Jokowi Takjub terhadap Antusiasme Pendukung di Pontianak

Kompas.com - 23/06/2014, 20:56 WIB
Calon presiden Joko Widodo saat tiba di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (23/6/2014). KOMPAS.com/Indra AkuntonoCalon presiden Joko Widodo saat tiba di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (23/6/2014).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


PONTIANAK, KOMPAS.com - Calon presiden Joko Widodo mengaku takjub dan senang terhadap dukungan yang diberikan oleh warga Pontianak, Kalimantan Barat. Warga tampak antusias memberikan dukungan meski menunggu lama karena Jokowi terlambat hadir.

"Di Kalimantan Barat, di Pontianak, saya lihat paling kompak. Saya sudah berkeliling dari Aceh sampai Papua, Pontianak paling kompak, sampai malam masih seperti ini," kata Jokowi di rumah adat Radakng, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (23/6/2014) malam.

Jokowi dijadwalkan tiba di rumah adat Radakng pada sore hari. Akan tetapi, karena padatnya kegiatan, Jokowi baru tiba pada Senin petang. Setibanya di sana, Jokowi langsung disambut oleh tetua adat Suku Dayak Iban, Edi Baraun, dan Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Cornelis. Jokowi juga disambut tarian khas Dayak, tari ngajat, serta diberi topi kebesaran adat, yang berhias bulu burung enggang.

Dalam orasinya, Jokowi meminta para warga saling mengajak warga lain untuk mendukung dan memilihnya pada Pemilu Presiden 9 Juli 2014. Ia berharap dapat menang mutlak di Kalimantan Barat. "Di Kalbar ini menangnya jangan menang tipis, harus menang mutlak," ujarnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Penyebaran, Satgas Pastikan Akan Telusuri Kasus Mutasi Virus Corona

Cegah Penyebaran, Satgas Pastikan Akan Telusuri Kasus Mutasi Virus Corona

Nasional
UPDATE 2 Maret: Pemerintah Telah Periksa 10.868.049 Spesimen Covid-19

UPDATE 2 Maret: Pemerintah Telah Periksa 10.868.049 Spesimen Covid-19

Nasional
UPDATE 2 Maret: Ada 73.977 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 2 Maret: Ada 73.977 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 2 Maret: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 149.645 Orang

UPDATE 2 Maret: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 149.645 Orang

Nasional
Gus Yaqut dan Said Aqil Kembali Tak Hadir, Kuasa Hukum Sugi Nur Walk Out

Gus Yaqut dan Said Aqil Kembali Tak Hadir, Kuasa Hukum Sugi Nur Walk Out

Nasional
UPDATE 2 Maret: Tambah 193, Total Ada 36.518 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 2 Maret: Tambah 193, Total Ada 36.518 Pasien Covid-19 Meninggal

Nasional
Aturan Investasi Industri Miras Dicabut, PBNU Berharap Pemerintah Tak Sembrono Buat Kebijakan

Aturan Investasi Industri Miras Dicabut, PBNU Berharap Pemerintah Tak Sembrono Buat Kebijakan

Nasional
UPDATE 2 Maret: Total 1.160.863 Pasien Covid-19 Sembuh

UPDATE 2 Maret: Total 1.160.863 Pasien Covid-19 Sembuh

Nasional
Menkes Harap Masyarakat Bisa Rasakan Pelayanan Kesehatan Berbasis Data

Menkes Harap Masyarakat Bisa Rasakan Pelayanan Kesehatan Berbasis Data

Nasional
Setahun Covid-19 RI: Bertambah 5.712 Total Kasus Mencapai 1.347.026

Setahun Covid-19 RI: Bertambah 5.712 Total Kasus Mencapai 1.347.026

Nasional
DVI Polri Tutup Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182, 3 Orang Belum Teridentifikasi

DVI Polri Tutup Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182, 3 Orang Belum Teridentifikasi

Nasional
Aturan Investasi Industri Miras yang Hanya Bertahan Satu Bulan...

Aturan Investasi Industri Miras yang Hanya Bertahan Satu Bulan...

Nasional
Pernyataan Lengkap Jokowi soal Pencabutan Aturan Investasi Industri Miras dalam Perpres 10/2021

Pernyataan Lengkap Jokowi soal Pencabutan Aturan Investasi Industri Miras dalam Perpres 10/2021

Nasional
Aturan Investasi Miras Dicabut, PPP Minta Menteri dan Orang di Sekitar Presiden Hati-hati Beri Masukan

Aturan Investasi Miras Dicabut, PPP Minta Menteri dan Orang di Sekitar Presiden Hati-hati Beri Masukan

Nasional
Respons Pemerintah Selama Setahun Tangani Pandemi Dinilai Kadang Baik, Kadang Buruk

Respons Pemerintah Selama Setahun Tangani Pandemi Dinilai Kadang Baik, Kadang Buruk

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X