Secara Prinsip, PKB Sudah Berkoalisi dengan PDI Perjuangan

Kompas.com - 03/05/2014, 18:32 WIB
Bakal calon presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, di kantor DPP PKB, Jakarta, Sabtu (12/4/2014). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaBakal calon presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, di kantor DPP PKB, Jakarta, Sabtu (12/4/2014).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

YOGYAKARTA, KOMPAS.com
 — Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan Jafar menyatakan, partainya sudah pasti akan berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Namun, keputusan itu memang belum diumumkan secara formal.

"Secara teknis, formal tentu ada tanda-tangan tertulis. Ini yang semuanya belum ada. Nanti, kan semua sama-sama ke KPU untuk tanda tangan. Secara prinsip saya kira sudah (berkoalisi)," kata Marwan di Yogyakarta, Sabtu (3/5/2014).

Marwan pun hari ini diutus oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar untuk menemani Jokowi sowan ke sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Menurut Marwan, hal itu sebagai bentuk dukungan PKB kepada Jokowi.

"Sebetulnya dengan kehadiran saya di sini, secara tidak langsung telah diputuskan bahwa memang kami berkoalisi dengan PDI-P," tegas Marwan.

Tak hanya Marwan, Wakil Sekretaris Jenderal PKB Fathan Subchi juga ikut mendampingi Jokowi. Sabtu siang, mereka telah menemani Jokowi menemui mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif di Yogyakarta dan Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa. 

Marwan menambahkan, Jokowi juga akan bertemu Ketua Dewan Syuro DPP PKB di Jombang. Selain itu, Jokowi berencana ziarah ke makam para tokoh bangsa, salah satunya makam Presiden Ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid.

"Ini bagian dari safari politik yang mencerminkan PKB berlabuh kepada PDI-P," ucap Marwan.

Menurut Marwan, PKB dan PDI-P tinggal menunggu waktu dan momentum yang tepat untuk mendeklarasikan koalisi tersebut. Marwan mengatakan, PKB dan PDI-P memiliki visi dan misi yang sama untuk membangun pemerintahan ke depan.

Dalam koalisi ini, lanjut Marwan, tidak ada kesepakatan bagi-bagi kursi menteri. PKB pun menyerahkan sepenuhnya penentuan cawapres kepada pimpinan koalisi dan Jokowi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayoritas Masyarakat Ingin Calon Kepala Daerah Pelanggar Protokol Kesehatan Didiskualifikasi

Mayoritas Masyarakat Ingin Calon Kepala Daerah Pelanggar Protokol Kesehatan Didiskualifikasi

Nasional
Partai Demokrat Minta Polisi Jangan Bertindak Berlebihan Terhadap Demonstran

Partai Demokrat Minta Polisi Jangan Bertindak Berlebihan Terhadap Demonstran

Nasional
Survei IPI: Mayoritas Setuju Aparat Semena-mena Terhadap yang Berseberangan Secara Politik

Survei IPI: Mayoritas Setuju Aparat Semena-mena Terhadap yang Berseberangan Secara Politik

Nasional
FSGI Ungkap Alasan Beri Nilai 55 untuk Program PJJ Nadiem Makarim

FSGI Ungkap Alasan Beri Nilai 55 untuk Program PJJ Nadiem Makarim

Nasional
Polisi Cari Pengendali Penyelundupan Senpi ke KKB di Papua

Polisi Cari Pengendali Penyelundupan Senpi ke KKB di Papua

Nasional
Survei IPI: 73,8 Persen Setuju Masyarakat Makin Sulit Berunjuk Rasa

Survei IPI: 73,8 Persen Setuju Masyarakat Makin Sulit Berunjuk Rasa

Nasional
Disorot, Bawaslu Daerah Loloskan Mantan Koruptor meski Belum Penuhi Masa Tunggu Pidana

Disorot, Bawaslu Daerah Loloskan Mantan Koruptor meski Belum Penuhi Masa Tunggu Pidana

Nasional
FSGI: Kami Beri Nilai 100 untuk Program Penghapusan UN

FSGI: Kami Beri Nilai 100 untuk Program Penghapusan UN

Nasional
UPDATE 25 Oktober: 2 Provinsi Tak Ada Kasus Baru, DKI Tertinggi

UPDATE 25 Oktober: 2 Provinsi Tak Ada Kasus Baru, DKI Tertinggi

Nasional
Hari Dokter Nasional, Ayo Bantu Garda Terdepan Lewat Gerakan 3M

Hari Dokter Nasional, Ayo Bantu Garda Terdepan Lewat Gerakan 3M

Nasional
UPDATE 25 Oktober: 168.918 Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 25 Oktober: 168.918 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
Ini Kekurangan Bantuan Kuota Internet dari Kemendikbud Versi FSGI

Ini Kekurangan Bantuan Kuota Internet dari Kemendikbud Versi FSGI

Nasional
Survei IPI: Mayoritas Anggap Indonesia Kurang Demokratis

Survei IPI: Mayoritas Anggap Indonesia Kurang Demokratis

Nasional
UPDATE 25 Oktober: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 62.649

UPDATE 25 Oktober: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 62.649

Nasional
UPDATE 25 Oktober: Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa Capai 4.327.144

UPDATE 25 Oktober: Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa Capai 4.327.144

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X