Kompas.com - 16/06/2014, 07:35 WIB
Politisi senior Partai Golkar yang juga Tim Pemenangan Capres dan Cawapres Jokowi-JK, Fahmi Idris, saat melakukan deklarasi dukungan Jokowi-JK dihadapan ribuan ulama, kiai, ustaz, serta sejumlah pimpinan pondok pesantren di Bogor, Selasa (3/6/2014). K97-14 KOMPAS.com/ RAMDHAN TRIYADI BEMPAHPolitisi senior Partai Golkar yang juga Tim Pemenangan Capres dan Cawapres Jokowi-JK, Fahmi Idris, saat melakukan deklarasi dukungan Jokowi-JK dihadapan ribuan ulama, kiai, ustaz, serta sejumlah pimpinan pondok pesantren di Bogor, Selasa (3/6/2014). K97-14
|
EditorPalupi Annisa Auliani
SURABAYA, KOMPAS.com - Politisi Partai Golkar, Fahmi Idris, mengklaim massa partai Golkar baik dari struktur maupun kultur, serta kader maupun simpatisan, sebagian besar akan mendukung pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, sekalipun partai tersebut mengusung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

"Saya yakin sebagian besar ke Jokowi-JK, mungkin sekitar 60 persen, karena mereka ingin ada figur pemimpin dari Partai Golkar," kata Fahmi, saat deklarasi dukungan kepada Jokowi-JK oleh keluarga besar eksponen Tri Karya Partai Golkar di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (15/6/2014).

Fahmi mengatakan keyakinannya itu ditunjang fakta semakin banyak tokoh dan pengurus partai tersebut yang mengikuti langkah politik eksponen Tri Karya Partai Golkar mendukung Jokowi-JK. Dia mengatakan deklarasi serupa akan terus digelar di daerah selain Jakarta.

Menurut Fahmi, sikapnya yang berseberangan dengan arahan partai sudah dia imbangi dengan pengunduran dirinya dari posisi anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar bersama Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan.

Kata Mantan Menteri Perindustrian Kabinet Indonesia Bersatu jilid I itu, semula dia mendukung partainya mengusung Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, sebagai capres atau cawapres. Namun ketika Aburizal memilih mengusung Prabowo-Hatta, dia tetap memilih mengusung figur dari partai itu sendiri.

"Harus ada figur dari Partai Golkar yang bertarung dalam pilpres, bukan bergabung mengusung figur lain," ungkap Fahmi. Eksponen Tri Karya berisi tiga ormas pendiri Partai Golkar yakni MKGR, SOKSI, dan Kosgoro 57. Selain Fahmi, hadir pula dalam deklarasi itu antara lain Koordinator Keluarga Besar Eksponen Trikarya Golkar Zainal Bintang, dan pendiri SOKSI Suhardiman.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Bantah Lempar Tanggung Jawab soal Nasib 75 Pegawai yang Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

KPK Bantah Lempar Tanggung Jawab soal Nasib 75 Pegawai yang Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Nasional
Kapolri: Daerah Zona Merah Covid-19 Tak Boleh Buka Tempat Wisata

Kapolri: Daerah Zona Merah Covid-19 Tak Boleh Buka Tempat Wisata

Nasional
Pimpinan KPK Pastikan Tak Ada Pegawai yang Diberhentikan karena Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Pimpinan KPK Pastikan Tak Ada Pegawai yang Diberhentikan karena Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Nasional
UPDATE 9 Mei: 8,6 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 9 Mei: 8,6 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Beredar Permintaan Dana Mengatasnamakan KPK, Masyarakat Diimbau Hati-hati

Beredar Permintaan Dana Mengatasnamakan KPK, Masyarakat Diimbau Hati-hati

Nasional
UPDATE 9 Mei: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 86.846 Orang

UPDATE 9 Mei: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 86.846 Orang

Nasional
Mendagri Wanti-wanti Kepala Daerah Cegah Kerumunan Jelang Lebaran: Jangan Sampai Lengah

Mendagri Wanti-wanti Kepala Daerah Cegah Kerumunan Jelang Lebaran: Jangan Sampai Lengah

Nasional
Kaji Pertanyaan Tes Pegawai KPK, Komnas Perempuan Minta Akses Langsung ke BKN

Kaji Pertanyaan Tes Pegawai KPK, Komnas Perempuan Minta Akses Langsung ke BKN

Nasional
UPDATE 9 Mei: Ada 98.395 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

UPDATE 9 Mei: Ada 98.395 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

Nasional
UPDATE 9 Mei: 3.922 Kasus Covid-19 Baru, DKI Jakarta Masih Tertinggi

UPDATE 9 Mei: 3.922 Kasus Covid-19 Baru, DKI Jakarta Masih Tertinggi

Nasional
Kemenkes: Pembayaran Insentif Tenaga Kesehatan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet dalam Proses

Kemenkes: Pembayaran Insentif Tenaga Kesehatan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet dalam Proses

Nasional
Muhaimin Iskandar Minta Pemerintah Tolak Masuknya Seluruh WNA ke Indonesia di Tengah Pelarangan Mudik

Muhaimin Iskandar Minta Pemerintah Tolak Masuknya Seluruh WNA ke Indonesia di Tengah Pelarangan Mudik

Nasional
UPDATE 9 Mei: Bertambah 170, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 47.012 Orang

UPDATE 9 Mei: Bertambah 170, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 47.012 Orang

Nasional
UPDATE 9 Mei: Pasien Sembuh Covid-19 Capai 1.568.277 Orang

UPDATE 9 Mei: Pasien Sembuh Covid-19 Capai 1.568.277 Orang

Nasional
UPDATE: Tambah 86.846 Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 15.201.727

UPDATE: Tambah 86.846 Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 15.201.727

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X