"Dukungan Warga Muhammadiyah Tepis Anggapan Kubu Jokowi-JK Sekuler"

Kompas.com - 02/07/2014, 16:52 WIB
Calon presiden nomor urut 2, Joko Widodo (Jokowi) berorasi di depan warga yang memenuhi  jalan dan halaman Pasar Induk Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (19/6/2014). Dalam orasinya Jokowi mengatakan kegembiraannya karena disambut ribuan warga. KOMPAS IMAGES / KRISTIANTO PURNOMOCalon presiden nomor urut 2, Joko Widodo (Jokowi) berorasi di depan warga yang memenuhi jalan dan halaman Pasar Induk Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (19/6/2014). Dalam orasinya Jokowi mengatakan kegembiraannya karena disambut ribuan warga.
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
— Peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bakti mengatakan, dukungan Relawan Matahari Indonesia (RMI) yang merupakan eksponen dari ormas Muhammadiyah kepada pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla mematahkan tuduhan bahwa kubu pasangan nomor urut dua itu diisi orang-orang sekuler.

"Saya merasa lega karena terdapat dukungan dari Relawan Matahari Indonesia yang merupakan bagian dari warga Muhammadiyah. Hal itu menepis anggapan orang-orang yang mengidentikkan kubu Jokowi-JK dengan kelompok sekuler, merah, lambang palu arit, dan sebagainya," ujar Ikrar di Menteng, Jakarta, Rabu (2/7/2014), seperti dikutip Tribunnews.com.

Ikrar mengatakan, dengan adanya dukungan eksponen Muhammadiyah menandakan bahwa dukungan warga Islam kepada Jokowi-JK merupakan warga Islam yang penuh toleransi.

"Ini menandakan bahwa dukungan warga Islam di Jokowi-JK merupakan Islam yang penuh kesejukan. Anggapan yang selama ini menuduh kelompok Islam pada Jokowi-JK merupakan Islam yang lain dapat terhenti," ujar Ikrar.

Sebelumnya, Koordinator RMI Izzul Muslimin mengatakan tidak benar apabila warga Muhammadiyah tidak menerima pasangan Jokowi-JK. Pihaknya meyakini Jokowi-JK akan memenangkan suara warga Muhammadiyah.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 17 Januari: 11.287 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 33 Provinsi, DKI Terbanyak

UPDATE 17 Januari: 11.287 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 33 Provinsi, DKI Terbanyak

Nasional
UPDATE 17 Januari: 46.138 Spesimen Diperiksa terkait Covid-19

UPDATE 17 Januari: 46.138 Spesimen Diperiksa terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 17 Januari: Ada 73.243 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 17 Januari: Ada 73.243 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 17 Januari: Bertambah 220, Pasien Covid-19 yang Meninggal Kini 25.987 Orang

UPDATE 17 Januari: Bertambah 220, Pasien Covid-19 yang Meninggal Kini 25.987 Orang

Nasional
UPDATE 17 Januari: Bertambah 9.102 Orang dalam Satu Hari, Jumlah Pasien Sembuh Tembus Rekor

UPDATE 17 Januari: Bertambah 9.102 Orang dalam Satu Hari, Jumlah Pasien Sembuh Tembus Rekor

Nasional
UPDATE 17 Januari: Tambah 9.102, Pasien Covid-19 yang Sembuh Mencapai 736.460 Orang

UPDATE 17 Januari: Tambah 9.102, Pasien Covid-19 yang Sembuh Mencapai 736.460 Orang

Nasional
UPDATE 17 Januari: Tambah 11.287, Kini Ada 907.929 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE 17 Januari: Tambah 11.287, Kini Ada 907.929 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
Bertambah, Kini Ada 89 Rekening FPI dan Afiliasinya yang Dibekukan

Bertambah, Kini Ada 89 Rekening FPI dan Afiliasinya yang Dibekukan

Nasional
Kepala PPATK: Aneh Kalau FPI Bubar, Uangnya Tetap Jalan dan Beredar

Kepala PPATK: Aneh Kalau FPI Bubar, Uangnya Tetap Jalan dan Beredar

Nasional
Tim DVI Polri Imbau Masyarakat Beri Data Lebih Banyak soal Korban SJ 182

Tim DVI Polri Imbau Masyarakat Beri Data Lebih Banyak soal Korban SJ 182

Nasional
BNPB Akan Beri Bantuan Dana untuk Perbaikan Rumah Warga Korban Gempa Sulawesi Barat

BNPB Akan Beri Bantuan Dana untuk Perbaikan Rumah Warga Korban Gempa Sulawesi Barat

Nasional
Kepala BNPB Minta Warga di Wilayah Terdampak Gempa Sulawesi Barat Tak Terpengaruh Hoaks

Kepala BNPB Minta Warga di Wilayah Terdampak Gempa Sulawesi Barat Tak Terpengaruh Hoaks

Nasional
Jubir Vaksin: OTG Tetap Bisa Divaksin Covid-19

Jubir Vaksin: OTG Tetap Bisa Divaksin Covid-19

Nasional
Hari ke-9, Tim DVI Polri Terima 188 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya SJ-182

Hari ke-9, Tim DVI Polri Terima 188 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya SJ-182

Nasional
PMI Kirim 10 Unit Truk Tangki Air Bersih untuk Korban Gempa Sulbar

PMI Kirim 10 Unit Truk Tangki Air Bersih untuk Korban Gempa Sulbar

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X