Kompas.com - 02/06/2014, 14:39 WIB
Capres-cawapres Joko Widodo (tiga dari kiri) dan Jusuf Kalla (dua dari kiri) saat bertemu Sri Sultan Hamengkubuwono X di Keraton Nyayogyakarta Hadiningrat, Senin (2/5/2014) siang. KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOCapres-cawapres Joko Widodo (tiga dari kiri) dan Jusuf Kalla (dua dari kiri) saat bertemu Sri Sultan Hamengkubuwono X di Keraton Nyayogyakarta Hadiningrat, Senin (2/5/2014) siang.
|
EditorSandro Gatra


YOGYAKARTA, KOMPAS.com
 — Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan sejumlah pesan kepada pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) yang maju berpasangan pada Pemilu Presiden 2014. Sultan meminta Jokowi-JK memegang teguh amanat rakyat dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sultan menjelaskan, saat berbincang dengan Jokowi-JK, dirinya menangkap niat besar dalam benak pasangan nomor urut dua tersebut. Sultan berharap, jika Jokowi-JK terpilih nanti, maka semua pesan yang ia sampaikan dapat dilaksanakan sepenuhnya.

"Bilamana beliau mendapat kesempatan memimpin, harapan saya hanya satu, bagaimana seorang pemimpin mendapat amanah dengan kekuasaan yang besar. Harapan saya kekuasaan itu harus diabdikan kepada seluruh rakyat," kata Sri Sultan di Yogyakarta, Senin (2/6/2014).

Ia menegaskan, seorang pemimpin dapat bertugas dengan baik saat memahami bahwa kekuasaan sepenuhnya ada di tangan rakyat. Saat mampu memegang prinsip itu, maka pemimpin tersebut dianggapnya sukses dan akan diingat sepanjang hayat oleh seluruh rakyat yang dipimpinnya.

"Karena itulah rakyat akan menghargai, akan diingat sepanjang zaman. Hanya cara itulah harapan saya Indonesia berubah dan bisa menatap Indonesia yang lebih baik," ujarnya.

Sultan juga meminta, jika Jokowi -JK memimpin nanti, maka mereka mampu membawa perubahan di Indonesia. Menurut dia, Indonesia perlu berubah untuk mengimbangi kemajuan global.

"Yang penting Indonesia perlu berubah, rakyat perlu berubah, birokrasi juga perlu berubah, karena dunia juga berubah. Dengan kemauan berubah itulah, rakyat akan diuntungkan, karena rakyat akan diperlakukan sama oleh penguasa dan hukum," tandasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Fakta Penangkapan Azis Syamsuddin...

Sederet Fakta Penangkapan Azis Syamsuddin...

Nasional
UPDATE: Sebaran 2.137 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

UPDATE: Sebaran 2.137 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
Jadi Tersangka KPK, Azis Syamsuddin Dinonaktifkan dari Golkar

Jadi Tersangka KPK, Azis Syamsuddin Dinonaktifkan dari Golkar

Nasional
UPDATE: 41,02 Persen Sasaran Vaksinasi Covid-19 Telah Terima Suntikan Dosis Pertama

UPDATE: 41,02 Persen Sasaran Vaksinasi Covid-19 Telah Terima Suntikan Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 25 September: Ada 44.071 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 25 September: Ada 44.071 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 25 September: Tambah 123, Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 141.381

UPDATE 25 September: Tambah 123, Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 141.381

Nasional
UPDATE: Bertambah 3.746, Total Kasus Sembuh Covid-19 Capai 4.020.801

UPDATE: Bertambah 3.746, Total Kasus Sembuh Covid-19 Capai 4.020.801

Nasional
UPDATE: Bertambah 2.137, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.206.253

UPDATE: Bertambah 2.137, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.206.253

Nasional
Azis Syamsuddin Tersangka, Golkar Hormati Proses Hukum di KPK

Azis Syamsuddin Tersangka, Golkar Hormati Proses Hukum di KPK

Nasional
Wapres: RI Berpotensi Jadi Negara Terbesar Sektor Ekonomi Syariah

Wapres: RI Berpotensi Jadi Negara Terbesar Sektor Ekonomi Syariah

Nasional
MKD Sebut Pergantian Kursi Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Jadi Wewenang Golkar

MKD Sebut Pergantian Kursi Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Jadi Wewenang Golkar

Nasional
Dapat Motor Roda Tiga dari Kemensos, Sucipto: Alhamdulillah, Saya Senang Sekali

Dapat Motor Roda Tiga dari Kemensos, Sucipto: Alhamdulillah, Saya Senang Sekali

Nasional
Cerita Eks Sopir Saat Jokowi Dorong Mobil Mogok Ketika Tinjau Banjir

Cerita Eks Sopir Saat Jokowi Dorong Mobil Mogok Ketika Tinjau Banjir

Nasional
Golkar Siapkan Nama Wakil Ketua DPR Pengganti Azis Syamsuddin

Golkar Siapkan Nama Wakil Ketua DPR Pengganti Azis Syamsuddin

Nasional
Golkar Tawarkan Bantuan Hukum pada Azis Syamsuddin yang Tersandung Kasus Dugaan Suap

Golkar Tawarkan Bantuan Hukum pada Azis Syamsuddin yang Tersandung Kasus Dugaan Suap

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.