Mag Kambuh, Jusuf Kalla Mual dan Muntah Sebelum Debat

Kompas.com - 30/06/2014, 15:57 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 2, Jusuf Kalla saat debat cawapres di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Minggu (29/6/2014). Debat cawapres kali ini mengangkat tema 'Sumber Daya Manusia serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi'. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESCalon wakil presiden nomor urut 2, Jusuf Kalla saat debat cawapres di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Minggu (29/6/2014). Debat cawapres kali ini mengangkat tema 'Sumber Daya Manusia serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi'.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com — Calon presiden Joko Widodo membenarkan bahwa calon wakil presiden Jusuf Kalla mengalami sakit mag pada Minggu (29/6/2014). Penyakit itu kambuh sebelum pelaksanaan debat cawapres pada Minggu malam.

"Tadi masuk rumah sakit, ngecek mag, terus langsung pulang," ujarnya di Masjid Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (30/6/2014) siang.

Jokowi mengatakan, secara pribadi, ia belum berkomunikasi secara langsung dengan JK. Informasi diterima dari komunikasi antara ajudannya dan ajudan JK.

Secara terpisah, juru bicara Jokowi-JK, Anies Baswedan, mengatakan bahwa sakit mag JK kambuh pada hari pertama puasa kemarin. Ia mengatakan, gejala sakit mag itu muncul sebelum pelaksanaan debat. Sebelum naik ke panggung JK, mengalami mual dan muntah-muntah.

"Sudah diendoskopi dan tidak apa-apa. Sekarang Pak JK sudah istirahat di rumah," kata Anies dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Senin.

Seusai debat tadi malam, JK memeriksakan kesehatannya ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat. Ia menjalani rawat inap selama 6 jam sebelum kembali ke rumahnya pada Senin siang.

"Saya flu berat. Kemarin flu, terus langsung debat, ngomong selama satu setengah jam. Jadi, kata dokter, mesti rehat dulu. Saya istirahat di sana selama enam jam," kata Jusuf Kalla di kediamannya di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, saat baru tiba dari rumah sakit, Senin (30/6/2014) pukul 13.20 WIB.

Kalla menambahkan, selama istirahat enam jam di RS tersebut, ia tidak banyak diperiksa dokter. Dokter memberinya vitamin dan meminta dia beristirahat.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua Muhammadiyah Dukung Amendemen UUD 1945 Terbatas soal GBHN

Ketua Muhammadiyah Dukung Amendemen UUD 1945 Terbatas soal GBHN

Nasional
Eks Koruptor Boleh Ikut Pilkada, Johan Budi: Sudah Cacat Moral, Harusnya Dilarang

Eks Koruptor Boleh Ikut Pilkada, Johan Budi: Sudah Cacat Moral, Harusnya Dilarang

Nasional
Ketua DPR: PPATK Harusnya Tak Ungkap Rekening Kasino Kepala Daerah ke Publik

Ketua DPR: PPATK Harusnya Tak Ungkap Rekening Kasino Kepala Daerah ke Publik

Nasional
Hanura Sebut Wiranto Tak Komunikasi soal Jabatan Wantimpres

Hanura Sebut Wiranto Tak Komunikasi soal Jabatan Wantimpres

Nasional
Jabat Kapolda Papua Barat, Tornagogo Janji Kedepankan 'Soft Approach'

Jabat Kapolda Papua Barat, Tornagogo Janji Kedepankan "Soft Approach"

Nasional
Resmi Jabat Kabareskrim, Irjen Listyo Sigit Diminta Kedepankan Pendekatan Keadilan Restoratif

Resmi Jabat Kabareskrim, Irjen Listyo Sigit Diminta Kedepankan Pendekatan Keadilan Restoratif

Nasional
Survei Median Ungkap Tiga Alasan Rakyat Solo Memilih Gibran

Survei Median Ungkap Tiga Alasan Rakyat Solo Memilih Gibran

Nasional
Ketua DPR Tak Bisa Pastikan Omnibus Law Rampung dalam 3 Bulan

Ketua DPR Tak Bisa Pastikan Omnibus Law Rampung dalam 3 Bulan

Nasional
Soal Anggaran Pertahanan, Gubernur Lemhannas Ingatkan Ini ke Prabowo

Soal Anggaran Pertahanan, Gubernur Lemhannas Ingatkan Ini ke Prabowo

Nasional
Kemendagri Nilai Tak Seharusnya PPATK Ungkap Rekening Kepala Daerah di Kasino ke Publik

Kemendagri Nilai Tak Seharusnya PPATK Ungkap Rekening Kepala Daerah di Kasino ke Publik

Nasional
Polri Belum Tentukan Perpanjangan Masa Kerja Satgas Tinombala

Polri Belum Tentukan Perpanjangan Masa Kerja Satgas Tinombala

Nasional
Hanura Gelar Pemilihan Ketum Baru, Oesman Sapta Calon Tunggal

Hanura Gelar Pemilihan Ketum Baru, Oesman Sapta Calon Tunggal

Nasional
Apa yang Diingat Mahfud MD Ketika Ditanya soal Yogyakarta?

Apa yang Diingat Mahfud MD Ketika Ditanya soal Yogyakarta?

Nasional
PPATK Temukan Rekening Kepala Daerah di Kasino, Johan Budi: Serahkan ke Penegak Hukum, Usut Tuntas!

PPATK Temukan Rekening Kepala Daerah di Kasino, Johan Budi: Serahkan ke Penegak Hukum, Usut Tuntas!

Nasional
Rekomendasi Lengkap Mukernas PPP untuk Internal, Parlemen, dan Pemerintah

Rekomendasi Lengkap Mukernas PPP untuk Internal, Parlemen, dan Pemerintah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X