Kompas.com - 19/06/2014, 10:34 WIB
Calon presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Induk Cibitung, Bekasi, Senin (16/6/2014). Joko Widodo disambut ratusan pedagang pendukungnya. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOCalon presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Induk Cibitung, Bekasi, Senin (16/6/2014). Joko Widodo disambut ratusan pedagang pendukungnya.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

TEGAL, KOMPAS.com - Sejumlah relawan pendukung Joko Widodo-Mohammad Jusuf Kalla menangkal kampanye hitam sepanjang konvoi dari Tegal ke Brebes, Jawa Tengah, Kamis (19/6/2014). Mereka memberitahukan kepada setiap orang yang ditemuinya di jalan.

Pantauan Kompas.com, Jokowi dan keluarga bertolak dari sebuah hotel di Tegal ke Brebes sekitar pukul 09.30 WIB. Ratusan relawan yang menggunakan sepeda motor mengikuti rombongan sehingga menjadi iringan konvoi. Konvoi menarik perhatian warga sepanjang jalan.

Para relawan memanfaatkan konvoi dengan menangkal kampanye hitam yang selama ini menyerang Jokowi. Mulai dari Jokowi keturunan etnis Tiongkok, penghapusan beras miskin hingga penghapusan tunjangan sertifikasi guru.

"Krungu kabar ora penak apa ndak Bu tentang Jokowi? Isu SARA dan lain-lain, ojo rungokke (Dengar kabar tidak enak atau tidak bu tentang Jokowi? Isu SARA dan lain-lain jangan didengarkan ya)," ujar relawan.

"Iya, sing ngapusi raskin iku lho. Ndak, ndak, ndak percaya (iya, yang katanya hapuskan raskin itu. Tidak, tidak percaya)," timpal seorang tukang bakso yang tengah mangkal di tepi jalan.

"Kasih tau keluarga dan teman-teman lainnya ya," ujar relawan.

Aksi tersebut terus berlanjut jika para relawan menemukan kerumunan ibu-ibu. Semua orang yang disasar relawan menyambut positif cara demikian. Tidak ada yang mempertentangkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain menangkal kampanye hitam, relawan itu pun juga membagi-bagikan kaos dengan gambar Jokowi seorang diri atau Jokowi dan sang calon wakil presiden Jusuf Kalla.

Sekitar pukul 10.12 WIB, Jokowi menyempatkan diri untuk mampir di tempat pelelangan ikan Tegal Sari sebelum bertolak ke Brebes. Acara Jokowi di Tegal tersebut merupakan bagian dari rangkaian safari politik Jokowi di Pantai Utara Jawa. Setelah kemarin menyapa warga mulai dari Bekasi, Subang, Indramayu, hingga Cirebon, kali ini Jokowi berkesempatan menghadiri acara relawan di Tegal dan akan dilanjutkan hingga ke Solo Jawa Tengah.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut dan Moeldoko, Para Pejabat yang Laporkan Aktivis ke Polisi...

Luhut dan Moeldoko, Para Pejabat yang Laporkan Aktivis ke Polisi...

Nasional
Dilaporkan Luhut, Kuasa Hukum Fatia Sebut yang Disampaikan Kliennya Bukan Pencemaran Nama Baik

Dilaporkan Luhut, Kuasa Hukum Fatia Sebut yang Disampaikan Kliennya Bukan Pencemaran Nama Baik

Nasional
Kemenkes: Kasus Kematian Covid-19 Turun 48 Persen Sepekan Terakhir

Kemenkes: Kasus Kematian Covid-19 Turun 48 Persen Sepekan Terakhir

Nasional
Akses Konten Negatif Terkait SARA Diputus, Menkominfo: Tak Ada Ruang bagi Penista Agama

Akses Konten Negatif Terkait SARA Diputus, Menkominfo: Tak Ada Ruang bagi Penista Agama

Nasional
TNI AL Bangun 2 Kapal Rumah Sakit untuk Penanganan Covid-19

TNI AL Bangun 2 Kapal Rumah Sakit untuk Penanganan Covid-19

Nasional
Wapres: Sektor Utama Halal Value Chain Produk Indonesia Tumbuh Positif Meski Pandemi

Wapres: Sektor Utama Halal Value Chain Produk Indonesia Tumbuh Positif Meski Pandemi

Nasional
Usai Diperiksa Terkait Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece, Irjen Napoleon Diisolasi

Usai Diperiksa Terkait Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece, Irjen Napoleon Diisolasi

Nasional
Polisikan Haris Azhar dan Fatia, Luhut: Siapa Pun Boleh Kritik Selama Pakai Data yang Bisa Diuji

Polisikan Haris Azhar dan Fatia, Luhut: Siapa Pun Boleh Kritik Selama Pakai Data yang Bisa Diuji

Nasional
OTT di Kolaka Timur, KPK Amankan 6 Orang Termasuk Bupati dan Kepala BPBD

OTT di Kolaka Timur, KPK Amankan 6 Orang Termasuk Bupati dan Kepala BPBD

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 22,33 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 22,33 Persen

Nasional
Kemenkominfo Putus Akses terhadap 2,6 Juta Konten Negatif, Terbanyak Pornografi

Kemenkominfo Putus Akses terhadap 2,6 Juta Konten Negatif, Terbanyak Pornografi

Nasional
UPDATE 22 April: Ada 49.662 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 22 April: Ada 49.662 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 22 September: Sebaran 2.720 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jatim

UPDATE 22 September: Sebaran 2.720 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jatim

Nasional
Haris Azhar Sempat Kirim Undangan Pertemuan, tapi Luhut Tidak Datang

Haris Azhar Sempat Kirim Undangan Pertemuan, tapi Luhut Tidak Datang

Nasional
UPDATE 22 September: 256.163 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate dengan PCR 5,24 Persen

UPDATE 22 September: 256.163 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate dengan PCR 5,24 Persen

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.