid-19 Dalam 24 Jam Terakhir, Tertinggi Sumatera Utara

Nasional
UPDATE: Sebaran 2.234 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jatim dengan 234

UPDATE: Sebaran 2.234 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jatim dengan 234

Nasional
UPDATE 19 September: Ada 234.824 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 19 September: Ada 234.824 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 19 September: Ada 60.969 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 19 September: Ada 60.969 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: 45.134.194 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE: 45.134.194 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE: Bertambah 6.186, Total Kasus Sembuh Covid-19 Kini 3.989.326

UPDATE: Bertambah 6.186, Total Kasus Sembuh Covid-19 Kini 3.989.326

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.