6 Partai Deklarasi Dukung Prabowo-Hatta

Kompas.com - 19/05/2014, 15:06 WIB
Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato politik deklarasi pasangan Prabowo-Hatta di Rumah Polonia, Jakarta, Senin (19/5/2014). KOMPAS.COMPrabowo Subianto saat menyampaikan pidato politik deklarasi pasangan Prabowo-Hatta di Rumah Polonia, Jakarta, Senin (19/5/2014).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Enam partai politik menyatakan mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa sebagai bakal calon presiden dan calon wakil presiden. Deklarasi tersebut disampaikan di Rumah Polonia, Jalan Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Senin (19/5/2014) sore.

Deklarasi disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PAN Drajad Wibowo, Presiden PKS Anis Matta, dan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali. Tiga parpol itu sudah lebih dulu menyampaikan dukungan terhadap Prabowo.

Menariknya, acara deklarasi itu dihadiri oleh Ketua Umum Partai Bulan Bintang MS Kaban dan pimpinan Partai Golkar, di antaranya Idrus Marham dan Syarif Tjipjip Sutardjo. Mereka mengaku datang mewakili Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie. Adapun pernyataan Partai Gerindra disampaikan langsung oleh Prabowo.

Dalam pernyatannnya, para pemimpin parpol itu yakin Indonesia akan lebih baik jika dipimpin Prabowo-Hatta. Mereka menganggap bahwa tidak ada pilihan yang lebih baik selain pasangan Prabowo-Hatta. Mereka juga memohon dukungan kepada seluruh rakyat Indonesia.

"Saya merasa tidak perlu menjelaskan alasannya," kata Anis.

Kaban menganggap bahwa pasangan itu adalah pasangan yang satu, antara ucapan dan perbuatan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UI Serahkan 600.000 Unit Flocked Swab Buatannya untuk Bantu Tes Swab Covid-19

UI Serahkan 600.000 Unit Flocked Swab Buatannya untuk Bantu Tes Swab Covid-19

Nasional
Bantah Tuduhan Kendalikan Investasi Jiwasraya, Benny Tjokro: Hanya Opini dan Asumsi Hary Prasetyo

Bantah Tuduhan Kendalikan Investasi Jiwasraya, Benny Tjokro: Hanya Opini dan Asumsi Hary Prasetyo

Nasional
Penanganan Covid-19 di 10 Provinsi Prioritas, Kasus Mingguan di Papua Meningkat

Penanganan Covid-19 di 10 Provinsi Prioritas, Kasus Mingguan di Papua Meningkat

Nasional
Satgas Covid-19 Sebut Penundaan Liga 1 Demi Keselamatan Masyarakat

Satgas Covid-19 Sebut Penundaan Liga 1 Demi Keselamatan Masyarakat

Nasional
Berkaca dari Kasus Wawan, KPK Hati-hati Terapkan Pasal TPPU kepada Nurhadi

Berkaca dari Kasus Wawan, KPK Hati-hati Terapkan Pasal TPPU kepada Nurhadi

Nasional
Soal Pamflet Ajakan Demo dan Penjarahan di Bali, Polri: Bukan Dibuat BEM Udayana

Soal Pamflet Ajakan Demo dan Penjarahan di Bali, Polri: Bukan Dibuat BEM Udayana

Nasional
Di Vatikan, Kalla Usul Penemu Obat Covid-19 Diberi Penghargaan

Di Vatikan, Kalla Usul Penemu Obat Covid-19 Diberi Penghargaan

Nasional
Menristek: Akan Dibangun Pabrik Vaksin Covid-19 Skala Kecil di Serpong

Menristek: Akan Dibangun Pabrik Vaksin Covid-19 Skala Kecil di Serpong

Nasional
Harun Masiku dan Penyuap Nurhadi Masih Buron, Ini Kata KPK

Harun Masiku dan Penyuap Nurhadi Masih Buron, Ini Kata KPK

Nasional
Ini 12 Kabupaten/Kota dengan Kasus Aktif Covid-19 di Atas 1.000 Pasien

Ini 12 Kabupaten/Kota dengan Kasus Aktif Covid-19 di Atas 1.000 Pasien

Nasional
Jamwas: Jaksa yang Tak Lapor LHKPN Disanksi Tidak Naik Pangkat

Jamwas: Jaksa yang Tak Lapor LHKPN Disanksi Tidak Naik Pangkat

Nasional
UU Cipta Kerja Kembali Digugat ke MK, Pemohon 3 Warga Papua

UU Cipta Kerja Kembali Digugat ke MK, Pemohon 3 Warga Papua

Nasional
Periksa Eks Sekda Kota Banjar, KPK Gali Informasi soal Dugaan Gratifikasi

Periksa Eks Sekda Kota Banjar, KPK Gali Informasi soal Dugaan Gratifikasi

Nasional
Polri Tangani 42 Dugaan Tindak Pidana Pemilihan, Ini Jenis-jenisnya

Polri Tangani 42 Dugaan Tindak Pidana Pemilihan, Ini Jenis-jenisnya

Nasional
Setahun Jokowi-Ma'ruf, ICW Soroti 6 Kebijakan Kontroversial

Setahun Jokowi-Ma'ruf, ICW Soroti 6 Kebijakan Kontroversial

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X