Bupati Bogor Sering ke Sentul City

Kompas.com - 12/05/2014, 20:55 WIB
Bupati Bogor Rachmat Yasin ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi setelah menjalani pemeriksaaan selama 28 jam di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (9/5). Rachmat Yasin ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus suap Rp 4,5 miliar dalam proses konversi hutan lindung seluas 2.754 hektar menjadi lahan untuk perumahan milik pengembang PT Bukit Jonggol Asri. KOMPAS/AGUS SUSANTOBupati Bogor Rachmat Yasin ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi setelah menjalani pemeriksaaan selama 28 jam di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (9/5). Rachmat Yasin ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus suap Rp 4,5 miliar dalam proses konversi hutan lindung seluas 2.754 hektar menjadi lahan untuk perumahan milik pengembang PT Bukit Jonggol Asri.
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Bupati Bogor Rachmat Yasin disebut sering bertandang ke kawasan Sentul City. Menurut ajudan Rachmat, Rizki Widyanto, atasannya itu kerap berkunjung ke kawasan Sentul City untuk mengikuti kegiatan Pemkab Bogor di sana.

"Ke Sentul City sering, kegiatan di sana kan banyak," kata Rizki, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (12/5/2014), seusai diperiksa sebagai saksi bagi Yasin.

Selama pemeriksaan, Rizki mengaku diajukan sejumlah pertanyaan, termasuk soal kegiatan Yasin. Dia juga ditanya tim penyidik KPK apakah mengenal dua tersangka lainnya, yakni perwakilan PT Bukit Jonggol Asri Yohan Yhap, serta Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Pemkab Bogor Muhammad Zairin.

Kepada media, Rizki mengaku kenal dengan Yohan. Sepengetahuannya, Yohan adalah pengusaha Sentul City.

"Yang saya kenal beliau orang Sentul, pengusaha Sentul," katanya.

Rizki mengaku kenal Yohan ketika mendampingi majikannya sama-sama menghadiri kegiatan Sentul City. "Perusahaannya Sentul City," sambungnya.

Selebihnya mengenai kasus yang menjerat Yasin, Rizki mengaku tidak tahu. Dia mengaku baru tahu atasannya tertangkap KPK setelah mendengar pemberitaan media. Ketika penangkapan, Rizki tengah libur bertugas.

"Saya kebetulan sedang di luar. Pas balik sudah ada kabar itu. Saya tahu kabar pas malam dari media langsung, bukan tahu dari siapa-siapa," kata dia.

Adapun ajudan yang sempat dibawa ke Gedung KPK saat operasi tangkap tangan Yasin adalah Ricky Mudzakir, bukan Rizki.

KPK menetapkan Yasin, Yohan, dan Zairin sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait dengan rekomendasi tukar-menukar kawasan hutan di Bogor, Jawa Barat. Luas kawasan hutan tersebut mencapai 2.754 hektar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas, suap yang diterima Yasin diduga terkait proses konversi hutan lindung menjadi lahan untuk perumahan milik pengembang PT Bukit Jonggol Asri. Untuk memuluskan konversi hutan itu, Yohan dari PT Bukit Jonggol Asri diduga menyuap Yasin Rp 4,5 miliar untuk mendapatkan surat rekomendasi alih fungsi hutan menjadi lahan perumahan komersial dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X