JK Pastikan PMI Siap Antisipasi Bencana di Jawa Tengah

Kompas.com - 04/05/2014, 15:26 WIB
Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla Kompas.com/Nazar NurdinKetua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla
|
EditorTri Wahono

SEMARANG, KOMPAS.com– Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, Jusuf Kalla mengaku sudah menyiapkan langkah strategis terkait antisipasi dampak bencana di Jawa Tengah. Langkah itu dimulai dengan menggelar kesiapan dari berbagai instansi. 

Seperti diketahui, Gunung Slamet yang mencakup wilayah Purwokerto, Banyumas, Pemalang, dan Tegal itu dinaikkan statusnya menjadi Siaga. Begitu pula dengan Gunung Merapi yang bisa merambah ke Magelang dan Boyolali dan beberapa daerah lainnya saat ini berstatus Waspada.

“Soal bencana, pertama bersama-sama kita dengan Gubernur, TNI, Polri, BNPB kita sudah menyatakan siap. Kita tidak menginginkan adanya bencana, tapi jika diperlukan kita siap,” kata JK saat berbicara kepada wartawan di Semarang, Sabtu (3/5/2014) kemarin.

Menurut JK, antisipasi bencana bisa dilakukan sejak awal. Salah satunya dengan menyediakan seluruh peralatan laiknya tenda, makanan, dan lainnya.

“Tenda, tenaga, dan teknis yang berat-berat semua sudah sudah kami siapkan,” bebernya.

Dengan dasar itulah, Dia yakin bencana yang ada di Indonesia terutama di Jawa Tengah pasti bisa ditangani dengan baik. JK melalui PMI mengklaim mampu membantu mengantisipasi dampak bencana yang ada dengan cepat.

“Di daerah, semua tidak ada masalah yang berat, kita bisa amankan semua,” tukasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Brigjen Prasetijo Bantah Buat Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra

Brigjen Prasetijo Bantah Buat Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra

Nasional
Satgas: Libur Panjang Picu Lonjakan Kasus Covid-19 hingga 118 Persen

Satgas: Libur Panjang Picu Lonjakan Kasus Covid-19 hingga 118 Persen

Nasional
Menkes Terawan: Belum Ada Vaksin Covid-19 untuk Anak dan Lansia

Menkes Terawan: Belum Ada Vaksin Covid-19 untuk Anak dan Lansia

Nasional
Bawaslu Rekomendasikan Diskualifikasi bagi 6 Pasangan Calon di Daerah Ini

Bawaslu Rekomendasikan Diskualifikasi bagi 6 Pasangan Calon di Daerah Ini

Nasional
Menkes Terawan Klaim Angka Tes Covid-19 di Indonesia Memenuhi Standar WHO

Menkes Terawan Klaim Angka Tes Covid-19 di Indonesia Memenuhi Standar WHO

Nasional
Satgas: Dampak Demo terhadap Kasus Covid-19 Terlihat dalam 2-4 Pekan

Satgas: Dampak Demo terhadap Kasus Covid-19 Terlihat dalam 2-4 Pekan

Nasional
Penyusunan RPP BUMDes, Mendes PDTT: Kami Ajak Banyak Pihak Diskusi

Penyusunan RPP BUMDes, Mendes PDTT: Kami Ajak Banyak Pihak Diskusi

Nasional
Piala Dunia U-20 Belum Tentu Bisa Disaksikan Penonton

Piala Dunia U-20 Belum Tentu Bisa Disaksikan Penonton

Nasional
Sidik Dugaan Korupsi di PT Pelindo II, Kejagung Mulai Periksa Saksi

Sidik Dugaan Korupsi di PT Pelindo II, Kejagung Mulai Periksa Saksi

Nasional
Riset Freedom House: Skor Kebebasan Berinternet Indonesia 49 dari 100

Riset Freedom House: Skor Kebebasan Berinternet Indonesia 49 dari 100

Nasional
Jokowi Sampaikan Kendala Izin Impor Produk Indonesia ke PM Jepang

Jokowi Sampaikan Kendala Izin Impor Produk Indonesia ke PM Jepang

Nasional
MUI Luruskan Kabar soal Usulan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

MUI Luruskan Kabar soal Usulan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Nasional
Satgas: Pengurangan Aktivitas di Kantor Turunkan Potensi Penularan dan Kematian Akibat Covid-19

Satgas: Pengurangan Aktivitas di Kantor Turunkan Potensi Penularan dan Kematian Akibat Covid-19

Nasional
Pernyataan Menaker soal UU Cipta Kerja Untungkan Pekerja Kontrak Dinilai Prematur

Pernyataan Menaker soal UU Cipta Kerja Untungkan Pekerja Kontrak Dinilai Prematur

Nasional
Menkes Terawan Yakin Tak Ada Rumah Sakit Sengaja 'Meng-covid-kan' Pasien Meninggal Dunia

Menkes Terawan Yakin Tak Ada Rumah Sakit Sengaja "Meng-covid-kan" Pasien Meninggal Dunia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X