Terkait "Obor Rakyat", Jokowi Akan Penuhi Panggilan Penyidik Setelah Lebaran

Kompas.com - 24/07/2014, 15:03 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengikuti rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/7/2014). Joko Widodo kembali bertugas sebagai Gubernur DKI Jakarta menyusul berakhirnya masa cuti Gubernur DKI Jakarta non aktif setelah dirinya ditetapkan oleh KPU sebagai Presiden terpilih Republik Indonesia periode 2014-2019 pada 22 Juli 2014. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOGubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengikuti rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/7/2014). Joko Widodo kembali bertugas sebagai Gubernur DKI Jakarta menyusul berakhirnya masa cuti Gubernur DKI Jakarta non aktif setelah dirinya ditetapkan oleh KPU sebagai Presiden terpilih Republik Indonesia periode 2014-2019 pada 22 Juli 2014.
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com — Saksi korban terkait kasus pidana Obor Rakyat yang merupakan presiden terpilih 2014-2019 Joko Widodo batal memenuhi panggilan penyidik Badan Reserse Kriminal Polri, Kamis (24/7/2014). Menurut kuasa hukum Jokowi, belum ada surat panggilan yang dikirimkan penyidik kepada saksi korban.

"Pak Jokowi belum menerima panggilan itu. Baru diberitahukan penyidik secara lisan kalau akan dilakukan pemeriksaan. Jadi hari ini kami datang untuk koordinasi dulu kapan waktu yang tepat untuk pemeriksaan," kata Teguh di gedung Mabes Polri, Kamis siang.

Untuk melakukan panggilan, jelas Teguh, dilakukan tiga hari sebelum hari pemanggilan. Kemungkinan, kata dia, pemeriksaan bisa dilakukan setelah libur Lebaran.

"Besok Jumat, Sabtu sudah libur. Senin, Selasa juga libur Lebaran. Jadi kemungkinan baru bisa tanggal 6 atau 7 Agustus," katanya.


Jokowi, kata Teguh, akan memenuhi panggilan penyidik jika telah menerima surat resmi. "Jokowi kan tunduk pada konstitusi, jadi dia akan selalu taat pada hukum. Meski sudah jadi presiden terpilih pun kan tetap warga negara Indonesia," katanya.

Sebelumnya Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Ronny Sompie mengatakan, penyidik Bareskrim akan memanggil Jokowi hari ini. Jokowi diminta hadir untuk dimintai keterangan sebagai korban terkait kasus terbitnya tabloid Obor Rakyat.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X