Bawaslu Panggil Fahri Hamzah soal Komentar "Sinting"

Kompas.com - 02/07/2014, 12:36 WIB
Fahri Hamzah. KOMPAS/PRIYOMBODOFahri Hamzah.
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
— Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memanggil anggota tim pemenangan calon presiden calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Fahri Hamzah. Pemanggilan itu untuk menindaklanjuti laporan tim pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla terkait pernyataan Fahri di akun Twitter.

"(Fahri Hamzah) sudah dipanggil. Kami sudah mengirimkan undangan karena paling lambat laporan ditindaklanjuti dua hari sejak laporan diterima," ujar anggota Bawaslu Nelson Simanjuntak di Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (2/7/2014).

Namun, Nelson belum dapat memastikan kapan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu dapat memenuhi panggilan untuk diklarifikasi.

"Apakah hari ini atau besok, saya perlu cek lagi," kata Nelson.

Selain Fahri, Bawaslu juga memanggil tim advokasi Jokowi-JK sebagai pelapor. Dia mengatakan, keterangan pihak Jokowi dibutuhkan untuk menunjukkan faktor yang dinilai sebagai penghinaan bagi Jokowi dan santri di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, tim Jokowi-JK melaporkan Fahri Hamzah ke Bawaslu. Fahri menyerang Jokowi terkait janji Jokowi untuk menjadikan setiap tanggal 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional jika terpilih dalam pilpres.

Melalui akun Twitter @fahrihamzah, politisi Partai Keadilan Sejahtera itu menulis, "Jokowi janji 1 Muharam hari santri. Demi dia terpilih, 360 hari akan dijanjikan ke semua orang. Sinting!"

Fahri tidak merasa menghina Jokowi. Penulisan kata "sinting" untuk calon presiden nomor dua itu, menurut dia, merupakan kritik dan bukan penghinaan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X