Dirut PT KAI Laporkan Gratifikasi Asuransi Rp 250 Juta

Kompas.com - 07/07/2014, 13:13 WIB
Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan saat memberikan konferensi pers terkait mudik lebaran 2013 di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2013) Alsadad RudiDirektur Utama PT KAI Ignasius Jonan saat memberikan konferensi pers terkait mudik lebaran 2013 di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2013)
Penulis Icha Rastika
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
- Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Ignasius Jonan melaporkan gratifikasi atau hadiah yang diterimanya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Laporan tersebut disampaikan Jonan pada pekan lalu.

Menurut Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono, hadiah yang dilaporkan Jonan berupa asuransi senilai Rp 250 juta.

"Pak Jonan memberikan contoh yang baik, melaporkan gratifikasi seharga Rp 250 juta," kata Giri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (7/7/2014).

Kini, kata Giri, KPK masih menganalisa laporan gratifikasi yang disampaikan Jonan tersebut. Jika ditemukan unsur konflik kepentingan atau potensi tindak pidana, hadiah berupa asuransi Rp 250 juta tersebut akan disita negara. Namun jika tidak, KPK akan mengembalikannya kepada Jonan.

Hari ini, Jonan mendatangi Gedung KPK untuk menjadi salah satu pembicara dalam acara talk show radio KanalKPK.

Menurut Giri, pihaknya mengundang Jonan sebagai pembicara karena dia salah satu contoh pemimpin yang berhasil.

"Pak Jonan salah satu contoh pemimpin teladan, selain dia berhasil memimpin PT KAI. Tapi benar hari ini dia tidak sedang dalam melaporkan gratifikasi, tapi jadi pembicara diskusi," ujar Giri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.373.836 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Tingginya Jumlah Anak Putus Sekolah

1.373.836 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Tingginya Jumlah Anak Putus Sekolah

Nasional
Demokrat: KLB Dagelan Bukan Persoalan Internal Belaka, Ada Pihak Eksternal

Demokrat: KLB Dagelan Bukan Persoalan Internal Belaka, Ada Pihak Eksternal

Nasional
Demokrat Anggap Meoldoko Lakukan 'Abuse of Power'

Demokrat Anggap Meoldoko Lakukan "Abuse of Power"

Nasional
Demokrat Sebut Kubu Kontra-AHY Tekan DPD dan DPC untuk Dukung KLB

Demokrat Sebut Kubu Kontra-AHY Tekan DPD dan DPC untuk Dukung KLB

Nasional
UPDATE 6 Maret: Sebaran 5.767 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

UPDATE 6 Maret: Sebaran 5.767 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

Nasional
Herzaky: Pemerintah Wajib Melindungi Partai Demokrat yang Sah

Herzaky: Pemerintah Wajib Melindungi Partai Demokrat yang Sah

Nasional
Waketum Golkar: Aspirasi Kader Ingin Airlangga Jadi Capres 2024

Waketum Golkar: Aspirasi Kader Ingin Airlangga Jadi Capres 2024

Nasional
Pengamat: Saatnya AHY Kumpulkan DPD dan DPC, Tunjukkan Demokrat Solid

Pengamat: Saatnya AHY Kumpulkan DPD dan DPC, Tunjukkan Demokrat Solid

Nasional
Partai Demokrat Kubu Moeldoko Dinilai Berpeluang Dapatkan SK Kemenkumham

Partai Demokrat Kubu Moeldoko Dinilai Berpeluang Dapatkan SK Kemenkumham

Nasional
Tutup Rapimnas Golkar, Airlangga Tegaskan Tolak Revisi UU Pemilu

Tutup Rapimnas Golkar, Airlangga Tegaskan Tolak Revisi UU Pemilu

Nasional
UPDATE 6 Maret: 1.130.524 Tenaga Kesehatan Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 6 Maret: 1.130.524 Tenaga Kesehatan Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 6 Maret: Pemerintah Periksa 11.126.096 Spesimen Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 6 Maret: Pemerintah Periksa 11.126.096 Spesimen Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 6 Maret: Ada 147.172 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 6 Maret: Ada 147.172 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 6 Maret: Ada 66.525 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 6 Maret: Ada 66.525 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 6 Maret: Bertambah 6.823, Total 1.189.510 Pasien Covid-19 Sembuh

UPDATE 6 Maret: Bertambah 6.823, Total 1.189.510 Pasien Covid-19 Sembuh

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X