Dikonfirmasi soal Tolak Diaudit, Direktur Puskaptis Menghindar

Kompas.com - 15/07/2014, 22:31 WIB
Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) Husein Yazid KOMPAS.com/IHSANUDDINDirektur Eksekutif Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) Husein Yazid
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) Husein Yazid enggan memberikan tanggapan terkait penolakannya untuk hadir dalam audit yang dilakukan Perhimpunan Survei dan Opini Publik (Persepi). Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, awalnya Husein menjawab dengan ramah. Namun, ketika Kompas.com memperkenalkan diri dan meminta konfirmasi, Husein justru menjawab dengan nada emosi.

"Oh iya nanti dulu ya, saya lagi makan dulu ini. Saya sudah dua hari enggak makan, gara-gara kamu ini," jawab Husein, Selasa (15/7/2014) malam.

Ketika ditanya kapan bisa dihubungi lagi, tak ada jawaban yang diberikan Husein. Sayup-sayup terdengar percakapan beberapa orang yang sedang mengobrol. Ketika dipanggil, tetap tak ada jawaban.

Sebelumnya, Anggota Dewan Etik Persepi Hamdi Muluk mengatakan, Puskaptis menolak hadir dalam audit yang dilakukan hari ini. Hamdi menyayangkan ketidakhadiran lembaga survei yang hitung cepatnya memenangkan Prabowo-Hatta ini. Pasalnya, sebelumnya Husein telah menyatakan siap untuk diaudit oleh dewan etik.

Persepsi melakukan audit kepada lembaga survei di bawah keanggotaannya karena hasil hitung cepat lembaga survei yang berbeda-beda dan sempat menimbulkan polemik.

Selain Puskaptis, Persepi juga memeriksa lembaga survei lainnya yakni Network, Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Saiful Mujani Research Centre (SMRC), Indikator Politik, Poltracking, dan Jaringan Suara Indonesia (JSI). Adapun hasil audit rencananya akan dilakukan besok sore.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X