Mahfud: Yang Dibilang Fahri Sinting Itu Gagasannya, Bukan Orangnya

Kompas.com - 01/07/2014, 16:06 WIB
Fahri Hamzah. KOMPAS/PRIYOMBODOFahri Hamzah.
Penulis Febrian
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Mahfud MD, menilai bahwa tanggapan beberapa pihak terhadap ocehan Fahri Hamzah melalui jejaring media sosial sudah salah persepsi. Mahfud menganggap, yang dibilang sinting oleh politisi Partai Keadilan Sosial itu adalah gagasan dari capres nomor urut dua, Joko Widodo, yang ingin menjadikan tanggal 1 Muharam sebagai hari santri.

"Yang saya baca tuh tidak bilang Jokowi sinting, tetapi gagasannya, bukan orang," ucap Mahfud di Rumah Polonia, Jakarta, Selasa (1/7/2014).

Mahfud juga menilai, ide Jokowi yang ingin menjadikan 1 Muharam sebagai hari santri hanyalah sebagai bahan kampanye semata karena 1 Muharam sudah jelas ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Mahfud juga menampik ocehan Fahri yang dianggap sudah melecehkan para santri. "Saya ini santri, nggak ada merasa dilecehkan," ucap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Sebelumnya, anggota tim pemenangan nasional Prabowo-Hatta, Fahri Hamzah, dinilai telah melakukan penghinaan terhadap para santri dan pesantren. Penilaian tersebut  disampaikan Ketua Tim Pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla dari Partai Kebangkitan Bangsa, Marwan Jafar. Marwan menyikapi pernyataan Fahri melalui akun Twitter-nya  @Fahrihamzah, yakni "Jokowi janji 1 Muharam hari Santri. Demi dia terpilih, 360 hari akan dijanjikan ke semua orang. Sinting!".

Marwan menilai pernyataan Fahri itu ibarat tantangan perang terbuka kepada kiai, pesantren, dan santri yang menyambut gembira janji Jokowi bahwa 1 Muharam adalah Hari Santri.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X