Kompas.com - 17/06/2014, 17:14 WIB
Calon presiden Joko Widodo saat persiapan kampanye di Karawang, Jawa Barat, Selasa (17/6/2014). Pemilu Presiden 2014 akan diselenggarakan pada 9 Juli 2014. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOCalon presiden Joko Widodo saat persiapan kampanye di Karawang, Jawa Barat, Selasa (17/6/2014). Pemilu Presiden 2014 akan diselenggarakan pada 9 Juli 2014.
|
EditorHindra Liauw
SUBANG, KOMPAS.com - Calon presiden Joko "Jokowi" Widodo berkomitmen untuk tidak akan mengubah ritme kerjanya jika terpilih menjadi presiden. Sebagian besar waktunya nanti akan dihabiskan di lapangan untuk bertemu dengan rakyatnya.

"Kalau jadi presiden, saya akan lebih banyak di sawah, di kampung, di kampung nelayan. Apa ndak boleh?" ujarnya di depan seribu lebih pendukungnya saat kampanye di Alun-alun Pegaden, Subang, Jawa Barat, Selasa (17/6/2014) siang.

Berada di tengah masyarakat, lanjut Jokowi, sangat penting bagi perkembangan demokrasi di Indonesia. Demokrasi menurut Jokowi adalah bagaimana mendengar keluhan rakyat dan diimplementasikan menjadi kebijakan yang menjawab persoalan-persoalan tersebut.

Jokowi tidak habis pikir ada pemimpin yang jarang menemui dan berdiskusi dengan rakyatnya. Jokowi bertanya, bagaiaman seorang pemimpin menerapkan satu kebijakan tanpa berinteraksi dengan rakyatnya.

"Melihat penderitaan rakyat dari mana? Dari kantor? Kalau mau enak, saya juga duduk saja di kantor, ada AC, makanan disediakan," lanjut Jokowi.

Jokowi lalu bertanya kepada pendukungnya yang terdiri dari petani, nelayan dan pedagang tersebut, yakni soal ketersediaan dan harga pupuk. Menurut mereka harga pupuk mahal dan ketersediaannya kerap langka di pasaran.

Jokowi berjanji jika dirinya dipercaya untuk memimpin Indonesia, harga pupuk dapat ditekan dan pasokan pupuk bakal lancar.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kampanye di alun-alun itu merupakan bagian dari safari politik Jokowi di pantai utara Pulau Jawa. Jokowi mengawali kampanyenya di Pantura sejak Senin (16/6/2014) dan sesuai rencana berakhir pada Sabtu (21/6/2014).

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menag: Saudi Umumkan Haji Hanya untuk Warganya dan Ekspatriat di Negara Itu

Menag: Saudi Umumkan Haji Hanya untuk Warganya dan Ekspatriat di Negara Itu

Nasional
PBNU: Wacana Pengenaan PPN untuk Pendidikan dan Sembako Tidak Tepat

PBNU: Wacana Pengenaan PPN untuk Pendidikan dan Sembako Tidak Tepat

Nasional
Giri Suprapdiono Sebut 3 Skenario Pelemahan KPK Melalui TWK

Giri Suprapdiono Sebut 3 Skenario Pelemahan KPK Melalui TWK

Nasional
UPDATE 12 Juni: Pemerintah Periksa 17.833.717 Spesimen Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 12 Juni: Pemerintah Periksa 17.833.717 Spesimen Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
Update: Sebaran 7.465 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jakarta

Update: Sebaran 7.465 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jakarta

Nasional
UPDATE 12 Juni: Ada 106.894 Kasus Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 12 Juni: Ada 106.894 Kasus Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
Update 12 Juni: Ada 108.324 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Update 12 Juni: Ada 108.324 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Update: Bertambah 5.292, Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 1.740.436 Orang

Update: Bertambah 5.292, Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 1.740.436 Orang

Nasional
Update 12 Juni: Bertambah 164, Korban Meninggal Dunia akibat Covid-19 Jadi 52.730 Orang

Update 12 Juni: Bertambah 164, Korban Meninggal Dunia akibat Covid-19 Jadi 52.730 Orang

Nasional
Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi, Panglima TNI Ingatkan Petugas Mesti Paham Tugas Pengendalian Covid-19

Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi, Panglima TNI Ingatkan Petugas Mesti Paham Tugas Pengendalian Covid-19

Nasional
UPDATE: Tambah 7.465, Kasus Covid-19 Indonesia Kini 1.901.490 Orang

UPDATE: Tambah 7.465, Kasus Covid-19 Indonesia Kini 1.901.490 Orang

Nasional
Presiden Jokowi: Kita Tunjukkan, Bali Destinasi Sangat Aman Dikunjungi

Presiden Jokowi: Kita Tunjukkan, Bali Destinasi Sangat Aman Dikunjungi

Nasional
Pengamat Nilai Pemberantasan Pungli Era Jokowi Lama Tak Terdengar

Pengamat Nilai Pemberantasan Pungli Era Jokowi Lama Tak Terdengar

Nasional
Soal Rencana Sembako Kena PPN, Stafsus Menkeu: Pemerintah Satu Barisan dengan Pedagang Pasar

Soal Rencana Sembako Kena PPN, Stafsus Menkeu: Pemerintah Satu Barisan dengan Pedagang Pasar

Nasional
Mengingat Pembentukan Saber Pungli dan Sejarah Pemberantasan Pungutan Liar di Indonesia...

Mengingat Pembentukan Saber Pungli dan Sejarah Pemberantasan Pungutan Liar di Indonesia...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X