Tantowi Tawari Anies Kursi Menteri Pendidikan

Kompas.com - 24/06/2014, 15:22 WIB
Akademisi Anies Baswedan (kiri) bersama personil Slank Bimbim menghadiri konser 'Revolusi Harmoni, Revolusi Mental' bersama musisi Indonesia lainnya di Senayan, Jakarta, Rabu (11/6/2014). Konser tersebut digelar untuk mendukung pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam Pilpres 9 Juli mendatang. TRIBUN / DANY PERMANAAkademisi Anies Baswedan (kiri) bersama personil Slank Bimbim menghadiri konser 'Revolusi Harmoni, Revolusi Mental' bersama musisi Indonesia lainnya di Senayan, Jakarta, Rabu (11/6/2014). Konser tersebut digelar untuk mendukung pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam Pilpres 9 Juli mendatang.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com — Juru Bicara Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Tantowi Yahya, menawari Juru Bicara Tim Pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Anies Baswedan, untuk mengisi kursi menteri pendidikan. Hal tersebut terjadi ketika keduanya mengisi acara diskusi panel Fisip untuk Bangsa di Universitas Indonesia, Depok, Selasa (24/6/2014).

Awalnya, saat sesi tanya jawab, Anies bertanya kepada Tantowi mengenai program reformasi yang akan diusung oleh Prabowo-Hatta jika terpilih dalam Pemilu Presiden 9 Juli mendatang. Tantowi pun menjelaskan bahwa pihaknya berencana untuk merekrut semua tokoh terbaik untuk dipekerjakan di tempat yang strategis.

"Pak Prabowo sendiri yang mengatakan kalau kabinet nantinya akan diisi oleh orang-orang baik, termasuk dari PDI-P, Nasdem, apalagi kalau orang seperti Pak Anies seperti ini yang kita pakai," ujarnya.

Setelah itu, Tantowi pun langsung menawarkan kursi menteri pendidikan kepada Rektor Universitas Paramadina itu. "Tidak menutup kemungkinan nantinya Pak Anies ini akan kita tarik untuk mengisi kursi menteri pendidikan bersama sejumlah orang hebat yang lainnya," ucap Tantowi yang langsung disambut riuh ratusan peserta yang hadir.

Anies pun hanya tersenyum kecil menanggapi ucapan Tantowi itu. Saat giliran Anies yang mendapatkan giliran bicara, moderator Hanta Yudha kemudian menyarankan Anies untuk menanggapi ajakan Tantowi itu. Namun, Anies tidak menyingung hal itu. Dia kembali berbicara mengenai substansi debat.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larang eks Koruptor Ikut Pilkada, KPU Disebut Melanggar Hukum dan HAM

Larang eks Koruptor Ikut Pilkada, KPU Disebut Melanggar Hukum dan HAM

Nasional
Kapolri Minta Kepala Daerah Laporkan Kapolres yang Minta Jatah Proyek

Kapolri Minta Kepala Daerah Laporkan Kapolres yang Minta Jatah Proyek

Nasional
Mahfud Minta Kementerian dan Lembaga Tak Keberatan dengan Omnibus Law

Mahfud Minta Kementerian dan Lembaga Tak Keberatan dengan Omnibus Law

Nasional
Politisi PDI-P Ini Klaim Parpolnya Tolak Eks Koruptor Mendaftar Pilkada 2020

Politisi PDI-P Ini Klaim Parpolnya Tolak Eks Koruptor Mendaftar Pilkada 2020

Nasional
Periksa Wagub Lampung, KPK Dalami Rencana Eks Bupati Lampung Tengah Maju Pilkada

Periksa Wagub Lampung, KPK Dalami Rencana Eks Bupati Lampung Tengah Maju Pilkada

Nasional
Tjahjo Kumolo Kaji Penambahan Jumlah Perwira Tinggi di TNI dan Polri

Tjahjo Kumolo Kaji Penambahan Jumlah Perwira Tinggi di TNI dan Polri

Nasional
Mahfud MD Sebut Program Deradikalisasi Tak Perlu Dievaluasi, tetapi Diperkuat

Mahfud MD Sebut Program Deradikalisasi Tak Perlu Dievaluasi, tetapi Diperkuat

Nasional
KPK Tahan Tersangka Penyuap Kasus Restitusi Pajak Mobil Mewah

KPK Tahan Tersangka Penyuap Kasus Restitusi Pajak Mobil Mewah

Nasional
Mahfud Sebut Parlemen Tak Memahami Konsep Omnibus Law Secara Utuh

Mahfud Sebut Parlemen Tak Memahami Konsep Omnibus Law Secara Utuh

Nasional
Bertemu Dubes India, Prabowo Sebut Indonesia dan India Miliki Peluang Besar Kerja Sama Maritim

Bertemu Dubes India, Prabowo Sebut Indonesia dan India Miliki Peluang Besar Kerja Sama Maritim

Nasional
Mahfud MD: Investasi Terhambat Aturan Hukum yang Berbeda-Beda

Mahfud MD: Investasi Terhambat Aturan Hukum yang Berbeda-Beda

Nasional
Bicara soal BUMN dengan Erick Thohir, Ahok: Dari Sarinah sampai Krakatau Steel

Bicara soal BUMN dengan Erick Thohir, Ahok: Dari Sarinah sampai Krakatau Steel

Nasional
Menko Polhukam Sebut Omnibus Law Dibutuhkan Agar Investasi Tak Macet

Menko Polhukam Sebut Omnibus Law Dibutuhkan Agar Investasi Tak Macet

Nasional
Golkar Gandeng 10 Lembaga Survei Jelang Pilkada Serentak 2020

Golkar Gandeng 10 Lembaga Survei Jelang Pilkada Serentak 2020

Nasional
Usut Kasus HAM Masa Lalu, Pemerintah Ingin Hidupkan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi

Usut Kasus HAM Masa Lalu, Pemerintah Ingin Hidupkan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X