Kompas.com - 16/06/2014, 21:56 WIB
Ilustrasi surat suara: Yuanita, warga Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat menunjukkan KTP dan surat suara sebelum menyalurkan suaranya di TPS 35, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2009).  Kompas/ Priyombodo Ilustrasi surat suara: Yuanita, warga Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat menunjukkan KTP dan surat suara sebelum menyalurkan suaranya di TPS 35, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2009).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Pencetakan surat suara Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 untuk kebutuhan 14 provinsi telah mencapai 100 persen. Beberapa provinsi bahkan telah menerima kiriman surat suara.

"Ada 14 provinsi yang surat suaranya sudah selesai dicetak. Itu berdasarkan laporan hingga kemarin (Minggu, 15 Juni 2014) sore," kata Komisioner KPU Arief Budiman, di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Senin (16/6/2014).

Keempat belas provinsi itu adalah Papua, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Maluku, Bali, Maluku Utara, Kepulauan Riau, dan Papua Barat. Arief mengatakan, beberapa provinsi sudah menerima kebutuhan seluruh surat suara untuk Papua, Provinsi Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Maluku, Maluku Utara, dan Kepulauan Riau.

Lebih lanjut, Arief memaparkan, jumlah surat suara yang diproduksi saat ini masih berdasarkan kontrak yang tertuang dalam Surat Keputusan 355 dengan total kontrak senilai Rp 24.261.973.142,00. Dengan nilai tersebut, total surat suara sebanyak 192.226.976 lembar sudah termasuk cadangan dua persen. Sementara itu, jumlah setelah adendum, total surat suara sebesar 194.113.277 lembar.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkumham Sebut Pemerintah Akan Bangun Tiga Lapas Khusus Teroris di Nusakambangan

Menkumham Sebut Pemerintah Akan Bangun Tiga Lapas Khusus Teroris di Nusakambangan

Nasional
Berembus Isu 'Reshuffle' akibat Penggabungan Kemenristek dan Kemendikbud, Sekjen PDI-P: Serahkan ke Presiden

Berembus Isu "Reshuffle" akibat Penggabungan Kemenristek dan Kemendikbud, Sekjen PDI-P: Serahkan ke Presiden

Nasional
Sekjen PDI-P Ungkap Pertemuan Jokowi dan Megawati Pekan Lalu, Ini yang Dibahas

Sekjen PDI-P Ungkap Pertemuan Jokowi dan Megawati Pekan Lalu, Ini yang Dibahas

Nasional
UPDATE Gempa Malang: 7 Orang Meninggal Dunia, 2 Luka Berat

UPDATE Gempa Malang: 7 Orang Meninggal Dunia, 2 Luka Berat

Nasional
Berdasarkan Data BNPB, Ada 174 Korban Jiwa akibat Banjir di NTT, 48 Orang Masih Hilang

Berdasarkan Data BNPB, Ada 174 Korban Jiwa akibat Banjir di NTT, 48 Orang Masih Hilang

Nasional
Menhan Prabowo Bentuk Detasemen Kawal Khusus untuk Tamu Militer Kemenhan

Menhan Prabowo Bentuk Detasemen Kawal Khusus untuk Tamu Militer Kemenhan

Nasional
Dibiayai APBN, Satgas BLBI akan Laporkan Hasil Kerja ke Menkeu dan Presiden

Dibiayai APBN, Satgas BLBI akan Laporkan Hasil Kerja ke Menkeu dan Presiden

Nasional
Survei IPO: AHY Ungguli Prabowo sebagai Tokoh Potensial di Pilpres 2024

Survei IPO: AHY Ungguli Prabowo sebagai Tokoh Potensial di Pilpres 2024

Nasional
Satgas BLBI Bertugas Hingga 2023, Ini Susunan Organisasinya

Satgas BLBI Bertugas Hingga 2023, Ini Susunan Organisasinya

Nasional
Jokowi Teken Keppres Nomor 6/2021, Tegaskan Pembentukan Satgas BLBI

Jokowi Teken Keppres Nomor 6/2021, Tegaskan Pembentukan Satgas BLBI

Nasional
PDI-P Apresiasi Dukungan DPR atas Peleburan Kemenristek dan Kemendikbud

PDI-P Apresiasi Dukungan DPR atas Peleburan Kemenristek dan Kemendikbud

Nasional
Kemenag Bantah Informasi Soal Vaksin Sinovac yang Tak Bisa Digunakan Sebagai Syarat Umrah

Kemenag Bantah Informasi Soal Vaksin Sinovac yang Tak Bisa Digunakan Sebagai Syarat Umrah

Nasional
UPDATE 10 April: 5.041.654 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 9.927.110 Dosis Pertama

UPDATE 10 April: 5.041.654 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 9.927.110 Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 10 April: Ada 59.139 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 10 April: Ada 59.139 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 10 April: 64.091 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 10 April: 64.091 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X