Kompas.com - 25/05/2014, 15:39 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengaku sudah melaporkan ke kepolisian soal akun Twitter @SamadAbraham yang mengatasnamakan dirinya. "Saya sudah lapor ke Kabareskrim langsung," kata Abraham melalui pesan singkat, Minggu (25/5/2014).

Sebelumnya, kuasa hukum Partai Gerindra Mahendradatta menyampaikan rencananya untuk melaporkan kepada Kepolisian penggunaan akun Twitter @SamadAbraham. Akun yang mengatasnamakan Ketua KPK Abraham Samad tersebut dianggapnya menyebarkan informasi bohong yang sifatnya mengancam.

"Saya akan ke Mabes Polri, kalau saya cek belum ada laporan soal ini, kami akan laporkan," kata Mahendradatta di Jakarta, Minggu (25/5/2014). Dia juga meminta kepolisian untuk membuktikan kepalsuan akun yang mengatasnamakan Abraham tersebut.

Akun @SamadAbraham sebelumnya mengeluarkan kicauan yang bernada menyerang Prabowo. Kicauan akun tersebut seolah-olah memberitahukan kepada publik bahwa Jokowi terancam jiwanya. Akun itu juga menyebut bahwa ada calon presiden yang memiliki ambisi sangat besar untuk berkuasa dan akan melakukan apa saja demi ambisinya, termasuk membunuh.

"Dengan penyampaian publik seperti ini, saya harap Prabowo tidak berpikir macam-macam lagi untuk menghentikan Joko Widodo menjadi presiden," tulis akun tersebut beberapa waktu lalu.

Menurut Mahendradatta, pengelola akun tersebut bisa dijerat dengan Pasal 35 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang mengatur soal pemalsuan jika memang ada indikasi pemalsuan. Apalagi, Ketua KPK Abraham Samad sudah membantah kepemilikan akun tersebut.

Selain itu, menurut Mahendradatta, pengelola akun tersebut bisa dijerat dengan Pasal 29 UU ITE yang mengatur soal penyebaran informasi elektronik yang berisi ancaman. Dia juga menduga adanya kelompok-kelompok tertentu yang bekerja melalui media sosial untuk menjatuhkan Prabowo.

Indikasi mengenai adanya jaringan atau kelompok yang bekerja di media sosial untuk menjatuhkan Prabowo ini salah satunya terlihat dari munculnya video yang mendaur ulang kicauan akun @SamadAbraham tersebut.

Mahendradatta menemukan video itu sekitar dua hari lalu. "Video tidak di-upload di Youtube, link-nya disebarkan ke semua pengguna media sosial. Open the link, akan keluar video itu. Ini ada kepandaian tersendiri," katanya.

Setidaknya, lanjut Mahendradatta, ada kepentingan yang sama yang dimiliki pengguna akun Twitter @SamadAbraham dengan penyebar video yang berisi daur ulang informasi dari akun tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menhub Kenang Tjahjo Kumolo: Beliau Orang yang Sangat Menolong Rekannya

Menhub Kenang Tjahjo Kumolo: Beliau Orang yang Sangat Menolong Rekannya

Nasional
Tjahjo Kumolo Meninggal, Kemenpan-RB Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Tjahjo Kumolo Meninggal, Kemenpan-RB Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Nasional
Jokowi: Tjahjo Kumolo Berpulang di Puncak Pengabdian Kepada Negara

Jokowi: Tjahjo Kumolo Berpulang di Puncak Pengabdian Kepada Negara

Nasional
BERITA FOTO: Sejumlah Tokoh Melayat Jenazah Tjahjo Kumolo

BERITA FOTO: Sejumlah Tokoh Melayat Jenazah Tjahjo Kumolo

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Akan Melayat ke Rumah Duka Tjahjo Kumolo

Wapres Ma'ruf Amin Akan Melayat ke Rumah Duka Tjahjo Kumolo

Nasional
Mahfud MD dan Pratikno Bakal Jadi Inspektur Upacara Pemakaman Tjahjo Kumolo

Mahfud MD dan Pratikno Bakal Jadi Inspektur Upacara Pemakaman Tjahjo Kumolo

Nasional
Kapolri Sebut Tjahjo Kumolo Sosok Penting dalam Perbaikan Reformasi Polri

Kapolri Sebut Tjahjo Kumolo Sosok Penting dalam Perbaikan Reformasi Polri

Nasional
Hari Bhayangkara, IPW: Polri Harus Bersihkan Budaya Menyimpang Anggotanya

Hari Bhayangkara, IPW: Polri Harus Bersihkan Budaya Menyimpang Anggotanya

Nasional
Memori Berjumpa Tjahjo Kumolo di Kios Nasi Kapau Kramat Raya

Memori Berjumpa Tjahjo Kumolo di Kios Nasi Kapau Kramat Raya

Nasional
Dirjen Dukcapil: Pak Tjahjo Pernah Punya Keinginan Meninggal dalam Tugas

Dirjen Dukcapil: Pak Tjahjo Pernah Punya Keinginan Meninggal dalam Tugas

Nasional
Kenangan Tjahjo Kumolo yang Hobi Wisata Kuliner, Tak Bisa Lepas dari Kopi dan Sate

Kenangan Tjahjo Kumolo yang Hobi Wisata Kuliner, Tak Bisa Lepas dari Kopi dan Sate

Nasional
Tjahjo Kumolo Meninggal, Megawati Perintahkan Kader Kibarkan Bendera PDI-P Setengah Tiang

Tjahjo Kumolo Meninggal, Megawati Perintahkan Kader Kibarkan Bendera PDI-P Setengah Tiang

Nasional
PDI-P: Megawati Perintahkan Seluruh Pengurus Beri Penghormatan Terbaik untuk Tjahjo Kumolo

PDI-P: Megawati Perintahkan Seluruh Pengurus Beri Penghormatan Terbaik untuk Tjahjo Kumolo

Nasional
PDI-P Berduka Kehilangan Tjahjo: Beliau Salah Satu Kader Terbaik Partai

PDI-P Berduka Kehilangan Tjahjo: Beliau Salah Satu Kader Terbaik Partai

Nasional
Sejumlah Menteri, Kapolri, dan Politisi PDI-P Melayat Jenazah Tjahjo di Rumah Dinas

Sejumlah Menteri, Kapolri, dan Politisi PDI-P Melayat Jenazah Tjahjo di Rumah Dinas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.