Kompas.com - 23/07/2014, 12:56 WIB
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto menyatakan bahwa sikap Prabowo Subianto yang tidak mengakui hasil pemilu presiden oleh Komisi Pemilihan Umum ternyata tak memengaruhi sikap masyarakat. Hingga kini, kata dia, situasi keamanan dalam negeri sangat kondusif.

"Buktinya sampai sekarang saya tidak menerima laporan apa pun tentang kejadian-kejadian sangat menonjol. Enggak ada. Berarti memang tidak ada pengaruhnya terhadap gejolak di masyarakat," ujar Djoko di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (23/7/2014).

Meski demikian, Djoko mengungkapkan bahwa aparat keamanan tetap menerapkan Siaga I untuk tetap memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Djoko meminta kubu Prabowo-Hatta tetap taat pada aturan hukum yang berlaku.

Sebelumnya, Prabowo menganggap proses pelaksanaan Pilpres 2014 yang diselenggarakan KPU bermasalah, tidak demokratis, dan bertentangan dengan UUD 1945. Karena itu, ia menolak pelaksanaan pilpres dan menarik diri dari proses yang sedang berlangsung. (baca: Ini Pernyataan Sikap Prabowo yang Menolak Pelaksanaan Pilpres 2014)

Sikap Prabowo yang disampaikan pada Selasa (22/7/2014) siang itu menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama di Jakarta. Sebagian karyawan di Ibu Kota memilih pulang ke rumah lebih cepat. Akhirnya, jalanan di Jakarta lengang pada malam harinya.

Pada Selasa malam, KPU menetapkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla menang Pilpres 2014. Mereka memperoleh 70.997.833 suara atau 53,15 persen. Adapun pasangan Prabowo-Hatta memperoleh 62.576.444 suara atau 46,85 persen.

Apabila tidak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi atas penetapan KPU itu, Jokowi-JK akan secara resmi dilantik pada 20 Oktober 2014, menggantikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.