Kompas.com - 23/06/2014, 15:49 WIB
Jajak pendapat Kompas tentang adu konsep ekonomi antarcalon presiden. KOMPASJajak pendapat Kompas tentang adu konsep ekonomi antarcalon presiden.
EditorLaksono Hari Wiwoho

Dalam debat 15 Juni lalu, Prabowo melakukan improvisasi dengan mengeluarkan pernyataan di luar materi yang tercantum dalam visi-misinya, misalnya pernyataan akan menutup ”kebocoran” keuangan dan kekayaan negara sebesar Rp 1.000 triliun, bahkan Rp 7.200 triliun. Pernyataan ini memicu kritik pemerintah dan pengamat anggaran negara bahwa angka yang disajikan minim validasi. Demikian juga pertanyaan Jokowi tentang TPID (tim pemantauan dan pengendalian inflasi daerah) yang menuai keriuhan di media sosial. Ada yang mendukung dengan asumsi bahwa presiden harus tahu aspek-aspek permasalahan daerah. Sebaliknya, ada yang menganggap pertanyaan tersebut terlalu teknis bagi seorang presiden.

Sebenarnya, TPID yang dibentuk sejak 2008 oleh Bank Indonesia bersama kementerian terkait ini punya tujuan khusus, antara lain, meningkatkan kesadaran daerah terhadap dampak inflasi bagi pembangunan dan kesejahteraan. Karena inflasi sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat, mengelola inflasi sangat membantu kesejahteraan masyarakat.

Secara umum, jajak pendapat menunjukkan, kedua capres berhasil meyakinkan publik responden dalam mengatasi ketimpangan ekonomi dan kesejahteraan. Namun, intensitasnya berbeda. Pasangan Prabowo-Hatta mampu meyakinkan 2 dari 5 responden. Adapun Jokowi-JK meyakinkan 3 dari 5 responden.

Sebagian masyarakat menjadikan debat presiden ini sebagai ajang untuk memantapkan pilihan. Terbukti, 7 dari 10 responden tidak akan mengubah pilihannya. Namun, ada pula yang sebaliknya. Sebanyak 1 dari 10 responden menyatakan mengubah pilihannya, baik dari pasangan Jokowi-JK menjadi ke pasangan Prabowo-Hatta maupun sebaliknya.

Apa pun kelebihan yang dimiliki setiap capres dan pasangannya tampaknya akan tetap membuat masyarakat menunggu debat capres sesi berikutnya. (Litbang Kompas)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenag: Total 4.674 Jemaah Berangkat Umrah Sejak Januari

Kemenag: Total 4.674 Jemaah Berangkat Umrah Sejak Januari

Nasional
Tak Hanya Pasien Lansia dan Komorbid, Risiko Fatalitas Varian Omicron Juga Mengancam Anak-anak

Tak Hanya Pasien Lansia dan Komorbid, Risiko Fatalitas Varian Omicron Juga Mengancam Anak-anak

Nasional
UPDATE 23 Januari: 251.907 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate PCR 9,22 Persen

UPDATE 23 Januari: 251.907 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate PCR 9,22 Persen

Nasional
Golkar Janji Tak Akan Usung Capres Selain Airlangga di Pilpres 2024

Golkar Janji Tak Akan Usung Capres Selain Airlangga di Pilpres 2024

Nasional
Cerita Pramono Anung tentang Megawati: Pernah Akan Pecat Kader yang Mau Interupsi Pidato SBY

Cerita Pramono Anung tentang Megawati: Pernah Akan Pecat Kader yang Mau Interupsi Pidato SBY

Nasional
Golkar Akan Kerahkan Organisasi Sayap untuk Promosikan Airlangga

Golkar Akan Kerahkan Organisasi Sayap untuk Promosikan Airlangga

Nasional
UPDATE 23 Januari: 18.891 Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Jalani Isolasi

UPDATE 23 Januari: 18.891 Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Jalani Isolasi

Nasional
Saling Sindir Anies-Giring, Pengamat: Politik Itu soal Perkelahian, Menegasi dan Membantah

Saling Sindir Anies-Giring, Pengamat: Politik Itu soal Perkelahian, Menegasi dan Membantah

Nasional
Guntur Soekarnoputra Ungkap Masa Kecil Megawati: Jago Main Bola

Guntur Soekarnoputra Ungkap Masa Kecil Megawati: Jago Main Bola

Nasional
UPDATE 23 Januari: 2.925 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 27 Provinsi

UPDATE 23 Januari: 2.925 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 27 Provinsi

Nasional
UPDATE 23 Januari: 124.080.794 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 23 Januari: 124.080.794 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 23 Januari: Bertambah 14, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 144.220 Jiwa

UPDATE 23 Januari: Bertambah 14, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 144.220 Jiwa

Nasional
UPDATE 23 Januari: Bertambah 712, Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.123.267

UPDATE 23 Januari: Bertambah 712, Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.123.267

Nasional
UPDATE 23 Januari: Ada 4.470 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 23 Januari: Ada 4.470 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
Pengamat: Anies Harus Berterimakasih ke Giring

Pengamat: Anies Harus Berterimakasih ke Giring

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.