SBY Ingatkan Pentingnya Modernisasi Alutsista Supaya Tak Dilecehkan Negara Lain

Kompas.com - 03/07/2014, 21:59 WIB
Pameran Alutsista TNI Angkatan Darat di alun- alun Jember, Jawa Timur, menjadi ajang pembelajaran bagi pelajar Jember, Jumat (13/12/13). KOMPAS.com/ Ahmad WinarnoPameran Alutsista TNI Angkatan Darat di alun- alun Jember, Jawa Timur, menjadi ajang pembelajaran bagi pelajar Jember, Jumat (13/12/13).
|
EditorFidel Ali Permana

JAKARTA, KOMPAS.com- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menilai pentingnya modernisasi alutsista bagi Indonesia bukan disiapkan untuk berperang. Namun, dia melihat alutsista diperlukan untuk tetap menjaga posisi Indonesia di dunia internasional agar tidak dilecehkan.

SBY menyebutkan dalam lima tahun terakhir, di saat pertumbuhan ekonomi yang menguat, anggaran bagi TNI pun menjadi lebih besar. Anggaran itu digunakan untuk modernisasi alutsista.

"Kita cinta damai tetapi tentu kita mencintai kedaulatan dan wilayah kita. Meski pun tidak ada niat apa pun bagi Indonesia dengan tentara yang semakin kuat dan modern, untuk menjalankan politik yang ekspansif, agresif kita tetap harus bertanggung jawab atas keutuhan wilayah NKRI. Dengan demikian kita tidak dilecehkan dan tidak semudah itu diganggu oleh negara-negara dan kekuatan lain," ungkap SBY dalam acara buka puasa bersama jajaran TNI di Mabes TNI, Kamis (3/7/2014).

SBY juga mengingatkan agar penggunaan soft power melalui diplomasi lebih diutamakan dibandingkan hard power dengan mengerahkan angkatan bersenjata digunakan. Indonesia, kata SBY, tidak pernah menginginkan peperangan tetapi mana kala ada ancaman kedaulatan, maka Indonesia akan siap berperang.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko dalam sambutan sebelum Presiden, juga menyinggung soal modernisasi alutsista. Dia memuji langkah Presiden SBY yang memutuskan meningkatkan teknologi persenjataan TNI. Menurut dia, modernisasi alutsista selaras dengan perkembangan konflik di Laut Tiongkok Selatan yang semakin memanas.

"Saya tidak bisa bayangkan, kalau perkembangan Laut Tiongkok Selatan seperti itu, tapi perkembaga alutsista kita masih seperti yang lalu dengan masih andalkan alutsista AMX13 yang sudah sangat tertinggal," imbuh Moeldoko.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kajari Bantul Sembuh, Kejaksaan Agung Termotivasi Mengatasi Covid-19

Kajari Bantul Sembuh, Kejaksaan Agung Termotivasi Mengatasi Covid-19

Nasional
Telegram Kapolri, Pemain Harga dan TImbun Kebutuhan Saat Wabah Covid-19 Jadi Incaran

Telegram Kapolri, Pemain Harga dan TImbun Kebutuhan Saat Wabah Covid-19 Jadi Incaran

Nasional
Penghina Presiden dan Pejabat dalam Penanganan Covid-19 Terancam Sanksi Penjara

Penghina Presiden dan Pejabat dalam Penanganan Covid-19 Terancam Sanksi Penjara

Nasional
Pemerintah Telah Menguji 9.712 Spesimen dalam Tes Covid-19

Pemerintah Telah Menguji 9.712 Spesimen dalam Tes Covid-19

Nasional
Pemerintah Terima Donasi Rp 82 Miliar untuk Penanganan Corona, Masyarakat Jangan Berkecil Hati

Pemerintah Terima Donasi Rp 82 Miliar untuk Penanganan Corona, Masyarakat Jangan Berkecil Hati

Nasional
Daerah Bisa Ajukan Pembatasan Sosial ke Pemerintah Pusat jika Penuhi Dua Kriteria

Daerah Bisa Ajukan Pembatasan Sosial ke Pemerintah Pusat jika Penuhi Dua Kriteria

Nasional
Masyarakat Diminta Bersihkan Sarang Nyamuk untuk Hindari Penyakit Demam Berdarah

Masyarakat Diminta Bersihkan Sarang Nyamuk untuk Hindari Penyakit Demam Berdarah

Nasional
Jubir Pemerintah: Sesuai Rekomendasi WHO, Mulai Hari Ini Semua Gunakan Masker

Jubir Pemerintah: Sesuai Rekomendasi WHO, Mulai Hari Ini Semua Gunakan Masker

Nasional
Sebaran 181 Kasus Baru Covid-19, Pasien Bertambah di 13 Provinsi

Sebaran 181 Kasus Baru Covid-19, Pasien Bertambah di 13 Provinsi

Nasional
Kemenkes: Pembatasan Sosial Berskala Besar Beda dengan Karantina

Kemenkes: Pembatasan Sosial Berskala Besar Beda dengan Karantina

Nasional
Cegah Covid-19 Saat Mudik, Harga Tiket Naik dan Penumpang Dibatasi

Cegah Covid-19 Saat Mudik, Harga Tiket Naik dan Penumpang Dibatasi

Nasional
Sebaran Covid-19 di 32 Provinsi, DKI Jakarta Catat 1.124 Kasus

Sebaran Covid-19 di 32 Provinsi, DKI Jakarta Catat 1.124 Kasus

Nasional
Bertambah 14, Total 164 Orang Sembuh dari Covid-19

Bertambah 14, Total 164 Orang Sembuh dari Covid-19

Nasional
Polri Bakal Sanksi Siapa Pun yang Halangi Petugas Tangani Covid-19

Polri Bakal Sanksi Siapa Pun yang Halangi Petugas Tangani Covid-19

Nasional
UPDATE: Tambah 7, Total Pasien Covid-19 Meninggal Ada 198 Orang

UPDATE: Tambah 7, Total Pasien Covid-19 Meninggal Ada 198 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X