Kompas.com - 20/06/2014, 09:59 WIB
Calon presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Induk Cibitung, Bekasi, Senin (16/6/2014). Ia disambut ratusan pedagang pendukungnya. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOCalon presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Induk Cibitung, Bekasi, Senin (16/6/2014). Ia disambut ratusan pedagang pendukungnya.
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com -
Kubu pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla mengakui gencarnya kampanye hitam membuat energi relawan terkuras. Pasalnya, mereka harus mengeluarkan tenaga untuk mengklarifikasi tudingan kampanye hitam terhadap Jokowi, ketimbang mensosialisasikan visi-misi calon presiden.

"(Kampanye hitam) efektif di bawah. Timses harus bawa selebaran untuk klarifikasi SARA. Energi jadi bertambah, seharusnya kan untuk sosialisasi visi-misi," kata Anggota Timses Jokowi-JK, Eva Kusuma Sundari, di Jakarta, Jumat (20/6/2014), seperti dikutip Tribunnews.com.

Mengenai adanya penurunan elektabilitas Jokowi di Jakarta, Eva mengatakan, secara nasional masih diatas Prabowo Subianto. Ia pun menegaskan mesin partai akan digencarkan untuk memenangkan pasangan nomor urut dua itu.

"Masih belum full, kemarin masih relawan. Mesin partai belum full capacity," kata anggota Komisi III DPR itu.

Eva mengatakan, saat ini Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri serta Ketua DPP Puan Maharani keliling ke daerah-daerah untuk terus berkampanye bagi pasangan Jokowi-JK. Ia mengakui Jakarta dan Jawa Barat merupakan pertarungan terpenting antar kedua pasangan capres-cawapres itu.

"Dua minggu terakhir dua tim berjuang di Jakarta dan Jabar. Kalau kami yakin Jateng dan Jatim penyangga kemenangan. Bonusnya di Jakarta dan Jabar," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Statuta UI Dinilai Cacat, Anggota Parpol Bisa Masuk MWA hingga Kewenangan Dewan Guru Besar Dikerdilkan

Statuta UI Dinilai Cacat, Anggota Parpol Bisa Masuk MWA hingga Kewenangan Dewan Guru Besar Dikerdilkan

Nasional
Pimpinan DPR: Jangan Sampai Ada Penimbunan Obat Terapi Covid-19

Pimpinan DPR: Jangan Sampai Ada Penimbunan Obat Terapi Covid-19

Nasional
Wapres: 14.385 Insan Pers Telah Divaksinasi Dosis Kedua

Wapres: 14.385 Insan Pers Telah Divaksinasi Dosis Kedua

Nasional
Ribuan Orang Meninggal Saat Isolasi Mandiri, Tanggung Jawab Negara Dinanti

Ribuan Orang Meninggal Saat Isolasi Mandiri, Tanggung Jawab Negara Dinanti

Nasional
UPDATE 24 Juli: Sebaran 45.416 Kasus Baru Covid-19, Paling Tinggi DKI Jakarta

UPDATE 24 Juli: Sebaran 45.416 Kasus Baru Covid-19, Paling Tinggi DKI Jakarta

Nasional
UPDATE 24 Juli: 17.475.996 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 24 Juli: 17.475.996 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 24 Juli: Sebanyak 252.696 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Harian 25,24 Persen

UPDATE 24 Juli: Sebanyak 252.696 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Harian 25,24 Persen

Nasional
Sebanyak 39.767 Pasien Covid-19 Sembuh dalam Sehari, Tertinggi Selama Pandemi

Sebanyak 39.767 Pasien Covid-19 Sembuh dalam Sehari, Tertinggi Selama Pandemi

Nasional
UPDATE 24 Juli: Ada 264.578 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 24 Juli: Ada 264.578 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 24 Juli: Ada 574.135 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 24 Juli: Ada 574.135 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 24 Juli: Bertambah 39.767, Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Mencapai 2.471.678

UPDATE 24 Juli: Bertambah 39.767, Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Mencapai 2.471.678

Nasional
UPDATE 24 Juli: Tambah 1.415, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Kini 82.013

UPDATE 24 Juli: Tambah 1.415, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Kini 82.013

Nasional
UPDATE 24 Juli: Bertambah 45.416, Kasus Covid-19 di Indonesia Kini Capai 3.127.826 Orang

UPDATE 24 Juli: Bertambah 45.416, Kasus Covid-19 di Indonesia Kini Capai 3.127.826 Orang

Nasional
BEM UI: PP 75/2021 tentang Statuta UI Harus Dicabut, Banyak Pasal Bermasalah

BEM UI: PP 75/2021 tentang Statuta UI Harus Dicabut, Banyak Pasal Bermasalah

Nasional
Ular Sanca 2 Meter Ditemukan di Ventilasi Kamar Mandi Rumah Warga di Pamulang

Ular Sanca 2 Meter Ditemukan di Ventilasi Kamar Mandi Rumah Warga di Pamulang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X