Jokowi-JK Yakin Penyelenggara Pemilu Menjaga Integritas

Kompas.com - 15/07/2014, 09:17 WIB
Scan formuli C1 TPS 47n Kelapa Dua, Tangerang, Banten, menunjukkan kejanggalan. Pasangan Prabowo Hatta mendapatkan 814 suara, Jokowi-JK 366 suara, tetapi jumlah suara sah 380. www.kpu.go.idScan formuli C1 TPS 47n Kelapa Dua, Tangerang, Banten, menunjukkan kejanggalan. Pasangan Prabowo Hatta mendapatkan 814 suara, Jokowi-JK 366 suara, tetapi jumlah suara sah 380.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
- Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Jusuf Kalla, Hasto Kristiyanto mengatakan, proses rekapitulasi suara dalam pemilu presiden mulai dari tingkat TPS hingga pusat harus dilihat sebagai sebuah usaha menjaga suara rakyat. Usaha itu, kata dia, penting untuk menjaga sistem demokrasi yang ada di Indonesia.

"Karena itulah terhadap temuan terjadinya berbagai bentuk manipulasi penghitungan suara, baik dengan mengubah dokumen C1, maupun dengan menggelembungkan suara saat rekap dilakukan, dapat dikategorikan sebagai kejahatan demokrasi. Dibalik angka rekapitulasi tercermin suara rakyat yang berdaulat dan harus dilindungi," kata Hasto melalui siaran pers, Senin (14/7/2014) malam.

Hasto mengatakan, suara rakyat akan benar-benar terlindungi ketika dokumen C1 dan hasil rekap di tingkat desa dan kecamatan sudah bebas dari manipulasi. Pihaknya meyakini, penyelenggara pemilu dapat segera menyelesaikan permasalahan ini dengan baik.

"Mengingat KPU lahir sejalan dengan semangat reformasi, maka Jokowi-JK yakin bahwa KPU akan menjaga penuh seluruh integritas dan transparansi dalam rekapitulasi. Demikian halnya Bawaslu dan DKPP, akan terus mendorong pemilu yang benar-benar demokratis, dan jurdil, khususnya di dalam melindungi setiap suara rakyat yang telah disuarakan pada 9 Juli lalu," ujarnya.


Selain itu, kata Hasto, pihaknya juga menaruh kepercayaan kepada Polri sebagai penegak hukum untuk bisa menindak siapa saja yang terbukti melakukan manipulasi. Pihaknya meminta Polri tak pandang bulu dalam menjalankan tugasnya.

"Hukum harus ditegakkan untuk menindak siapapun yang berbuat kecurangan," pungkas Hasto.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X