Apa Alasan Mahfud MD Terima Tawaran Prabowo?

Kompas.com - 21/05/2014, 09:30 WIB
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Mahfud MD mengunjungi redaksi Kompas.com di Jakarta, Kamis (19/9/2013). Dalam kunjungan tersebut, Mahfud memaparkan gagasan kebangsaannya terkait dukungan untuk mencalonkan diri menjadi calon presiden pada pemilu 2014.  KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Mahfud MD mengunjungi redaksi Kompas.com di Jakarta, Kamis (19/9/2013). Dalam kunjungan tersebut, Mahfud memaparkan gagasan kebangsaannya terkait dukungan untuk mencalonkan diri menjadi calon presiden pada pemilu 2014.
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menunjuk mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, sebagai ketua tim suksesnya. Kepastian itu disampaikan Prabowo, seusai mendaftarkan diri sebagai calon peserta Pemilu Presiden 2014, di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Selasa (20/5/2014). (Baca: Mahfud MD Didaulat Jadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta).

Direktur MMD Initiative Masduki Baidlowi mengatakan, ada sejumlah alasan yang menjadi pertimbangan Mahfud menerima tawaran tersebut. Salah satunya, kata dia, karena adanya kesamaan platform dengan apa yang akan diperjuangkan pasangan Prabowo-Hatta.

"Dalam memperjuangkan sesuatu, harus ada kesamaan dalam platform visi misi yang diperjuangkan bersama. Kalau kami lihat, platform yang disampaikan Pak Prabowo dalam konteks ekonomi sangat bagus. Kemudian, ditawarkan bagaimana kalau bergabung? Kalau enggak ada tawaran, Pak Mahfud juga tidak akan mengajukan diri," kata Masduki saat dihubungi Kompas.com, Rabu (21/5/2014).

Ia mengungkapkan, setelah tawaran datang, Mahfud bersama tim mempelajari platform dan agenda yang diusung pasangan Prabowo-Hatta. "Kesamaan platform untuk diperjuangkan jadi titik inti kenapa kami mempertimbangkan tawaran itu," jelasnya.


Sebelum sampai pada keputusan, lanjut Masduki, ada dua pertemuan yang digelar, yaitu antara tim Mahfud dan Prabowo. Setelah itu, Mahfud dan Prabowo melakukan pertemuan. Dari pertemuan tersebut, diperoleh kesimpulan bahwa ada kesamaan-kesamaan diantara keduanya.

Mahfud sendiri belum angkat bicara. Pesan singkat dan sambungan telepon belum berjawab. Menurut Masduki, Mahfud akan menggelar konferensi pers pada sore ini, untuk memberikan pernyataan terkait tawaran Prabowo. Hari ini, Mahfud juga menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah ulama dan kiai.

"Kami ini santri, kalau santri taat kepada kiai. Selama ini yang dukung Pak Mahfud adalah kiai dan ulama. Kami tidak ada artinya tanpa didukung ulama dan kiai. Para kiai selama ini sama pandangannya dengan Pak Prabowo," paparnya.

Menurut Masduki, jawaban akan diberikan kepada Prabowo setelah mengantongi restu dari para kiai dan ulama.  

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X