Kisah Jokowi Kecil Digusur dari Rumahnya - Kompas.com

Kisah Jokowi Kecil Digusur dari Rumahnya

Kompas.com - 07/06/2014, 19:34 WIB
KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADO Calon presiden Joko Widodo (kemeja kotak-kotak) dan juru bicara tim pemenangannya Anies Baswedan (kemeja putih) bertamu di Pondok Pesantren, Pandanaran, Sleman, Yogyakarta , Senin (2/6/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com —Calon presiden RI Joko Widodo menceritakan sedikit kehidupan masa kecilnya. Pria yang akrab disapa Jokowi itu mengaku pernah merasakan menjadi orang kurang mampu yang tinggal di bantaran sungai.

"Pada saat saya kecil, rumah saya di pinggir kali, lalu digusur pindah ke tempat kontrakan lain lagi," ujar Jokowi ketika berorasi di depan warga di Lapangan Siaga Bojong Gede, Bogor, Sabtu (7/6/2014).

Menurut pria kelahiran Solo, Jawa Tengah, ini ia mampu mengenyam pendidikan berkat kerja keras orangtuanya. Jokowi mengaku hidup serba berkecukupan saat itu.

"Saya bisa merasakan bagaimana rakyat itu menderita karena saya bukan anak orang kaya. Dari kecil hidup prihatin," ucapnya.

Gubernur DKI Jakarta nonaktif itu mengaku dapat memahami para orangtua yang sulit menyekolahkan anak mereka. Untuk itu, Jokowi pun meluncurkan Kartu Indonesia Pintar jika ia terpilih menjadi Presiden RI 2014.

Di atas panggung, Jokowi mengeluarkan Kartu Indonesia Pintar dari kantong baju kotak-kotak itu. Kemudian, di hadapan para relawan maupun warga Bogor, Jokowi langsung menunjukkan kartu tersebut.

Selain itu, ia juga menunjukkan Kartu Indonesia Sehat kepada warga. Menurut Jokowi, pendidikan dan kesehatan merupakan dua hal yang paling dibutuhkan masyarakat pada saat ini. Jokowi juga mengatakan, kedua program ini bukan hanya sekadar janji, melainkan untuk direalisasikan.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorAna Shofiana Syatiri

Close Ads X