Wakil Ketua Umum Partai Golkar Isyaratkan Pindah ke Kubu Jokowi-JK

Kompas.com - 20/07/2014, 23:00 WIB
Caption : Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (kanan) berbincang dengan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Agung Laksono saat refleksi akhir tahun di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (27/12/2011). Menurut Aburizal Bakrie, kehidupan politik tahun 2011 masih diwarnai intrik, fitnah, politik uang, politik transaksional, demokrasi prosedural, dan pragmatisme. KOMPAS/HENDRA A SETYAWANCaption : Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (kanan) berbincang dengan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Agung Laksono saat refleksi akhir tahun di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (27/12/2011). Menurut Aburizal Bakrie, kehidupan politik tahun 2011 masih diwarnai intrik, fitnah, politik uang, politik transaksional, demokrasi prosedural, dan pragmatisme.
|
EditorFidel Ali Permana

JAKARTA, KOMPAS.com — Perpecahan semakin tampak dalam Partai Golkar menjelang pengumuman presiden dan wakil presiden terpilih. Selain para elite Golkar yang mulai mewacanakan pergantian Ketua Umum melalui musyawarah nasional, salah seorang Wakil Ketua Umum Golkar juga mengisyaratkan mulai merapat ke kubu Jokowi-Jusuf Kalla.

"Sekarang intinya saya cooling down dululah. Akan tetapi, (peluang) itu selalu ada, itu saja," ujar Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono seusai acara silaturahim dengan pasangan calon presiden dan wakil presiden di Istana Negara, Minggu (20/7/2014) malam.

Agung ketika itu ditanya wartawan soal kemungkinan dirinya membelot dari sikap Partai Golkar yang menyatakan berkoalisi mendukung Prabowo-Hatta. Menurut Agung, Partai Golkar sudah terbiasa berada dalam lingkaran pemerintahan, siapa pun pemimpinnya.

Seperti diketahui, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie sudah menandatangani kontrak deklarasi Koalisi Merah Putih di Tugu Proklamasi beberapa waktu lalu. Selain Partai Golkar, turut pula bergabung dalam deklarasi itu, yakni Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Bulan Bintang.

Namun, internal Golkar terus bergejolak. Sejumlah kader muda yang sejak awal mendukung Jokowi-JK pun menyuarakan pergantian Ketua Umum melalui forum munas. Kader muda ini disokong oleh politisi senior Golkar, seperti Fahmi Idris, Ginandjar Kartasasmita, Yorrys Raweyai, dan termasuk juga Agung Laksono.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai Nonaktif KPK Konsolidasikan Rencana Perekrutan Jadi ASN Polri

Pegawai Nonaktif KPK Konsolidasikan Rencana Perekrutan Jadi ASN Polri

Nasional
Jelang Diberhentikan, 14 Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

Jelang Diberhentikan, 14 Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

Nasional
Panglima TNI Berharap PON XX Papua Berjalan Lancar

Panglima TNI Berharap PON XX Papua Berjalan Lancar

Nasional
Bakal Rekrut 56 Pegawai Nonaktif KPK, Kapolri Sebut untuk Tangani Tipikor

Bakal Rekrut 56 Pegawai Nonaktif KPK, Kapolri Sebut untuk Tangani Tipikor

Nasional
Satgas: Penyelenggaraan Konser Bergantung pada Kebijakan Pemda

Satgas: Penyelenggaraan Konser Bergantung pada Kebijakan Pemda

Nasional
Komnas HAM Belum Terima Konfirmasi Istana soal Pertemuan dengan Jokowi Terkait Polemik TWK

Komnas HAM Belum Terima Konfirmasi Istana soal Pertemuan dengan Jokowi Terkait Polemik TWK

Nasional
Kapolri Sebut Presiden Jokowi Setuju 56 Pegawai Nonaktif KPK Direkrut Jadi ASN Polri

Kapolri Sebut Presiden Jokowi Setuju 56 Pegawai Nonaktif KPK Direkrut Jadi ASN Polri

Nasional
BKKBN Tunggu Proses Hukum Kasus Dugaan Penipuan Terkait Jabatan yang Dialami Mantan Kolonel TNI AU

BKKBN Tunggu Proses Hukum Kasus Dugaan Penipuan Terkait Jabatan yang Dialami Mantan Kolonel TNI AU

Nasional
Kapolri Bakal Rekrut 56 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Kapolri Bakal Rekrut 56 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Nasional
Pilih Nyemplung Menanam Mangrove, Jokowi: Masak Saya Sendiri di Darat, Kan Nggak Lucu...

Pilih Nyemplung Menanam Mangrove, Jokowi: Masak Saya Sendiri di Darat, Kan Nggak Lucu...

Nasional
Jokowi: Indonesia Punya Hutan Mangrove Terluas di Dunia, Wajib Kita Pelihara

Jokowi: Indonesia Punya Hutan Mangrove Terluas di Dunia, Wajib Kita Pelihara

Nasional
Temui Menkopolhukam, Nasdem Usulkan Ulama Syaikhoni Kholil Jadi Pahlawan Nasional

Temui Menkopolhukam, Nasdem Usulkan Ulama Syaikhoni Kholil Jadi Pahlawan Nasional

Nasional
Deputi KSP Khawatir Revisi UU ASN Buka Celah Jual Beli Jabatan

Deputi KSP Khawatir Revisi UU ASN Buka Celah Jual Beli Jabatan

Nasional
Ini 10 Desa Terbaik di Indonesia dalam Keterbukaan Informasi Publik

Ini 10 Desa Terbaik di Indonesia dalam Keterbukaan Informasi Publik

Nasional
Azyumardi Azra: Jokowi Tak Minat dengan KPK, Pidato Kenegaraannya Tak Singgung soal Korupsi

Azyumardi Azra: Jokowi Tak Minat dengan KPK, Pidato Kenegaraannya Tak Singgung soal Korupsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.