KPK Tahan Wali Kota Palembang dan Istrinya - Kompas.com

KPK Tahan Wali Kota Palembang dan Istrinya

Kompas.com - 10/07/2014, 18:21 WIB
KOMPAS.com/DIAN MAHARANI Wali Kota Palembang Romi Herton ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (10/7/2014) sore. Romi ditahan seusai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap ke mantan Ketua MK Akil Mochtar terkait pengurusan sengketa Pilkada Palembang.

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wali Kota Palembang Romi Herton dan istrinya, Masyitoh, Kamis (10/7/2014) sore. Keduanya ditahan seusai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Palembang dan memberi keterangan yang tidak benar di persidangan.

Romi dan Masyitoh menjalani pemeriksaan di Gedung KPK RI, Kuningan, Jakarta, sekitar pukul 10.00 WIB. Romi terlebih dulu keluar dari Gedung KPK RI dengan mengenakan rompi tahanan KPK pukul 17.40 WIB, kemudian disusul Masyitoh pada pukul 17.43 WIB.

Keduanya ditahan di rutan yang berbeda. Romi ditahan di Rutan Guntur, Jakarta, sedangkan istrinya ditahan di Rutan KPK, Kuningan, Jakarta.

"RH (Romi Herton) ditahan di Guntur," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi saat dikonfirmasi.

Romi bersama istrinya ditetapkan sebagai tersangka pada Juni lalu. Keduanya diduga memberikan hadiah atau janji kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar terkait sengketa pemilihan kepala daerah di Palembang. Mereka disangka melanggar Pasal 6 ayat 1 huruf a Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat 1 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP mengenai dugaan pemberian hadiah atau janji kepada hakim. Keduanya juga disangka melanggar Pasal 22 juncto Pasal 35 ayat 1 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi mengenai penyampaian kesaksian palsu.

Penetapan keduanya sebagai tersangka ini merupakan hasil pengembangan penyidikan kasus suap sengketa pilkada yang menjerat Akil. Menurut surat dakwaan yang disusun tim jaksa KPK, Akil menerima uang Rp 19,8 miliar dari Romi terkait permohonan keberatan hasil Pilkada Kota Palembang periode 2013-2018. Uang itu diterima Akil melalui orang kepercayaannya, yakni Muhtar Ependy.

Dalam sengketa Pilkada Kota Palembang, pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Romi-Harno Joyo (nomor urut 2) kalah suara dengan pasangan Sarimuda-Nelly Rasdania (nomor urut 3). Romi mendapat suara 316.915 dan Sarimuda 316.923 suara. Selain itu, pasangan Mularis Djahri-Husni Thamrin (nomor urut 1) hanya memperoleh 97.810 suara. Romi yang kalah dan hanya selisih 8 suara dari Sarimuda kemudian mengajukan keberatan hasil Pilkada Kota Palembang tersebut.

Saat diperiksa sebagai saksi bagi Akil dalam persidangan beberapa waktu lalu, Romi dan Masyitoh membantah pernah memberikan uang kepada Akil.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorInggried Dwi Wedhaswary

Terkini Lainnya

Ada Pekerjaan Tambahan, Anggaran 'Skybridge' Tanah Abang Membengkak

Ada Pekerjaan Tambahan, Anggaran "Skybridge" Tanah Abang Membengkak

Megapolitan
'Passing Grade' Tes CPNS Banyak yang Tidak Lolos, Pemerintan Terapkan Sistem Ranking

"Passing Grade" Tes CPNS Banyak yang Tidak Lolos, Pemerintan Terapkan Sistem Ranking

Regional
Kisah Vincent J Schaefer, Orang Pertama yang Turunkan Hujan Buatan

Kisah Vincent J Schaefer, Orang Pertama yang Turunkan Hujan Buatan

Internasional
Masuk secara Ilegal, Korut Deportasi Warga AS

Masuk secara Ilegal, Korut Deportasi Warga AS

Internasional
Lebih Dekat dengan Aiptu Jailani, Polisi yang Membimbing  Wisely Lolos Tes SIM

Lebih Dekat dengan Aiptu Jailani, Polisi yang Membimbing Wisely Lolos Tes SIM

Regional
Ridwan Kamil Imbau Kepala Daerah Laporkan Kerusakan Infrastruktur akibat Bencana

Ridwan Kamil Imbau Kepala Daerah Laporkan Kerusakan Infrastruktur akibat Bencana

Regional
Ditargetkan Rampung Desember, Ini Fungsi Tanggul NCICD di Marunda

Ditargetkan Rampung Desember, Ini Fungsi Tanggul NCICD di Marunda

Megapolitan
Lagi, Satu Pelaku Perampok Sofyan Menyerahkan Diri karena Takut Ditembak

Lagi, Satu Pelaku Perampok Sofyan Menyerahkan Diri karena Takut Ditembak

Regional
Tunggu 'Skybridge' Jadi, PKL Jalan Jatibaru Raya Terus Ditertibkan

Tunggu "Skybridge" Jadi, PKL Jalan Jatibaru Raya Terus Ditertibkan

Megapolitan
Menurut Idrus, Keterangan Kotjo Buktikan Dirinya Tak Terlibat Kasus Suap

Menurut Idrus, Keterangan Kotjo Buktikan Dirinya Tak Terlibat Kasus Suap

Nasional
Jokowi Minta Samudera Hindia dan Pasifik Tak Lagi Jadi Rebutan

Jokowi Minta Samudera Hindia dan Pasifik Tak Lagi Jadi Rebutan

Nasional
Fakta Penting Kasus Baiq Nuril, Penjelasan MA hingga Surat untuk Jokowi

Fakta Penting Kasus Baiq Nuril, Penjelasan MA hingga Surat untuk Jokowi

Regional
Warga Sekitar PT PIM Terdampak Bau Amonia, 7 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Warga Sekitar PT PIM Terdampak Bau Amonia, 7 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Tetangga Dengar Jeritan pada Malam Tewasnya Satu Keluarga di Bekasi

Tetangga Dengar Jeritan pada Malam Tewasnya Satu Keluarga di Bekasi

Megapolitan
Aktris Porno Ini Akui Urusan dengan Trump Hancurkan Kariernya

Aktris Porno Ini Akui Urusan dengan Trump Hancurkan Kariernya

Internasional

Close Ads X