Muhammadiyah Apresiasi Kinerja Kemenag soal Penetapan 1 Syawal 1435H

Kompas.com - 27/07/2014, 20:36 WIB
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memimpin Sidang Isbat Awal Syawal 1435 H di Kementerian Agama, Minggu (27/7/2014) malam. Dalam sidang tersebut, Pemerintah memutuskan 1 Syawal 1435 Hijriah jatuh pada Senin, 28 Juli 2014. KOMPAS.COM/DANI PRABOWOMenteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memimpin Sidang Isbat Awal Syawal 1435 H di Kementerian Agama, Minggu (27/7/2014) malam. Dalam sidang tersebut, Pemerintah memutuskan 1 Syawal 1435 Hijriah jatuh pada Senin, 28 Juli 2014.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin mengapresiasi kinerja Kementerian Agama RI yang telah bekerja dengan baik dalam menentukan awal bulan Syawal 1435 Hijriah.

"Memberikan apresiasi dan dukungan kepada Menteri Agama yang sudah bekerja maksimal dalam menentukan awal Syawal," kata Din usai menghadiri sidang itsbat di Kantor Kementerian Agama RI, Minggu (27/7/2014).

Pada kesempatan itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu juga mengucapkan selamat Idul Fitri bagi seluruh umat Islam di Indonesia. Ia meminta, agar umat islam dapat memaknai nilai-nilai Idul Fitri dengan baik.

"Dalam kesempatan ini, saya juga atas nama MUI ingin mengucapkan selamat Idul Fitri," ucap Din.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan 1 Syawal 1435 H atau Idul Fitri jatuh pada hari Senin (28/7/2014). Keputusan itu diambil dalam Sidang Isbat Awal Syawal 1435 H yang digelar di Kementerian Agama, Minggu (27/7/2014) malam.

"Kami tetapkan bahwa tanggal 1 Syawal 1435 H bertepatan dengan hari Minggu 28 Juli 2014 Masehi," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin usai memutuskan hasil sidang isbat.

Baca tentang


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Presiden Trump, Dubes RI Sampaikan Komitmen Kerja Sama Tangani Pandemi Covid-19

Bertemu Presiden Trump, Dubes RI Sampaikan Komitmen Kerja Sama Tangani Pandemi Covid-19

Nasional
Brigjen Setyo Budiyanto Terpilih sebagai Direktur Penyidikan KPK

Brigjen Setyo Budiyanto Terpilih sebagai Direktur Penyidikan KPK

Nasional
Bakal Paslon Diminta Tanggung Jawab Cegah Klaster Covid-19 di Pilkada

Bakal Paslon Diminta Tanggung Jawab Cegah Klaster Covid-19 di Pilkada

Nasional
Pasien Sembuh Catat Rekor Harian, Tes Covid-19 Harus Ditambah

Pasien Sembuh Catat Rekor Harian, Tes Covid-19 Harus Ditambah

Nasional
Pimpinan KPU Positif Covid-19 Bertambah, Perlukah Pilkada Ditunda?

Pimpinan KPU Positif Covid-19 Bertambah, Perlukah Pilkada Ditunda?

Nasional
Luhut Sebut Jawa dan Bali Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Luhut Sebut Jawa dan Bali Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Nasional
Indonesia Dapat 20 Juta Vaksin dari UEA, Luhut Lobi Agar Dapat Tambahan 10 Juta Lagi

Indonesia Dapat 20 Juta Vaksin dari UEA, Luhut Lobi Agar Dapat Tambahan 10 Juta Lagi

Nasional
Menko Luhut dan Kemenkes Bahas Penanganan Pasien Covid-19 yang Ada di ICU

Menko Luhut dan Kemenkes Bahas Penanganan Pasien Covid-19 yang Ada di ICU

Nasional
Jika Karyawan Positif Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan Kantor Menurut Ahli

Jika Karyawan Positif Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan Kantor Menurut Ahli

Nasional
Perwakilan IDI Menangis Saat Doakan Para Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Perwakilan IDI Menangis Saat Doakan Para Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Nasional
Denda dari Pelanggar Protokol Kesehatan Terkumpul Hampir Rp 400 Juta dalam 4 Hari Operasi Yustisi

Denda dari Pelanggar Protokol Kesehatan Terkumpul Hampir Rp 400 Juta dalam 4 Hari Operasi Yustisi

Nasional
Kata Ahli, Orang Berusia di Atas 45 Tahun Boleh Beraktivitas di Luar Rumah, asal...

Kata Ahli, Orang Berusia di Atas 45 Tahun Boleh Beraktivitas di Luar Rumah, asal...

Nasional
Luhut Sebut 3 Bulan ke Depan Masa-masa Kritis Pengendalian Covid-19

Luhut Sebut 3 Bulan ke Depan Masa-masa Kritis Pengendalian Covid-19

Nasional
Pasien Covid-19 Meninggal Didominasi Orang Berusia 45 Tahun ke Atas, Ini Pendapat Epidemiolog

Pasien Covid-19 Meninggal Didominasi Orang Berusia 45 Tahun ke Atas, Ini Pendapat Epidemiolog

Nasional
Pemerintah Sebut PSBB Kurangi Pembentukan Klaster Penularan Covid-19

Pemerintah Sebut PSBB Kurangi Pembentukan Klaster Penularan Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X