Percepat Kasus "Obor Rakyat", Penyidik Akan Datangi Ahli

Kompas.com - 02/07/2014, 05:47 WIB
Tabloid Obor Rakyat Kompas.com/SABRINA ASRILTabloid Obor Rakyat
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Irjen Pol Suhardi Alius mengatakan, Polri akan mengupayakan mempercepat proses penanganan kasus tabloid Obor Rakyat.

Salah satu upaya itu adalah dengan mengirimkan penyidik mendatangi ahli bila memang diperlukan. "Kami proaktif, misal ahli tidak datang bisa kami datangi. Minta diperiksa di mana, bisa kita kirim (penyidik)," ujar Suhardi, di Jakarta, Selasa (1/7/2014).

Suhardi mengatakan, penyidik memerlukan keterangan ahli dari delik pers, ahli bahasa, ahli dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Kejaksaan Agung. Namun, kata Suhardi, baru Dewan Pers yang memenuhi panggilan penyidik.

Menurut Suhardi, mangkirnya para ahli membuat pengusutan kasus Obor Rakyat terkesan lamban. Penyidik dianggap kesulitan mengumpulkan keterangan untuk mengusut kasus lebih dalam.

"Padahal, dari keterangan saksi ahli bisa berkembang, lihat dari saksi ahli masing-masing," kata Suhardi. Polri menjadwalkan memanggil kembali para ahli, Rabu (2/7/2014). Suhardi berharap, kali ini para ahli dapat memenuhi panggilan agar kasus Obor Rakyat dapat segera ditangani.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X