Kompas.com - 08/06/2014, 19:43 WIB
Ketua Umum PAN Hatta Rajasa (kanan) berbicara dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto saat Rakernas PAN di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (14/5/2014). AFP PHOTO / ADEK BERRYKetua Umum PAN Hatta Rajasa (kanan) berbicara dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto saat Rakernas PAN di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (14/5/2014).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
- Calon wakil presiden nomor urut 1, Hatta Rajasa, berbicara soal kursi di kabinet atau legislatif saat memberikan sambutan di acara deklarasi dukungan dari Alumni Institut Teknologi Bandung di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Minggu (8/6/2014). Saat itu, di hadapan ratusan alumni, dia sedang bercerita tentang keinsinyuran yang merupakan mayoritas jurusan ITB.

Tiba-tiba saja, dia menyambungkan hal itu dengan Sekretaris Jendral Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy atau Romy yang duduk di barisan depan.

"Kalau Pak Romy ini kiai insinyur. PPP itu dari jaman Pak Harto biasanya kalau enggak jadi Menteri Sosial, jadi Menteri Agama. Nah, sekarang anak ITB jadi Menteri Agama lagi jangan sampe. Pak Romy ini engineer tulen, bisa kemana mana yang satu ini," ujarnya.

Lalu, Hatta berbicara tentang Wakil Ketua Umum Partai Golkar Fadel Muhammad. "Kalau Pak Fadel katanya sudah konsentrasi di DPR, sudah enggak kepikiran jadi menteri. Kita dorong nanti jadi pimpinan DPR," ujarnya.

Terakhir, Hatta menjanjikan kursi kepada Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Rully Chairul Azwar.

"Nah Rully, kalau Rully ini sudah bosan di DPR. Harus nyebrang juga. Pokoknya di sini calon semua," ujar Hatta.

Romy, Fadel dan Rully yang juga merupakan alumni ITB hanya tertawa mendengar ucapan Hatta. Sementara alumni ITB lainnya bertepuk tangan dan bersorak riuh untuk ketiganya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kompolnas: Polisi Tak Boleh Periksa Ponsel Warga Tanpa Surat Perintah

Kompolnas: Polisi Tak Boleh Periksa Ponsel Warga Tanpa Surat Perintah

Nasional
Syarat Cakupan Vaksinasi Covid-19 Berubah, 54 Daerah Turun Status ke PPKM Level 2

Syarat Cakupan Vaksinasi Covid-19 Berubah, 54 Daerah Turun Status ke PPKM Level 2

Nasional
Kasus Suap di Kolaka Timur, KPK Panggil Deputi Logistik dan Peralatan BNPB sebagai Saksi

Kasus Suap di Kolaka Timur, KPK Panggil Deputi Logistik dan Peralatan BNPB sebagai Saksi

Nasional
Anggota Komisi III Minta Kapolsek yang Diduga Lecehkan Anak Tersangka Diproses Pidana

Anggota Komisi III Minta Kapolsek yang Diduga Lecehkan Anak Tersangka Diproses Pidana

Nasional
Targetkan Vaksinasi Lansia di Jawa-Bali 70 Persen, Luhut Berharap Mampu Tekan Angka Kematian

Targetkan Vaksinasi Lansia di Jawa-Bali 70 Persen, Luhut Berharap Mampu Tekan Angka Kematian

Nasional
OTT di Kuansing, KPK Amankan 8 Orang Termasuk Bupati Andi Putra

OTT di Kuansing, KPK Amankan 8 Orang Termasuk Bupati Andi Putra

Nasional
Aturan Lengkap PPKM Level 3 Luar Jawa-Bali hingga 8 November 2021

Aturan Lengkap PPKM Level 3 Luar Jawa-Bali hingga 8 November 2021

Nasional
Menkes Perkirakan Cakupan Vaksinasi Covid-19 Akhir Tahun Capai 300 Juta Suntikan

Menkes Perkirakan Cakupan Vaksinasi Covid-19 Akhir Tahun Capai 300 Juta Suntikan

Nasional
Bupati Kuansing Andi Putra Terjaring OTT, KPK: Terkait Dugaan Suap Perizinan Perkebunan

Bupati Kuansing Andi Putra Terjaring OTT, KPK: Terkait Dugaan Suap Perizinan Perkebunan

Nasional
Tokoh Agama Berperan Penting dalam Pemberdayaan Perempuan-Perlindungan Anak

Tokoh Agama Berperan Penting dalam Pemberdayaan Perempuan-Perlindungan Anak

Nasional
Kapolsek Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Disanksi Mutasi, Imparsial: Sangat Tidak Cukup

Kapolsek Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Disanksi Mutasi, Imparsial: Sangat Tidak Cukup

Nasional
OTT di Riau, KPK Tangkap Bupati Kuansing Andi Putra

OTT di Riau, KPK Tangkap Bupati Kuansing Andi Putra

Nasional
UNJ Akan Ubah Aturan Pemberian Gelar Doktor Kehormatan, Aliansi Dosen: Ada Kepentingan Non-akademik

UNJ Akan Ubah Aturan Pemberian Gelar Doktor Kehormatan, Aliansi Dosen: Ada Kepentingan Non-akademik

Nasional
Menko PMK Tekankan Pentingnya Kecepatan dan Keakuratan Data Program JKN

Menko PMK Tekankan Pentingnya Kecepatan dan Keakuratan Data Program JKN

Nasional
Kasus Gratifikasi Puput Tantiana, KPK Periksa 9 Pejabat Probolinggo sebagai Saksi

Kasus Gratifikasi Puput Tantiana, KPK Periksa 9 Pejabat Probolinggo sebagai Saksi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.