Menteri Agama: Petugas Main-main soal Penyelenggaraan Haji, Tidak Ada Ampun

Kompas.com - 15/07/2014, 20:53 WIB
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (Kanan), saat melakukan kunjungan ke Kantor Indonesia Corruption Watch (ICW) di Jalan Kalibata Timur No.IVD, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2014) FATHUR ROCHMANMenteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (Kanan), saat melakukan kunjungan ke Kantor Indonesia Corruption Watch (ICW) di Jalan Kalibata Timur No.IVD, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2014)
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan tidak akan memberi ampun jika ada petugasnya yang melakukan kesalahan dalam proses penyelenggaraan ibadah haji. Hal itu dilakukan Kementerian Agama demi membenahi penyelenggaraan ibadah haji ke arah yang lebih baik.

"Di antara petugas-petugas kami melakukan kesalahan, tidak ada ampun. Proses hukum harus ditegakkan," ujar Lukman Hakim, saat jumpa pers di kantor Indonesia Corruption Watch, Jalan Kalibata Timur No IVD, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2014).

Lukman mengatakan, saat ini Kementerian Agama dan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah telah memiliki komitmen yang kuat untuk memperbaiki pelayanan penyelenggaraan ibadah haji. Dia meminta agar penegak hukum memberikan hukuman yang tegas kepada pelaku pelanggaran masalah haji.

Mantan wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan ini tidak menginginkan ada petugas haji yang bermain-main dalam menyelenggarakan ibadah haji.

"Penegak hukum harus serius menangani masalah haji. Petugas haji tidak boleh main-main lagi," ujar Lukman.

Lukman bersama Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Abdul Jamil rencananya dalam waktu dekat akan berangkat ke Arab Saudi untuk mengecek kesiapan pelaksanaan haji di sana.

Hal itu untuk memastikan tidak ada indikasi penyimpangan yang dilakukan oleh petugas haji. "Kalau ada indikasi penyimpangan, sejak awal kita ketahui dan benahi. Agar bisa sesuai rencana," kata Lukman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Statuta UI Dinilai Cacat, Anggota Parpol Bisa Masuk MWA hingga Kewenangan Dewan Guru Besar Dikerdilkan

Statuta UI Dinilai Cacat, Anggota Parpol Bisa Masuk MWA hingga Kewenangan Dewan Guru Besar Dikerdilkan

Nasional
Pimpinan DPR: Jangan Sampai Ada Penimbunan Obat Terapi Covid-19

Pimpinan DPR: Jangan Sampai Ada Penimbunan Obat Terapi Covid-19

Nasional
Wapres: 14.385 Insan Pers Telah Divaksinasi Dosis Kedua

Wapres: 14.385 Insan Pers Telah Divaksinasi Dosis Kedua

Nasional
Ribuan Orang Meninggal Saat Isolasi Mandiri, Tanggung Jawab Negara Dinanti

Ribuan Orang Meninggal Saat Isolasi Mandiri, Tanggung Jawab Negara Dinanti

Nasional
UPDATE 24 Juli: Sebaran 45.416 Kasus Baru Covid-19, Paling Tinggi DKI Jakarta

UPDATE 24 Juli: Sebaran 45.416 Kasus Baru Covid-19, Paling Tinggi DKI Jakarta

Nasional
UPDATE 24 Juli: 17.475.996 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 24 Juli: 17.475.996 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 24 Juli: Sebanyak 252.696 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Harian 25,24 Persen

UPDATE 24 Juli: Sebanyak 252.696 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Harian 25,24 Persen

Nasional
Sebanyak 39.767 Pasien Covid-19 Sembuh dalam Sehari, Tertinggi Selama Pandemi

Sebanyak 39.767 Pasien Covid-19 Sembuh dalam Sehari, Tertinggi Selama Pandemi

Nasional
UPDATE 24 Juli: Ada 264.578 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 24 Juli: Ada 264.578 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 24 Juli: Ada 574.135 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 24 Juli: Ada 574.135 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 24 Juli: Bertambah 39.767, Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Mencapai 2.471.678

UPDATE 24 Juli: Bertambah 39.767, Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Mencapai 2.471.678

Nasional
UPDATE 24 Juli: Tambah 1.415, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Kini 82.013

UPDATE 24 Juli: Tambah 1.415, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Kini 82.013

Nasional
UPDATE 24 Juli: Bertambah 45.416, Kasus Covid-19 di Indonesia Kini Capai 3.127.826 Orang

UPDATE 24 Juli: Bertambah 45.416, Kasus Covid-19 di Indonesia Kini Capai 3.127.826 Orang

Nasional
BEM UI: PP 75/2021 tentang Statuta UI Harus Dicabut, Banyak Pasal Bermasalah

BEM UI: PP 75/2021 tentang Statuta UI Harus Dicabut, Banyak Pasal Bermasalah

Nasional
Ular Sanca 2 Meter Ditemukan di Ventilasi Kamar Mandi Rumah Warga di Pamulang

Ular Sanca 2 Meter Ditemukan di Ventilasi Kamar Mandi Rumah Warga di Pamulang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X