Kompas.com - 04/05/2014, 12:02 WIB
Relawan Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) 2014 membentang spanduk sebanyak 1.161 sepanjang 1.709 meter di depan Balaikota Jakarta, Minggu (4/5/2014). ARIMBI RAMADHIANIRelawan Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) 2014 membentang spanduk sebanyak 1.161 sepanjang 1.709 meter di depan Balaikota Jakarta, Minggu (4/5/2014).
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com - Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) 2014 membentang spanduk sepanjang 1.709 meter di depan Balaikota Jakarta, Minggu (4/5/2014). Spanduk ini beriringan dibawa oleh simpatisan hingga ke Istana Negara, Jakarta. Kegiatan ini merupakan analogi yang mengantarkan Jokowi dari jabatannya sebagai gubernur menjadi pesiden.

Wakil Sekretaris Jenderal Bara JP, Vivi Jkw, mengatakan, ini adalah bentuk dukungan pada Jokowi untuk menjadi presiden 2014. Rakyat, katanya, membutuhkan presiden yang prorakyat seperti Jokowi.

"Kami yakin hanya Jokowi yang pantas duduk di istana," kata Vivi lantang.

Vivi menuturkan, para relawan yang turun membentangkan spanduk berasal dari Jakarta, Banten, Bogor, Bekasi, Cikarang, Purwakarta, Semarang, Medan, Bengkulu, Papua, Aceh, dan berbagai daerah lain. Mereka datang secara sukarela dan tidak dibayar. Spanduk ini berisi tanda tangan masyarakat.

Bara JP telah menggalang tanda tangan sejak awal berdiri Juli 2013. Penggalangan tanda tangan digelar setiap Minggu di Bundaran HI, Monas, dan Gelora Bung Karno saat acara car free day.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 25 Juli: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Jadi 573.908 Kasus

UPDATE 25 Juli: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Jadi 573.908 Kasus

Nasional
UPDATE: 17.906.504 Juta Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE: 17.906.504 Juta Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Walau Publik Belum Semuanya Patuh, PPKM Dinilai Perlu Dipertahankan

Walau Publik Belum Semuanya Patuh, PPKM Dinilai Perlu Dipertahankan

Nasional
UPDATE: Bertambah 37.640, Pasien Sembuh dari Covid-19 Total 2.509.318 Orang

UPDATE: Bertambah 37.640, Pasien Sembuh dari Covid-19 Total 2.509.318 Orang

Nasional
UPDATE: Tambah 1.266 Orang, Total Pasien Covid-19 Meninggal Ada 83.279

UPDATE: Tambah 1.266 Orang, Total Pasien Covid-19 Meninggal Ada 83.279

Nasional
UPDATE: Tambah 38.679, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 3.166.505 Orang

UPDATE: Tambah 38.679, Kasus Covid-19 Indonesia Capai 3.166.505 Orang

Nasional
Melihat Tingginya Kasus dan Kematian Covid-19 Indonesia Selama PPKM Darurat dan Level 4

Melihat Tingginya Kasus dan Kematian Covid-19 Indonesia Selama PPKM Darurat dan Level 4

Nasional
Rencana Pelonggaran PPKM, Seberapa Tinggi Kasus dan Kematian Covid-19 di Jawa-Bali?

Rencana Pelonggaran PPKM, Seberapa Tinggi Kasus dan Kematian Covid-19 di Jawa-Bali?

Nasional
Panglima TNI: Tempat Isolasi Terpusat Jadi Upaya Pemerintah Tangani Pasien Covid-19

Panglima TNI: Tempat Isolasi Terpusat Jadi Upaya Pemerintah Tangani Pasien Covid-19

Nasional
Jokowi Diminta Batalkan Revisi Statuta UI karena Bertentangan dengan UU

Jokowi Diminta Batalkan Revisi Statuta UI karena Bertentangan dengan UU

Nasional
Aksi Laser ke Gedung Merah Putih KPK Dinilai sebagai Bentuk Partisipasi Masyarakat

Aksi Laser ke Gedung Merah Putih KPK Dinilai sebagai Bentuk Partisipasi Masyarakat

Nasional
Ramai Rangkap Jabatan Rektor, Pengamat Nilai untuk Lemahkan Kritik Kampus ke Pemerintah

Ramai Rangkap Jabatan Rektor, Pengamat Nilai untuk Lemahkan Kritik Kampus ke Pemerintah

Nasional
Kepala BNPB Ingatkan Masyarakat Konsisten Terapkan Protokol Kesehatan

Kepala BNPB Ingatkan Masyarakat Konsisten Terapkan Protokol Kesehatan

Nasional
Panglima TNI: Tempat Isolasi Terpusat Bentuk Antisipasi Terburuk yang Dialami Pasien Covid-19

Panglima TNI: Tempat Isolasi Terpusat Bentuk Antisipasi Terburuk yang Dialami Pasien Covid-19

Nasional
Ditentukan Hari Ini, Rencana Pelonggaran PPKM Level 4 Dinilai Belum Tepat Dilakukan

Ditentukan Hari Ini, Rencana Pelonggaran PPKM Level 4 Dinilai Belum Tepat Dilakukan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X